5 Cara Mencegah Kanker Hati

Kanker hati menurut World Health Organization (WHO) merupakan salah satu penyebab utama kematian di seluruh dunia. Namun, bukan berarti penyakit kanker hati tak dapat dihindari. Ada beberapa hal yang bisa dilakukan sebagai upaya pencegahan terhadap kanker hati.

5 Cara Mencegah Kanker Hati
5 Cara Mencegah Kanker Hati
jasa backlink pbn

Kanker hati menurut World Health Organization (WHO) merupakan salah satu penyebab utama kematian di seluruh dunia. Namun, bukan berarti penyakit kanker hati tak dapat dihindari. Ada beberapa hal yang bisa dilakukan sebagai upaya pencegahan terhadap kanker hati.

Kamu tentu ingin selalu sehat dan terbebas dari berbagai penyakit. Selain menerapkan gaya hidup sehat, kamu juga perlu melakukan beberapa hal yang dapat membantu pencegahan terhadap berbagai penyakit, termasuk kanker hati. Dilansir dari Hellosehat.com, berikut 5 cara mencegah kanker hati.

1. Menghindari dan Mengobati Infeksi Hepatitis B dan C

Menurut American Cancer Society, salah satu faktor risiko dari kanker hati adalah infeksi hepatitis B dan C kronis. Penyakit ini sifatnya menular dari satu orang ke orang lain melalui penggunaan jarum suntik yang biasanya digunakan untuk pengobatan. Namun, kamu juga bisa menularkan penyakit ini melalui seks tanpa proteksi dan dari ibu kepada anak yang dilahirkannya.

Salah satu upaya pencegahan agar tidak tertular infeksi ini adalah menghindari penggunaan jarum suntik bersama dengan orang lain maupun selalu menggunakan kondom atau alat proteksi lainnya saat berhubungan seks.

Tidak hanya itu, disarankan untuk anak-anak hingga dewasa untuk melakukan suntik vaksin HBV (untuk hepatitis B) demi mengurangi risiko hepatitis sekaligus pencegahan terhadap kanker hati. Jika kamu termasuk salah satu dari sekian banyak orang yang memiliki risiko terhadap infeksi hepatitis B dan C, lebih baik lakukan deteksi dini untuk kanker hati.

Jika kamu sudah mengalami infeksi ini, segera jalani pengobatan untuk pencegahan terhadap kanker hati. Meski penggunaan obat tidak serta merta menyembuhkan infeksi hepatitis B yang kamu miliki, tapi penggunaannya dapat mengurangi risiko sirosis hati dan kanker hati.

Sementara itu, untuk menghindari infeksi hepatitis C, kamu bisa mengurangi risikonya dengan mengetahui kondisi kesehatan pasangan, mengurangi penggunaan jarum suntik, dan memilih tempat yang bersih jika ingin melakukan tindik di telinga.

Baca Juga: Berhentilah Merokok dan Dapatkan Manfaatnya

2. Berhenti Merokok dan Minum Alkohol

Tahukah kamu bahwa merokok dan terlalu banyak mengonsumsi minuman beralkohol dapat meningkatkan faktor risiko penyebab kanker hati? Oleh sebab itu, jika kamu seorang perokok, segeralah untuk menghentikan kebiasaan buruk ini sebagai pencegahan terhadap kanker hati. Begitu pula jika kamu sering mengonsumsi alkohol.

Masalahnya, terlalu banyak mengonsumsi alkohol meningkatkan risiko kamu mengalami sirosis. Padahal, sirosis juga termasuk ke dalam salah satu faktor risiko dari kanker hati. Dengan berhenti merokok, kamu juga mencegah penyakit kanker hati dan berbagai jenis kanker maupun penyakit yang berbahaya lainnya.

3. Menjaga Berat Badan Tetap Ideal

Salah satu risiko dari kanker hati adalah obesitas. Oleh karena itu, upaya pencegahan terhadap kanker hati yang bisa kamu lakukan adalah untuk selalu menjaga berat badan agar tetap sehat. Hal ini bisa dilakukan dengan menjaga pola makan dan rutin berolahraga.

Pasalnya, berat badan berlebih juga dapat meningkatkan risiko sirosis, faktor risiko lain dari kanker hati. Jika ingin menurunkan berat badan, kurangi jumlah kalori dari asupan makanan harian kamu. Lalu, tingkatkan pula waktu atau intensitas kamu dalam berolahraga.

Baca Juga: Jaga Berat Badan Tetap Ideal dengan 5 Cara Sehat Ini

4. Melakukan Deteksi Dini Terhadap Kanker Hati

Salah satu upaya pencegahan kanker hati yang tidak kalah penting dilakukan adalah melakukan deteksi dini. Hal ini terutama perlu dilakukan jika kamu sudah mulai merasakan berbagai gejala kanker hati.

Namun, orang dikategorikan wajib untuk melakukan deteksi terhadap kanker hati adalah orang yang mengalami sirosis hati, infeksi hepatitis B dan hepatitis C. Kamu juga bisa hanya melakukan pemeriksaan dengan dokter dan mendiskusikan apakah perlu melakukan deteksi dini.

Jika kamu memang didiagnosis mengalami kanker hati, setidaknya langkah selanjutnya bisa diambil. Sebagai contoh, mencari tahu tahapan stadium kanker hati dan metode pengobatan kanker hati yang sesuai dengan kondisi kesehatan kamu.

5. Mengatasi Penyakit yang Menjadi Faktor Risiko Kanker Hati

Ada beberapa penyakit yang meningkatkan potensi kamu mengalami kanker hati. Maka, sebaiknya atasi berbagai penyakit tersebut sebagai upaya pencegahan terhadap kanker hati.

Salah satu penyakit yang diduga meningkatkan risiko kanker hati adalah diabetes. Hal ini disebabkan diabetes memengaruhi peredarah darah secara langsung, sehingga komplikasinya bisa menyerang berbagai organ, termasuk organ hati.

Selain itu, risiko terhadap kanker hati juga ikut meningkat apabila kamu memiliki penyakit keturunan yang dapat menyebabkan sirosis hati. Oleh sebab itu, salah satu upaya pencegahan terhadap penyakit ini adalah menjalani pengobatan untuk berbagai risiko tersebut. Dengan begitu, risiko kamu mengalami kanker hati pun ikut menurun.