4 Cara Menurunkan Risiko Kelenjar Tiroid yang Terlalu Aktif

Komplikasi kesehatan pada organ vital salah satunya jantung, dapat timbul karena kelenjar tiroid yang terlalu aktif. Kondisi biasa disebut hipertiroid. Hal ini sebenarnya bisa dicegah atau diturunkan risikonya dengan beberapa cara sederhana.

4 Cara Menurunkan Risiko Kelenjar Tiroid yang Terlalu Aktif
4 Cara Menurunkan Risiko Kelenjar Tiroid yang Terlalu Aktif
jasa backlink pbn

Komplikasi kesehatan pada organ vital salah satunya jantung, dapat timbul karena kelenjar tiroid yang terlalu aktif. Kondisi biasa disebut hipertiroid. Hal ini sebenarnya bisa dicegah atau diturunkan risikonya dengan beberapa cara sederhana.

Sebenarnya tidak ada cara khusus untuk mencegah terjadinya penyakit hipertiroid. Namun, ada beberapa langkah yang bisa kamu  lakukan untuk menurunkan risikonya, seperti yang dikutip dari International Journal of Endocrinology Metabolism, yaitu:

1. Berhenti Merokok

Merokok menjadi penyebab utama dari berbagai penyakit yang mematikan, seperti kanker paru dan PPOK (penyakit paru obstruktif kronis). Hal ini terjadi karena rokok mengandung zat kimia berbahaya yang bisa menghambat kinerja organ dan jaringan, termasuk kelenjar tiroid.

Zat kimia rokok dapat mengganggu penyerapan yodium yang pada akhirnya meningkatkan risiko terjadinya orbitopathy graves atau dikenal dengan kelainan mata menonjol akibat hipertiroid. Jika kebiasaan buruk ini dihentikan, risiko terjadinya penyakit hipertiroid juga berkurang.

Untuk itu, berhenti merokok jadi cara mencegah hipertiroid yang sebaiknya dilakukan terutama jika kamu perokok berat.

Baca Juga: Berhentilah Merokok dan Dapatkan Manfaatnya

2. Konsumsi Alkohol dengan Bijak

Sebagian penelitian menunjukkan bahwa minum alkohol memberikan pengaruh pada kesehatan tiroid. Meski dibutuhkan studi lebih lanjut, alangkah baiknya jika kamu membatasi kebiasaan minum alkohol.

Pastikan kamutidak minum alkohol secara berlebihan. Misal, jika dalam sehari kamu terbiasa minum 3 gelas alkohol, coba kurangi jadi segelas saja per harinya. Cara ini dilakukan tidak hanya untuk mencegah hipertiroid tapi juga penyakit lain, salah satunya sirosis alkoholik yang menyerang hati.

3. Konsumsi Makanan yang Menyehatkan Tiroid

Menurunkan risiko penyakit tertentu bisa kamu lakukan dengan meningkatkan asupan makanan yang sehat bernutrisi. Nah, untuk menjaga kesehatan kelenjar tiroid, kacang kedelai menjadi salah satu makanan yang direkomendasikan.

Kamu bisa mendapatkan nutrisi kedelai dari tempe, tahu, atau susu kedelai. Namun ingat, konsumsinya tidak boleh berlebihan dan harus dihindari jika kamu memiliki alergi kedelai. Selain kedelai, cara mencegah hipertiroid juga bisa kamu lakukan dengan memperhatikan asupan selenium dalam makanan.

Mineral ini mendukung kerja hormon tiroid, meningkatkan sistem kekebalan dan fungsi kognitif. Kamu bisa mendapatkan selenium dari udang, salmon, kepiting, ayam, telur, bayam, jamur shitake, dan beras merah.

Selenium juga tersedia dalam bentuk suplemen. Namun, tubuh lebih maksimal menyerap selenium organik pada makanan, yakni selenomethionine ketimbang selenium anorganik yaitu natrium selenite. Jika kamu tertarik minum suplemen selenium, konsultasikan lebih dahulu dengan dokter.

Baca Juga: 8 Manfaat Mineral Selenium untuk Kesehatan

4. Cek Kesehatan Tiroid

Cara terakhir yang bisa kamu lakukan untuk mencegah hipertiroid adalah melakukan pemeriksaan kelenjar tiroid secara berkala. Tes ini dilakukan dengan mendeteksi adanya benjolan atau pembengkakan di sekitar leher.

Apabila tidak ada benjolan tetapi ada gejala-gejala tiroid, seperti mudah berkeringat, lebih sensitif dengan panas, siklus menstruasi dan nafsu makan berubah, segera periksakan diri ke dokter.