9 Manfaat Shea Butter untuk Kesehatan

Shea butter adalah salah satu jenis lemak yang berasal dari ekstrak kacang pohon shea. Kandungan nutrisinya membuat shea butter atau minyak shea banyak digunakan dalam produk perawatan wajah, kulit, dan rambut.

9 Manfaat Shea Butter untuk Kesehatan
9 Manfaat Shea Butter untuk Kesehatan
jasa backlink pbn

Shea butter adalah salah satu jenis lemak yang berasal dari ekstrak kacang pohon shea. Kandungan nutrisinya membuat shea butter atau minyak shea banyak digunakan dalam produk perawatan wajah, kulit, dan rambut.

Shea butter sering digunakan sebagai salah satu bahan produk skincare karena memiliki konsentrasi asam lemak, vitamin A, dan vitamin E yang cukup tinggi. Bahkan, menurut penelitian dalam International Journal of Molecules Sciences (2018), shea butter juga mengandung senyawa fenol dan sterol yang bersifat antioksidan dan anti inflamasi (radang).

Dilansir dari Hellosehat.com, berikut 8 manfaat shea butter untuk kesehatan.

1. Melembapkan Kulit

Shea butter disebut sebagai bahan alami untuk melembapkan kulit karena kandungan asam lemaknya, yaitu asam linoleat, oleat, stearat, dan palmitat. Minyak shea ini dengan cepat diserap ke dalam kulit kamu dan bekerja seperti emolien, yaitu bahan pada produk skincare yang dapat melembutkan kulit. Minyak ini dapat membentuk lapisan pelindung bagi kulit kamu untuk menjaga dan menahan kelembapan pada lapisan kulit.

2. Mencegah Timbulnya Jerawat

Minyak shea kaya akan berbagai jenis asam lemak yang dapat membantu menutrisi kulit dan mengontrol produksi sebum berlebih yang menyebabkan kulit berminyak. Pada saat yang sama, shea butter untuk wajah juga dapat menjaga kelembapan kulit, sehingga kamu terhindar dari masalah kulit kering. Keseimbangan kadar minyak pada kulit inilah yang membantu mencegah munculnya jerawat.

Baca Juga: Hilangkan Jerawat dalam Semalam 6 Cara Ini

3. Melindungi dari Paparan Sinar Matahari

Minyak shea mengandung SPF 3 – 4 yang dapat menjadi tambahan pelindung kulit dari paparan sinar matahari. Meski begitu, kandungan SPF pada minyak shea yang terbilang sedikit ini hanya dapat digunakan untuk tambahan pada produk sunscreen kamu. Hal ini dapat mengoptimalkan perlindungan dari sinar UV yang berisiko menimbulkan berbagai masalah kulit.

4. Mengurangi Masalah Ketombe

Salah satu penyebab ketombe yang paling sering terjadi adalah ketidakseimbangan kadar minyak di kulit kepala. Manfaat shea butter untuk menjaga kelembapan kulit ini juga dapat mencegah kulit kepala kamu menjadi terlalu kering atau berminyak. Selain itu, sifat anti-inflamasi pada minyak ini juga dapat membantu mengurangi kemerahan dan iritasi kulit kepala.

5. Mengurangi Gejala Stretch Mark dan Keloid

Munculnya stretch mark dan keloid sering kali mengganggu penampilan. Kamu bisa menggunakan krim yang mengandung shea butter untuk membantu menyamarkan stretch mark maupun keloid. Hal ini dikarenakan minyak shea mampu menutrisi dan menjaga kelembapan kulit, sehingga mencegah masalah stretch mark atau keloid semakin parah.

6. Meredakan Masalah Eksim dan Dermatitis

African Journal of Biochemistry Research (2019) menyebutkan bahwa shea butter terbukti efektif mengatasi berbagai masalah peradangan kulit seperti eksim atau dermatitis. Komponen anti-inflamasi pada minyak ini dapat meredakan gatal dan sensasi panas pada kulit. Biasanya minyak shea yang digunakan untuk mengatasi eksim dan dermatitis tersedia dalam kandungan krim dengan campuran senyawa aktif lain seperti vitamin A dan emolien.

Baca Juga: Cegah Penuaan Dini pada Kulit Wajah dengan 5 Cara Simpel Ini

7. Mencegah Penuaan Kulit

Dengan meningkatkan produksi kolagen dan mendukung regenerasi sel baru, minyak ini dapat membantu mencegah penuaan kulit. Minyak shea memiliki kadar vitamin A dan E yang tinggi, yang berarti bersifat antioksidan dan dapat mengurangi kerutan dan garis halus pada kulit. Antioksidan melindungi sel-sel kulit kamu dari radikal bebas yang dapat menyebabkan penuaan dini dan kulit tampak kusam.

8. Cocok untuk Semua Jenis Kulit

Tidak seperti kebanyakan produk kacang pohon, shea butter sangat rendah protein, zat ini biasanya dapat memicu alergi. Kabar baiknya, belum ada penjelasan medis yang menunjukkan adanya alergi terhadap obat topikal yang mengandung minyak shea. Minyak ini tidak mengandung senyawa iritan (penyebab iritasi) yang dapat mengakibatkan kulit kering serta tidak menyumbat pori-pori, sehingga cocok untuk semua tipe kulit.

9. Membantu Perawatan Luka Bakar

Komponen anti-inflamasi pada minyak shea dapat meredakan kemerahan dan pembengkakan akibat luka bakar maupun sensasi terbakar akibat paparan sinar matahari. Kandungan asam lemaknya juga dapat memberikan efek menenangkan pada kulit dan menjaga kelembapan selama proses penyembuhan luka. Meski demikian, penelitian yang membahas efektivitas minyak shea untuk mengatasi luka bakar masih belum memadai.