12 Manfaat Jus Buah dan Sayur untuk Kesehatan

Untuk menghilangkan dahaga tentunya minuman yang menyegarkan tubuh sangat diperlukan. Salah satu minuman menyegarkan tubuh yang dapat menghilangkan dahaga adalah jus. Apalagi, kandungan nutrisi dari buah dan sayuran yang digunakan membuatnya memiliki banyak manfaat kesehatan.

12 Manfaat Jus Buah dan Sayur untuk Kesehatan
12 Manfaat Jus Buah dan Sayur untuk Kesehatan
jasa backlink pbn

Untuk menghilangkan dahaga tentunya minuman yang menyegarkan tubuh sangat diperlukan. Salah satu minuman menyegarkan tubuh yang dapat menghilangkan dahaga adalah jus. Apalagi, kandungan nutrisi dari buah dan sayuran yang digunakan membuatnya memiliki banyak manfaat kesehatan.

Seperti yang diketahui, buah dan sayur adalah sumber serat. Serat ini sangat penting untuk memaksimalkan penyerapan nutrisi. Bagi kamu yang sibuk atau tidak suka makan buah dan sayur, jus juga dapat menjadi alternatif agar tubuh tetap memperoleh cukup nutrisi dari asupan tersebut.

Dilansir dari Klikdokter.com, berikut  12 manfaat jus buah dan sayur untuk kesehatan.

1. Meningkatkan Asupan Nutrisi

Asupan nutrisi terpenting memang berasal dari makanan utama. Namun, sering kali nutrisi tersebut tidak tercukupi. Jadi, untuk meningkatkan asupan nutrisi, jus buah atau sayur adalah pilihannya.

Dengan meminum jus, tubuh dapat menyerap nutrisi dengan cepat, tanpa harus mencerna serat dan komponen lain dalam makanan utuh. Jus juga memungkinkan kamu mendapatkan asupan vitamin dan mineral yang lebih luas.

2. Meningkatkan Sistem Kekebalan Tubuh

Jus buah sangat bermanfaat untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh kamu. Kandungan vitamin dan antioksidan dari berbagai macam buah dan sayuran akan menutrisi tubuh, sehingga dapat meningkatkan bakteri baik serta melawan bakteri dan virus penyebab penyakit.

Untuk mendapatkan manfaatnya, kamu bisa mengonsumsi jus buah yang mengandung vitamin C, seperti jus jeruk atau kiwi.

Baca Juga: Dari Meningkatkan Sistem Kekebalan Tubuh hingga Melawan Penyakit Kronis, Ini 5 Manfaat Buah Leci untuk Kesehatan

3. Menurunkan Berat Badan

Jus buah dan sayuran biasa menjadi pilihan untuk menurunkan berat badan dengan cepat.  Ada sebuah studi dalam Scientific Reports yang dilakukan pada 20 partisipan sehat yang mengonsumsi enam botol jus berbeda setiap hari selama tiga hari. Jus yang dikonsumsi terdiri atas buah apel, timun, lemon, paprika, dan biji vanila.

Hasilnya, setelah dua minggu, partisipan mengalami penurunan berat badan rata-rata 0,91 kg. Namun, perlu diingat bahwa jus tidak bisa menggantikan makanan utama. Oleh karena itu, jus tidak boleh dikonsumsi dalam jangka panjang.

4. Membuat Tubuh Berenergi

Di saat tubuh sedang lelah dan kurang berenergi, kopi sering kali menjadi pilihan utama. Nah, kali ini kamu bisa menjadikan jus sebagai alternatif. Manfaat jus buah sangat baik dalam hal ini.

Kelelahan adalah salah satu tanda bahwa tubuh kamu sedang kurang nutrisi. Untuk itu, minum jus dapat menjadi opsi tepat di kala tubuh kurang berenergi.

