4 Manfaat Jagung untuk Kesehatan

Jagung menjadi salah satu makanan pokok selain nasi bagi masayarakat Indonesia. Makanan yang rasanya manis ini, bisa disajikan dalam berbagai bentuk olahan. Entah itu direbus, dibakar, atau dicampurkan dengan makanan lain untuk dijadikan lauk atau camilan. Tidak hanya mengenyangkan perut kamu, ternyata kandungan nutrisi jagung cukup melimpah sehingga memberikan manfaat bagi kesehatan tubuh.

4 Manfaat Jagung untuk Kesehatan
4 Manfaat Jagung untuk Kesehatan
jasa backlink pbn

Jagung menjadi salah satu makanan pokok selain nasi bagi masayarakat Indonesia. Makanan yang rasanya manis ini, bisa disajikan dalam berbagai bentuk olahan. Entah itu direbus, dibakar, atau dicampurkan dengan makanan lain untuk dijadikan lauk atau camilan. Tidak hanya mengenyangkan perut kamu, ternyata kandungan nutrisi jagung cukup melimpah sehingga memberikan manfaat bagi kesehatan tubuh.

Si kuning manis nan gurih yang punya nama latin Zea mays ini sebetulnya tergolong ke dalam buah-buahan karena dihasilkan melalui proses pembuahan. Kamu bisa memanfaatkan jagung dalam bentuk buahnya langsung, atau dalam bentuk lain, seperti minyak jagung atau tepung jagung.

Jagung digunakan sebagai makanan pokok, karena kandungan karbohidrat di dalamnya bisa memberikan energi pada tubuh untuk beraktivitas. Selain itu, kandungan nutrisi lainnya pada jagung juga memberikan manfaat kesehatan yang melimpah. Dilansir dari Hellosehat.com, berikut 5 manfaat jagung untuk kesehatan.

1. Menjaga Kesehatan Mata

Si kuning manis dan gurih ini kaya dengan vitamin C dan vitamin B. Vitamin C pada jagung memberi manfaat dalam menunjang perbaikan sel, meningkatkan kekebalan tubuh, dan memiliki sifat anti-penuaan. Sementara vitamin B berperan penting dalam pengolahan energi.

Menariknya lagi, meski mungkin terdengar mengejutkan, jagung merupakan sumber pangan yang kaya akan antioksidan dibanding banyak biji-bijian sereal lainnya, seperti lutein, zeaxanthin, asam ferulat, dan beta-karoten.

Karotenoid (lutein, beta-karoten, dan zeaxanthin) dikenal dapat mampu menunjang sistem imun tubuh dan telah terbukti sebagai vitamin yang penting untuk kesehatan mata. Tingginya kadar dua karotenoid ini dalam darah sangat terkait dengan penurunan risiko dari degenerasi makular dan katarak.

Baca Juga: Jaga Kesehatan Mata dengan 5 Cara Ini

2. Mengandung Gula yang Aman untuk Gula Darah

Komposisi nutrisi utama jagung adalah karbohidrat, sehingga cocok untuk makanan pokok. Namun tidak seperti kandungan karbohidrat olahan dalam roti atau nasi putih yang cepat menguras energi, karbohidrat pada jagung memberikan suplai energi yang stabil dan tahan lama.

Ini karena karbohidrat yang terkandung dalam jagung adalah jenis karbohidrat kompleks. Selain itu, jagung juga mengandung serat dan protein. Kombinasi ketiga nutrisi dalam jagung ini membuatnya lambat dicerna oleh tubuh.

Selain itu, ketiga nutrisi tersebut memberi manfaat untuk mengendalikan kadar gula darah, karena serat memperlambat kecepatan tubuh memecah karbohidrat (glukosa) untuk dilepaskan ke dalam aliran darah.

Meskipun kadar gula dalam buah ini termasuk tinggi (2 gram per 100 gram), buah ini bukanlah makanan dengan indeks glikemik tinggi. Itulah mengapa jika kamu makan buah ini secara utuh, tidak akan menyebabkan gula darah kamu melonjak secara dramatis.

Sebaliknya, makan buah ini dalam jumlah sewajarnya telah terbukti berhubungan dengan kontrol gula darah yang lebih baik pada penderita diabetes.

3. Melindungi dari Risiko Penyakit Jantung

Antioksidan bermanfaat bagi kesehatan jantung karena membantu menurunkan tekanan darah tinggi. Salah satu penelitian Food Science And Human Wellness, menyebutkan bahwa jagung penting dalam melindungi sekaligus menurunkan faktor risiko penyakit jantung.

Penyakit jantung dan hipertensi (tekanan darah tinggi) berkaitan satu sama lain. Ini karena hipertensi merupakan salah satu faktor risiko penyakit jantung. Tekanan darah tinggi bisa memperberat kinerja jantung sehingga dalam jangka panjang bisa menimbulkan masalah pada jantung.

Jadi, dengan mengonsumsi jagung dan jenis sayur lainnya, kamu bisa mendapatkan khasiat perlindungan pada jantung dari berbagai macam gangguan.

Baca Juga: Jaga Kesehatan Jantung dengan 5 Gaya Hidup Sehat yang Mudah Dilakukan Ini

4. Menurunkan Risiko Kanker

Bagi kamu penggemar berat jagung, pasti paham benar sensasi perut kenyang yang super memuaskan padahal hanya dengan memakan satu bonggolnya. Manfaat jagung yang membuat perut kenyang lebih lama ini berkat kandungan seratnya, yang bisa mencapai sekitar 2 gram per gram-nya.

Sudah menjadi rahasia umum bahwa serat adalah salah satu nutrisi kunci untuk memelihara sistem pencernaan. Penelitian terbaru menunjukkan bahwa jagung dapat mendukung pertumbuhan bakteri ramah dalam usus besar dan bakteri mengubahnya menjadi asam lemak rantai pendek, atau SCFA.

SCFA dapat membantu menurunkan risiko kamu terhadap banyak gangguan pencernaan, termasuk risiko kanker usus. Manfaat jagung untuk sistem pencernaan juga mungkin datang dari sifat alaminya yang bebas gluten.

Konsumsi gluten terkait dengan beragam gejala negatif, termasuk perut kembung, kram, diare, sembelit, hingga kelelahan dan masalah kulit.

Bahkan, efek ini tidak hanya terbatas muncul pada mereka yang punya penyakit Celiac atau alergi gluten saja. Ini membuat jagung atau tepung jagung sebagai alternatif yang baik untuk gandum atau makanan yang mengandung gluten lainnya.