Aplikasi NFT Yang Bisa Untuk Mejadikan Uang Asli

NFT (non-fungible token) yang mulai naik daun di Indonesia karena viralnya akun Ghozali Everyday. Namun pertanyaannya adalah, bisakah NFT diuangkan dan bagaimana caranya?

Aplikasi NFT Yang Bisa Untuk Mejadikan Uang Asli
jasa backlink pbn

NFT (non-fungible token) yang mulai naik daun di Indonesia karena viralnya akun Ghozali Everyday. Namun pertanyaannya adalah, bisakah NFT diuangkan dan bagaimana caranya?

Mengutip dari CNBC, jawabannya adalah bisa. Tersedia martplace online dari pada seniman dan kamu bisa melakukan transaksi menggunakan digital wallet yang tersedia.

Lalu, di mana kamu bisa melakukan transaksi jual-beli NFT dan bagaimana cara menguangkannya? Berikut Glints berikan paparannya untukmu.

Aplikasi NFT untuk Membeli dan Menjual NFT

Sebelum menjawab pertanyaan “bisakah NFT diuangkan?”, tentu kamu perlu tahu dulu di mana kamu bisa melakukan transaksi jual-belinya.

Beberapa marketplace NFT yang bisa kamu gunakan, antara lain OpenSea, Rarible, SuperRare, Nifty Gateway, dan masih banyak lagi.

Kita ambil contoh OpenSea, yang berfungsi seperti galeri online di mana kamu bisa browsing ragam digital art, trading card, atau hal-hal yang bisa dikoleksi lainnya.

Platform ini pun bekerja seperti pelelangan. Di mana kamu bisa memasang starting offer untuk item yang kamu ingin beli atau jual.

Tetapi, kamu pun bisa membeli atau menjual item pada harga pasti atau yang disetujui supaya transaksi bisa terjadi saat itu juga, tanpa lelang.

Namun, dibutuhkan digital wallet sebelum bisa melakukan transaksinya.

Cara Membuat Digital Wallet untuk Membeli NFT

Setelah memilih marketplace, bisakah NFT langsung diuangkan? Jawabannya adalah belum.

Untuk membeli atau menjual NFT, seperti Glints sebutkan di atas, diperlukan digital wallet yang terhubung dengan marketplace NFT tersebut.

Konsep digital wallet sendiri kurang lebih seperti Gopay. Yang membedakannya adalah, di sini kamu menggunakan cryptocurrency sebagai “mata uang” yang berlaku.

Biasanya cryptocurrency yang digunakan adalah ethereum atau biasa disingkat ETH.

Adapun platform pembayaran NFT yang terkenal di antaranya adalah Coinbase, MetaMask, Torus, Portis, dan MyEtherWallet.

Sebagai contoh, Glints akan menggunakan MetaMask. Berikut adalah langkah membuat digital wallet–nya.

  1. instal MetaMask sebagai extension Chrome
  2. klik “Get Started“
  3. pilih opsi “Create Wallet“
  4. buat password
  5. catat secret phrase yang diberikan, usahakan jangan hilang karena ini adalah salah satu cara untuk mengakses akunmu
  6. klik “Next” dan konfirmasi secret phrase-nya
    pilih marketplace yang menjadi pilihanmu dan klik “Connect” untuk menghubungkannya dengan digital wallet

Setelah membuat akun digital wallet, kamu perlu membeli ethereum sebagai “mata uang” yang berlaku pada transaksi NFT.

Cara Membeli Ethereum (ETH)

Setelah punya digital wallet, kamu harus mengisi saldonya dengan mata uang crypto ETH.

Namun, kamu tidak perlu membeli 1 ETH secara utuh, karena saat ini harga 1 ETH sudah mencapai 2.479 dolar AS atau setara Rp35 juta.

Baca Juga: Artis Indonesia yang Membuat NFT dan Metaverse

Kamu bisa membeli ETH sesuai dengan budget. Misalkan dengan budget Rp1 juta, maka kamu akan mendapat sekitar 0.028 ETH.

Berikut adalah langkah-langkah untuk membeli ETH di digital wallet MetaMask, mengutip Creative Bloq.

  1. klik tombol “Buy“
  2. pilih opsi “Buy ETH with Wyre“
  3. tentukan berapa nominal ETH yang ingin kamu beli dan klik “Next“
  4. masukkan informasi pembayaran dan nomor telepon
  5. klik “Submit“
  6. masukkan payment authentication code yang dikirim ke handphone-mu
  7. konfirmasi pembelian dengan memasukkan kode 6 digit untuk transaksi Wyre di rekening bankmu
  8. Perlu kamu ketahui, ketika membeli ETH, akan ada transaction fee sebesar 5 dolar AS (sekitar Rp72 ribu) dan network fee sebesar 4,88 dolar AS (sekitar Rp70 ribu).

Sehingga, ada baiknya kamu membeli jumlah ETH agak banyak saat itu juga untuk menghindari biaya transaksi tambahan lainnya.