5 Makanan yang Mampu Mengatasi Kelelahan Kronis

Hal terpenting dalam proses perbaikan sel tubuh yang rusak saat sedang sakit adalah mendapatkan asupan nutrisi, tak terkecuali saat kamu mengalami kelelahan kronis (chronic fatigue syndrome). Saat sedang mengalami kelelahan kronis, tubuh tidak hanya membutuhkan makanan yang menghasilkan energi yang bertahan dalam beberapa waktu saja, namun harus dapat membantu regenerasi sel otot dan otak. Dengan mengonsumsi makanan yang tepat, tubuh akan pulih dengan sendirinya dan dapat kembali menghasilkan energi.

5 Makanan yang Mampu Mengatasi Kelelahan Kronis
5 Makanan yang Mampu Mengatasi Kelelahan Kronis
jasa backlink pbn

Hal terpenting dalam proses perbaikan sel tubuh yang rusak saat sedang sakit adalah mendapatkan asupan nutrisi, tak terkecuali saat kamu mengalami kelelahan kronis (chronic fatigue syndrome). Saat sedang mengalami kelelahan kronis, tubuh tidak hanya membutuhkan makanan yang menghasilkan energi yang bertahan dalam beberapa waktu saja, namun harus dapat membantu regenerasi sel otot dan otak. Dengan mengonsumsi makanan yang tepat, tubuh akan pulih dengan sendirinya dan dapat kembali menghasilkan energi.

Kelelahan kronis akan menyebabkan seseorang mengalami keterbatasan dalam beraktivitas termasuk berolahraga. Oleh karena itu, diperlukan asupan makanan yang dapat membantu memulihkan ketersediaan tenaga dan memperbaiki kerusakan tubuh dengan jumlah kalori yang sesuai dengan tingkat aktivitas.

Dilansir dari Hellosehat.com, berikut 5 makanan yang mampu mengatasi kelelahan kronis.

1. Gizi Seimbang dan Vitamin B

Salah satu penyebab kelelahan kronis adalah tidak tercukupinya vitamin B dari menu makanan sehari-hari. Vitamin B terdapat di berbagai jenis makanan dan memiliki kadar yang bervariasi, itulah sebabnya pola makan gizi seimbang dengan variasi makanan membantu memenuhi kebutuhan vitamin B.

Tidak semua vitamin B sama, berikut beberapa jenis vitamin B yang diutamakan untuk mengatasi kelelahan kronis:

Vitamin B6: membantu mengatasi kelelahan dengan membantu penguatan imunitas karena kelelahan kronis dapat disebabkan adanya infeksi dari dalam tubuh. Vitamin B6 terdapat pada sayuran hijau seperti bayam, pisang, kentang manis, daging sapi, ikan tuna dan salmon.

Vitamin B12: diperlukan untuk menghasilkan komponen methyl untuk proses kekebalan, metabolisme, pengeluaran racun hingga fungsi saraf. Kekurangan vitamin B12 dapat menyebabkan berbagai proses tersebut terganggu dan menyebabkan berbagai penyakit degeneratif seperti kanker, penyakit kardiovaskuler, dan diabetes yang dapat memicu kelelahan kronis. Vitamin B12 dapat diperoleh dari makanan ikan berminyak, hati hewan, telur, dan olahan susu.

Baca Juga: 9 Jenis Vitamin B dan Manfaatnya bagi Kesehatan

2. Konsumsi Magnesium dan Potassium

Baik magnesium dan potassium dapat meringankan berbagai gejala kelelahan kronis, terutama gangguan pada otot.

Magnesium sendiri berguna dalam meningkatkan kadar energi tubuh, menyeimbangkan mood dan mengurangi rasa nyeri. Magnesium juga diperlukan untuk mengatur kadar gula darah dan tekanan darah. Sumber makanan yang kaya akan magnesium seperti bayam, labu, kacang almond, alpukat, dan pisang. Sedangkan potassium berfungsi untuk mengatur keseimbangan elektrolit dalam tubuh.

Kram otot adalah tanda utama kekurangan potassium. Cukupi kebutuhan potassium dengan mengonsumsi bayam, air kelapa, pisang, buah aprikot, dan jamur.

3. Mencukupi Kebutuhan Vitamin D

Salah satu penelitian pada tahun 2015 lalu menemukan bahwa individu yang mengalami kelelahan kronis cenderung memiliki kadar serum vitamin D yang rendah. Rasa lemas dan otot terasa lelah adalah tanda saat tubuh mulai kekurangan vitamin D dan dampak lebih buruknya adalah tubuh tidak dapat menyerap mineral menjaga kesehatan tulang. Vitamin D dapat dengan mudah ditemukan di berbagai bahan makanan yang mengandung lemak seperti telur dan ikan berminyak serta produk olahan susu. Tubuh juga dapat memproduksi vitamin D saat sinar matahari mengenai permukaan kulit.

Baca Juga: 4 Manfaat Vitamin D untuk Kesehatan

4. Perbaiki Asupan Nutrisi

Makanan olahan pada umumnya tidak dapat memenuhi kebutuhan vitamin dan mineral yang dibutuhkan saat kamu mengalami kelelahan kronis. Di samping itu, makanan olahan cenderung tinggi karbohidrat dan kalori. Oleh karena itu, kurangi konsumsi makan olahan dan ganti dengan bahan makanan alami seperti telur, daging, atau ikan segar. Untuk menjaga keseimbangan energi, penuhilah kebutuhan energi harian lebih banyak dari serat dan protein karena dapat bertahan lebih lama dibandingkan karbohidrat sederhana yang berasal nasi putih dan tepung.

5. Mulailah Mengonsumsi Suplemen Jika Diperlukan

Kecukupan nutrisi sangat dipengaruhi oleh asupan makanan. Jenis makanan yang kurang bervariasi dan jumlah yang terlalu sedikit kemungkinan tidak memenuhi kebutuhan nutrisi yang diperlukan oleh tubuh dan hal ini dapat dipengaruhi berbagai hal. Konsultasikanlah ke dokter untuk mengonsumsi suplemen saat kamu mengalami gejala kelelahan kronis, dengan dosis yang sesuai maka dapat melengkapi kebutuhan nutrisi kamu. Suplemen juga diperlukan untuk mengembalikan imunitas saat kamu sedang menjalani pengobatan atau dalam masa penyembuhan.