6 Manfaat Sorgum untuk Kesehatan

Sorgum adalah tanaman yang bijinya bermanfaat sebagai pakan ternak, bahan dasar energi biodiesel, dan bahan pangan. Tanaman ini berasal dari benua Afrika, tetapi kini bisa dibudidayakan di Indonesia. Biji sorgum atau cantel memiliki bentuk seperti jagung, tetapi ukurannya cenderung lebih kecil. Sebagai makanan, sorgum bisa diolah menjadi sereal, bubur, tepung, roti, kue, dan sirup.

6 Manfaat Sorgum untuk Kesehatan
6 Manfaat Sorgum untuk Kesehatan
jasa backlink pbn

Sorgum adalah tanaman yang bijinya bermanfaat sebagai pakan ternak, bahan dasar energi biodiesel, dan bahan pangan. Tanaman ini berasal dari benua Afrika, tetapi kini bisa dibudidayakan di Indonesia. Biji sorgum atau cantel memiliki bentuk seperti jagung, tetapi ukurannya cenderung lebih kecil. Sebagai makanan, sorgum bisa diolah menjadi sereal, bubur, tepung, roti, kue, dan sirup.

Banyak masyarakat Indonesia yang belum mengenal sorgum atau cantel (gandrung). Padahal, bahan pangan yang satu ini dapat dijadikan pengganti nasi, lho! Cantel memiliki kandungan gizi yang tak kalah melimpah dari sumber karbohidrat lain. Jika dikonsumsi secara rutin, kamu bisa memperoleh berbagai manfaat untuk kesehatan tubuh berkat kandungan gizi yang ada di dalam sorgun.

Dilansir dari Hellosehat.com, berikut 6 manfaat sorgum untuk kesehatan.

1. Menjaga Kadar Gula Darah

Setiap makanan yang mengandung karbohidrat dapat memengaruhi kadar gula darah (glukosa) di dalam tubuh. Bahkan, jenis karbohidrat tertentu bisa dengan mudah meningkatkan kadar glukosa. Namun, sorgum adalah biji-bijian utuh yang tersusun dari zat-zat dengan struktur kompleks seperti pati, serat, asam fenolat, dan antioksidan.

Hal ini membuat cantel sulit terurai saat dicerna sehingga tidak cepat dilepas menjadi glukosa. Artinya, sorgum aman dimakan oleh penderita diabetes karena bermanfaat dalam mengontrol kadar gula darah supaya tetap normal.

2. Mengatasi Penyakit Celiac

Salah satu khasiat utama dari sorgum yakni aman dimakan oleh penderita penyakit Celiac. Penyebab utama penyakit ini adalah gluten, yaitu protein yang umumnya terkandung pada tepung. Seperti yang sempat disinggung sebelumnya, sorgum adalah sumber kalori bebas gluten. Itu sebabnya, sorgum dapat menjadi alternatif makanan pokok untuk kamu yang sensitif terhadap kandungan protein tersebut.

Kamu bisa menggunakan tepung sorgum sebagai pengganti tepung terigu untuk membuat roti, kue, dan makanan lainnya. Di sisi lain, kamu dapat mencari makanan sejenis yang berbahan dasar tepung sorgum. Untuk mengetahui produk makanan bebas gluten, kamu bisa memeriksanya dengan seksama pada kemasan produk.

Baca Juga: Turunkan Berat Badan dengan 6 Cara Membakar Kalori Ini

3. Menurunkan Berat Badan Berlebih

Kandungan pati pada sorgum memiliki susunan yang lebih kompleks dibandingkan dengan -bijian lainnya. Di tambah lagi, sorgum punya kandungan serat yang tinggi sehingga tidak cepat dicerna oleh tubuh setelah dikonsumsi.

Sifat sorgum inilah yang bermanfaat bila kamu sedang menjalani diet atau program menurunkan berat badan. Studi pada tahun 2019 dalam Journal of Nutrition menunjukkan diet makanan tinggi serat dapat membantu orang dengan kelebihan berat badan untuk mencapai berat badan ideal.

Ini karena makan cantel dapat memberikan rasa kenyang yang lebih lama. Dengan begitu, kamu tidak perlu menambah asupan kalori yang lebih banyak dari makanan lain.

4. Menjaga Kadar Kolesterol

Sorgum mengandung zat lipid yakni policosanol yang dapat menghambat sintesis kolesterol berlebih di dalam tubuh. Zat ini dapat menurunkan kadar kolesterol (plasma non-HDL) dalam darah secara signifikan. Oleh karena itu, sorgum berkhasiat dalam menjaga agar kolesterol tidak cepat naik.

Namun, sejauh ini penelitian terhadap manfaat sorgum tersebut masih dilakukan pada hewan. Untuk mengetahui manfaatnya secara pasti, ilmuan masih membutuhkan pengujian terhadap manusia dalam skala yang lebih besar.

Baca Juga: 7 Cara Menurunkan Kolesterol

5. Mencegah Pertumbuhan Sel Kanker

Khasiat yang satu ini berasal dari berbagai komponen antioksidan yang terdapat pada sorgum, seperti asam fenolat dan tanin. Tanin, yang merupakan zat penyusun pigmen pada sorgum, memiliki kemampuan dalam menghambat pembentukan enzim yang memicu pertumbuhan sel kanker di payudara.

Sementara asam fenolat dalam cantel yang berupa 3-Deoxyanthocyanidins (3-DXA) bermanfaat dalam menghancurkan sel-sel kanker pada tubuh manusia. Selain itu, jenis asam fenolat ini berpotensi mengurangi risiko kanker usus. Namun, asam fenolat ini umumnya hanya terdapat pada sorgum berwarna hitam.

6. Meredakan Radang atau Bengkak

Tak kalah penting, sorgum ternyata memiliki manfaat dalam membantu proses penyembuhan luka. Komponen polifenol pada sorgum,yang tak lain adalah asam fenolat, merupakan agen anti-inflamasi yang dapat mengatasi peradangan pada tubuh.

Salah satu studi berjudul Effect of Sorghum Consumption mencoba mengamati manfaat cantel yang satu ini. Studi tersebut menunjukkan bahwa sorgum memiliki potensi untuk meningkatkan respons anti-inflamasi tersebut karena bisa mengurangi peradangan pada pasien yang terinfeksi HIV.