7 Manfaat Lobak untuk Kesehatan

Lobak telah lama dipercaya dalam pengobatan tradisional di Asia, seperti di Cina, Jepang, dan Korea, untuk mengatasi berbagai masalah kesehatan, misalnya demam, sakit tenggorokan, gangguan empedu, dan peradangan. Lobak juga bisa dikonsumsi dalam keadaan matang maupun mentah, sehingga sering dijumpai dalam olahan salad atau hidangan berkuah.

7 Manfaat Lobak untuk Kesehatan
7 Manfaat Lobak untuk Kesehatan
jasa backlink pbn

Lobak telah lama dipercaya dalam pengobatan tradisional di Asia, seperti di Cina, Jepang, dan Korea, untuk mengatasi berbagai masalah kesehatan, misalnya demam, sakit tenggorokan, gangguan empedu, dan peradangan. Lobak juga bisa dikonsumsi dalam keadaan matang maupun mentah, sehingga sering dijumpai dalam olahan salad atau hidangan berkuah.

Lobak merupakan sayuran yang rendah kalori, tapi kaya akan serat, mineral, dan vitamin, seperti vitamin C. Hal ini menjadikan manfaat lobak baik untuk menurunkan berat badan, melancarkan pencernaan, dan menjaga kesehatan jantung. Dilansir dari Alodokter.com, berikut 7 manfaat lobak untuk kesehatan.

1. Menurunkan Berat Badan

Selain baik untuk sistem pencernaan, manfaat lobak juga dapat membantu menurunkan berat badan. Hal ini karena serat di dalam lobak membuat kamu merasa kenyang lebih lama, sehingga mengurangi jumlah makanan yang dikonsumsi.

Selain itu, lobak juga rendah kalori dan bebas lemak, sehingga cocok dijadikan camilan sehat, khususnya bagi kamu yang sedang diet atau ingin menjaga berat badan tetap ideal.

Baca Juga: Jaga Berat Badan Tetap Ideal dengan 5 Cara Sehat Ini

2. Melancarkan Sistem Pencernaan

Karena kaya akan serat, konsumsi lobak secara rutin dapat membantu menjaga kesehatan sistem pencernaan, terutama mencegah dan mengatasi sembelit. Selain itu, penelitian juga menunjukkan bahwa konsumsi jus lobak dapat melindungi jaringan lambung, sehingga mencegah terjadinya tukak lambung dan maag.

3. Menjaga Kesehatan Tulang

Lobak juga termasuk salah satu jenis sayuran yang baik untuk kesehatan dan kekuatan tulang. Hal ini karena lobak mengandung kalsium, fosfor, serta antioksidan. Bahkan, beberapa riset menunjukkan bahwa asupan tinggi sayuran, termasuk lobak, bisa mengurangi risiko terjadinya osteoporosis.

Meski demikian, untuk mengoptimalkan manfaat lobak yang satu ini, kamu juga perlu mengonsumsi makanan sehat lain yang kaya akan kalsium, vitamin D, dan juga menjalani gaya hidup sehat agar tulang dan sendi tetap kuat.

4. Mengurangi Kolesterol

Pola makan tinggi serat, antioksidan, vitamin, dan mineral, diketahui bisa membantu mengurangi kadar kolesterol jahat (LDL) dan trigliserida. Aneka nutrisi tersebut bisa diperoleh dari aneka makanan, seperti buah, biji-bijian, kacang, dan sayuran, termasuk lobak.

5. Menjaga Kesehatan Jantung

Manfaat lobak selanjutnya adalah baik untuk menjaga kesehatan jantung. Hal ini karena kandungan serat, nitrat, kalium, serta antioksidan dalam lobak dapat mencegah pembentukan plak pada pembuluh darah jantung, serta melebarkan dan merelaksasi pembuluh darah agar aliran darah lancar.

Penelitian di Korea Selatan juga menunjukkan bahwa pola makan tinggi serat dari sayuran seperti lobak, baik lobak putih maupun lobak merah, memiliki efek baik dalam menurunkan risiko penyakit jantung dan stroke.

Baca Juga: Jaga Kesehatan Jantung dengan 5 Gaya Hidup Sehat yang Mudah Dilakukan Ini

6. Mengontrol Kadar Gula Darah

Lobak mengandung berbagai senyawa kimia, seperti glukosinolat dan isothiocyanate, yang dapat membantu mengontrol kadar gula dalam darah. Hal ini karena lobak dapat memperbaiki kinerja hormon insulin, sehingga baik untuk penderita diabetes sekaligus untuk mencegah resistensi insulin.

Tak hanya itu, lobak juga tergolong sebagai makanan dengan indeks glikemik yang rendah, sehingga tidak cepat meningkatkan kadar gula darah.

7. Menghambat Pertumbuhan Sel Kanker

Senyawa isothiocyanate, flavonoid, dan sulforaphane dalam lobak tak hanya bermanfaat untuk mengontrol kadar gula darah, tetapi juga memiliki sifat antikanker.

Bahkan, penelitian menunjukkan bahwa zat-zat tersebut dalam lobak dapat menghambat pertumbuhan beberapa sel kanker, seperti kanker payudara, kanker paru-paru, kanker usus besar, kanker hati, dan kanker prostat.