5 Bahaya Sering Konsumsi Boba untuk Kesehatan

Salah satu pilihan untuk melepaskan dahaga yang sering dikonsumsi anak muda zaman sekarang adalah minuman boba dengan tambahan es batu. Memang, saat ini boba alias bubble tea masih menjadi tren minuman kekinian. Karena penampilannya yang menarik dan rasa lezat serta manis yang ditawarkan dalam segelas minuman ini membuat banyak orang suka.

5 Bahaya Sering Konsumsi Boba untuk Kesehatan
5 Bahaya Sering Konsumsi Boba untuk Kesehatan
jasa backlink pbn

Salah satu pilihan untuk melepaskan dahaga yang sering dikonsumsi anak muda zaman sekarang adalah minuman boba dengan tambahan es batu. Memang, saat ini boba alias bubble tea masih menjadi tren minuman kekinian. Karena penampilannya yang menarik dan rasa lezat serta manis yang ditawarkan dalam segelas minuman ini membuat banyak orang suka.

Tidak jarang, seseorang bisa mengonsumsi minuman boba setiap hari. Padahal, berlebihan dalam mengonsumsi jenis minuman ini bisa berdampak buruk pada kesehatan tubuh. Dilansir dari Halodoc.com, berikut 5 bahya sering mengonsumsi boba untuk kesehatan.

1. Gangguan Pencernaan

Kebanyakan mengonsumsi minuman boba bisa memicu gangguan pencernaan, yaitu sembelit. Pasalnya, bubble memiliki kandungan nutrisi yang rendah, terutama serat. Terlalu sering mengonsumsi boba bisa membuat tubuh tidak mendapat asupan serat yang cukup. Salah satu alasannya karena keinginan untuk makan biasanya menurun karena sudah terlalu kenyang. Kurangnya asupan serat dan nutrisi lain dari makanan sehat bisa meningkatkan risiko sembelit.

Baca Juga: Jangan Makan Beras Mentah! Ini 10 Bahayanya Untuk Kesehatan

2. Gangguan Kesehatan Gigi dan Mulut

Segelas bubble tea terbuat dari campuran teh, susu, dan gula. Belum lagi disajikan dingin. Bahan-bahan tambahan ini nyatanya bisa memicu terjadinya masalah kesehatan pada gigi dan mulut. Salah satu gangguan yang bisa muncul karena terlalu sering mengonsumsi minuman boba adalah gigi berlubang. Kondisi ini bisa muncul karena gula dan bahan tambahan lain dalam minuman diubah menjadi zat asam oleh bakteri di mulut. Semakin lama, lapisan enamel gigi menjadi terkikis dan gigi jadi berlubang.

3. Memperparah Masalah Kulit

Tahukah kamu, sering mengonsumsi minuman manis seperti boba juga bisa berdampak buruk pada kulit lho. Minuman boba yang tinggi gula bisa menyebabkan lonjakan insulin, hormon yang membantu menstabilkan kadar gula darah. Ketika insulin melonjak, peradangan juga meningkat. Nah, hal itu bisa memperburuk peradangan dan infeksi kulit yang sudah ada, seperti eksim, rosacea, psoriasis, dan jerawat.

Baca Juga: Manfaat dan Bahaya Mie Instan untuk Kesehatan

4. Risiko Penyakit Lain

Kandungan pemanis buatan, pengental, dan pengawet dalam minuman ini juga bisa meningkatkan risiko penyakit lain. Zat-zat dalam bahan tersebut dinilai tidak baik bagi kesehatan tubuh jika dikonsumsi secara berlebihan dan bisa meningkatkan risiko berbagai penyakit, seperti diabetes.

5. Obesitas

Salah satu dampak yang bisa muncul dari sering mengonsumsi minuman boba adalah kelebihan berat badan atau obesitas. Pasalnya, minuman ini umumnya disajikan dengan tambahan susu, sirup, krimer, perisa buatan, serta berbagai bentuk lain dari gula dan ditambahkan bola kenyal alias boba. Nah, bahan-bahan tambahan tersebut yang bisa menyumbang kenaikan berat badan. Dalam satu gelas minuman boba ukuran 500 mililiter, diduga mengandung hingga 500 kalori. Padahal, kebutuhan kalori harian orang dewasa hanya sekitar 1800–2000 kalori.