5. Memelihara Kesehatan Saluran Cerna

Buah dan sayur memiliki kandungan serat yang tinggi. Serat sangat penting untuk saluran cerna. Oleh karena itu, salah satu manfaat jus buah adalah dapat memelihara kesehatan saluran cerna.

Salah satu jus buah yang dapat dikonsumsi untuk melancarkan saluran cerna adalah pepaya. Pepaya mengandung enzim papain yang mampu membantu melancarkan saluran cerna dan mencegah konstipasi.

6. Mengurangi Keluhan Perut Kembung dan Begah

Masalah perut kembung dan begah tentu dapat mengganggu aktivitas sehari-hari. Cobalah mengonsumsi jus nanas di kala perut kamu sedang kembuh dan begah.

Menurut American Cancer Society, enzim bromelain yang terkandung di dalam nanas dapat memecahkan sejumlah protein yang ada di lambung serta mengurangi keluhan perut kembung dan begah.

7. Mencegah Dehidrasi

Jus buah kerap menjadi minuman yang sering dicari untuk melepas dahaga. Salah satu buah yang dapat mencegah dehidrasi adalah melon. Terdiri atas 90% air, melon memang ideal untuk masa pemulihan setelah berolahraga atau mengeluarkan cairan berlebih (misalnya, berkeringat berlebih). Selain itu, melon juga dapat menggantikan cadangan glikogen dengan cepat.

8. Baik untuk Kesehatan Tulang

Terdapat penelitian dalam jurnal Nutrition yang dilakukan pada 36 mencit jantan. Hewan tersebut diberikan jus jeruk. Ditemukan bahwa mencit yang diberikan jus jeruk mengalami peningkatan kekuatan tulang pinggul sebanyak 6,3% dan penurunan risiko patah tulang pinggul sebesar 9,5%.

Namun, pembentukan kepadatan tulang juga dipengaruhi oleh asupan vitamin D dan kalsium, tak hanya vitamin C semata.

Baca Juga: Jaga Kesehatan Tulang dengan 10 Cara Ini

9. Menjaga Kesehatan Kulit

Mengonsumsi jus buah tidak hanya berguna untuk diet atau menurunkan berat badan kamu. Kesehatan kulit pun dapat terjaga sehingga kepercayaan diri akan semakin meningkat.

Buah dan sayuran mengandung berbagai antioksidan untuk melindungi kulit dari kerusakan sel oleh radikal bebas. Radikal bebas ini dapat menyebabkan timbulnya tanda-tanda penuaan dini pada kulit, seperti kerutan dan flek hitam.

10. Menguatkan Rambut

Kebanyakan orang mengonsumsi jus untuk mengecilkan perut. Tapi, tahukah kamu bahwa jus juga dapat menyehatkan rambut?  Salah satu jus buah yang bermanfaat untuk kesehatan rambut adalah stroberi. Satu cangkir (144 g) stroberi dapat memenuhi 141% kebutuhan vitamin C harian kamu.

Vitamin C dibutuhkan oleh tubuh untuk memproduksi kolagen, yaitu protein yang dapat membantu menguatkan rambut serta mencegah rambut mudah patah dan rapuh.

11. Menjaga Kesehatan Jantung

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa jus buah bermanfaat untuk meningkatkan oksida nitrat dalam darah. Oksida nitrat bertindak untuk membuka pembuluh darah dan menurunkan tekanan darah, sehingga membantu pembuluh darah tetap sehat.

Selain itu, kandungan likopen, kalium, dan flavonoid pada beberapa jenis buah terbukti dapat meningkatkan kesehatan jantung.

12. Menurunkan Risiko Kanker

Buah-buahan mengandung antioksidan yang dapat berfungsi untuk menangkal radikal bebas. Pilihan buah yang bisa dikonsumsi sebagai jus adalah semangka.

Selain kaya air, buah yang satu ini juga merupakan sumber likopen (sejenis antioksidan) yang tinggi. Sekali lagi, antioksidan diperlukan tubuh untuk menangkal radikal bebas dan menurunkan risiko kanker.