4 Manfaat Mengajak Janin Bicara Sejak di Dalam Kandungan

Bayi sudah bisa mendengar dan membedakan suara yang ada di sekitarnya sejak masih dalam kandungan. Suara-suara tersebut dapat memengaruhi proses tumbuh kembang janin sampai ia sudah lahir nanti. Itu sebabnya, ibu hamil dan calon ayah perlu mengetahui dan menerapkan berbagai cara untuk mengajak janin bicara agar ia cepat lahir.

4 Manfaat Mengajak Janin Bicara Sejak di Dalam Kandungan
4 Manfaat Mengajak Janin Bicara Sejak di Dalam Kandungan
jasa backlink pbn

Bayi sudah bisa mendengar dan membedakan suara yang ada di sekitarnya sejak masih dalam kandungan. Suara-suara tersebut dapat memengaruhi proses tumbuh kembang janin sampai ia sudah lahir nanti. Itu sebabnya, ibu hamil dan calon ayah perlu mengetahui dan menerapkan berbagai cara untuk mengajak janin bicara agar ia cepat lahir.

Para ahli kesehatan dari seluruh dunia menekankan pentingnya bagi para calon orangtua agar terus proaktif untuk ikut menjaga tumbuh kembang bayi selama dalam kandungan. Semakin banyak penelitian yang membuktikan bahwa peran orangtua mengajak bicara bayi ternyata memiliki pengaruh yang jauh lebih besar untuk perkembangan calon buah hatinya.

Dilansir dari Hellosehat.com, berikut 4 manfaat mengajak janin bicara sejak di dalam kandungan.

1. Membantu Menstimulus Pendengaran

Berbicara dengan janin mampu membantu stimulasi pendengaran dan membangun sinapsis atau koneksi neuron di otak yang bertanggung jawab untuk pendengaran.

Baca Juga: Redakan Peradangan dengan 5 Cara Alami

2. Membantu dalam Perkembangan Berbicara

Berbicara dengan janin di dalam kandungan akan membantu bayi kamu untuk menguasai kata-kata dan bahasa lebih cepat sekaligus membantu dalam pengembangan keterampilan sosial. Selain itu, mengajak bicara janin akan meningkatkan kemampuan otak bayi kamu untuk mengingat saat ia lahir.

3. Membangun Rasa Aman

Pastikan untuk mengajak janin bicara sesering mungkin untuk membangun rasa aman sekaligus menjadi salah satu cara agar bayi cepat lahir. Studi menunjukkan bahwa suara kamu yang ia dengar akan terasa menenangkan, baik semenjak masih dalam rahim dan ketika kamu akhirnya bisa bertemu mereka sebagai bayi yang baru lahir.

Baca Juga: Jaga Kesehatan Otak dengan 7 Cara Ini

4. Membantu dalam Stimulasi Otak

Bukan hanya ibu, ayah juga perlu memberi perhatian pada anak yang belum lahir. Berkomunikasi dengan janin bisa membantu bayi kamu untuk membedakan suara orang lain dengan suara orangtuanya.

Biasanya, ayah akan memiliki nada atau intonasi yang tinggi, sedangkan ibu nada rendah. Jika bayi kamu mendengar kedua intonasi ini, itu membantu perkembangan otak dan lima indera penting lainnya.

Mungkin pertama kali akan terasa seperti kamu sedang ngobrol sendiri, tetapi berbicara dengan calon bayi saat mereka masih di dalam kandungan membantu membangun ikatan yang langgeng. Terlebih lagi, sering-sering mengajak bayi bicara dapat membantu ia belajar.

Percakapan yang kamu lakukan dengan si jabang bayi pada trimester ketiga berguna sebagai fondasi kuat bagi perkembangan sosial dan emosional mereka. Dengan kata lain, suara kamu bisa menjadi cara mendidik anak sejak dalam kandungan.