5 Manfaat Chickpeas atau Kacang Arab untuk Kesehatan

Chickpeas atau kacang arab mungkin dikenal sebagian orang sebagai oleh-oleh setelah pulang dari Tanah Suci, Mekah. Kacang arab dikenal memiliki rasa yang gurih, kacang ini juga menyimpan banyak manfaat untuk tubuh.

5 Manfaat Chickpeas atau Kacang Arab untuk Kesehatan
5 Manfaat Chickpeas atau Kacang Arab untuk Kesehatan
jasa backlink pbn

Chickpeas atau kacang arab mungkin dikenal sebagian orang sebagai oleh-oleh setelah pulang dari Tanah Suci, Mekah. Kacang arab dikenal memiliki rasa yang gurih, kacang ini juga menyimpan banyak manfaat untuk tubuh.

Selain sebagai sumber protein nabati, serat vegan dan bebas gluten, kacang arab juga mengandung zat besi, vitamin B-6, dan magnesium yang tinggi. Dilansir dari Hellosehat.com, berikut 5 manfaat kacang arab untuk kesehatan.

1. Sumber Protein yang Baik untuk Para Vegetarian

Bagi kamu yang menjalani gaya hidup vegetarian, kacang arab memiliki manfaat sebagai sumber protein. Berdasarkan fakta dari Nutrition Data, 28 gram kacang arab mengandung 3 gram protein.

Kandungan protein dalam kacang arab sama dengan kacang hitam yang sering menjadi menu para vegetarian. Namun, protein dalam kacang arab tidak ‘lengkap’ karena bukan termasuk makanan hewani, sehingga tidak mengandung asam amino esensial.

Meski begitu, kamu bisa dengan mudah mendapatkan asupan asam amino dengan mengonsumsi sumber protein lain, seperti telur, susu, daging, biji-bijian dan sayuran, sepanjang hari. Bagi kamu yang menjalani gaya hidup vegetarian, coba konsumsi kacang arab sebagai pengganti asupan protein dari hewani.

Sebab, kacang arab termasuk sumber protein memiliki khasiat tidak menambah kalori serta lemak tak jenuh di dalam tubuh.

Baca Juga: Ini 10 Makanan Mengandung Kalori yang Sehat untuk Menaikkan Berat Badan

2. Menahan Nafsu Makan

Kandungan protein dan serat yang ada di dalam kacang arab memiliki khasiat untuk mengendalikan nafsu makan. Berdasarkan penelitian Nutrition and Metabolism, protein dan serat mampu membuat perut kenyang lebih lama sehingga nafsu makan terkendali.

Serat di dalam kacang arab terbagi menjadi dua, yaitu larut dan tidak larut. Serat larut bermanfaat untuk membantu mengontrol kesehatan empedu. Sementara itu, serat tidak larut mampu meningkatkan kesehatan dan kebersihan pencernaan.

Itu sebabnya, mengonsumsi kacang ini bermanfaat bagi yang sedang ingin menurunkan berat badan sebab mampu membuat kamu merasa kenyang lebih lama. Tidak hanya itu, karena kandungan seratnya yang tinggi, kacang arab juga bisa membantu mencegah sembelit dan meningkatkan kelancaran sistem saluran pencernaan.

3. Mempertahankan Struktur dan Kekuatan Tulang

Zat besi, fosfor, kalsium, magnesium, mangan, seng, dan vitamin K dalam kacang arab berperan untuk membangun dan mempertahankan struktur dan kekuatan tulang. Vitamin K memiliki peran yang cukup penting untuk kesehatan tulang yang baik karena meningkatkan penyerapan kalsium dan dapat mengurangi ekskresi kalsium dalam urine.

Itu sebabnya, asupan vitamin K yang rendah dikaitkan dengan risiko patah tulang yang lebih tinggi. Meski bentuknya kecil, kacang arab menyimpan banyak manfaat untuk kesehatan. Oleh karena itu, kamu dapat mengonsumsinya sebagai alternatif lain makanan sehat.

Baca Juga: 5 Manfaat Kacang untuk Kesehatan

4. Menyeimbangkan Gula Darah

Kacang arab mengandung serat yang mampu menjaga gula darah agar tetap stabil. Oleh karena itu, kacang ini baik dikonsumsi oleh mereka yang sedang menderita diabetes.

Jurnal Nutrients menunjukkan bahwa orang dengan diabetes tipe 1 dan diabetes tipe 2 yang mengkonsumsi makanan dengan serat tinggi, memiliki kadar glukosa darah yang rendah. Serat bekerja dengan memperlambat penyerapan karbohidrat sehingga menyeimbangkan gula darah lebih stabil.

5. Baik untuk Kesehatan Jantung

Kandungan serat, kalium, vitamin C, dan vitamin B-6 yang tinggi dalam kacang arab mendukung kesehatan jantung secara keseluruhan. Berdasarkan penelitian dari Seminars in Nephrology, kandungan kalium dalam kacang arab memiliki manfaat untuk menurunkan jumlah kolesterol total dalam darah.

Penurunan kolesterol total dalam darah mampu mengurangi risiko penyakit jantung. Bahkan, orang dengan penyakit jantung yang mengonsumsi 4.069 miligram kalium per hari, memiliki risiko kematian 49 persen lebih rendah akibat penyakit jantung iskemik. Hal tersebut lebih rendah daripada mereka yang mengonsumsi kalium kurang dari 1000 mg per harinya.