Negara Yang Sudah Melakukan Bebas Penggunaan Masker, Indonesia Kapan?

Beberapa negara di dunia sebelumnya dilaporkan telah melakukan pembebasan penggunaan masker dan melonggarkan pembatasan sosial.

Negara Yang Sudah Melakukan Bebas Penggunaan Masker, Indonesia Kapan?
Melakukan Bebas Penggunaan Masker
jasa backlink pbn

Beberapa negara di dunia sebelumnya dilaporkan telah melakukan pembebasan penggunaan masker dan melonggarkan pembatasan sosial. Negara-negara ini percaya bahwa mereka dapat mengendalikan wabah COVID-19 dengan melihat data kasus harian yang rendah.

Namun, setelah beberapa saat, dunia telah melihat peningkatan lain dalam kasus COVID-19. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) telah fokus menyoroti varian Delta, yang sangat menular dan kini telah terdeteksi di 111 negara.

Bagaimana dengan kondisi negara yang bebas masker? Berikut adalah rangkuman dari tim Mpo Times tentang negara yang sudah melakukan pembebasan masker.

1. Israel

Israel adalah negara yang dapat dengan cepat memperluas cakupan vaksinasi COVID-19 ke lebih dari setengah populasinya. Pada bulan Februari, Israel mulai melonggarkan kebijakan pembatasannya, dan pada pertengahan Juni, orang-orang berhenti memakai masker.

Hingga saat itu, varian Delta muncul dan kasus COVID-19 kembali meningkat. Israel mencatat kasus tertinggi dalam empat bulan pada Selasa (13/7/2021), dengan 754 kasus baru.

Perdana Menteri Israel Naftali Bennett akhirnya menerapkan kembali kebijakan pembatasan, termasuk wajib memakai masker.

2. Belanda

Belanda dilaporkan telah mulai melonggarkan pembatasannya pada akhir Juni 2021. Masker dilepas dan kaum muda didorong untuk meninggalkan rumah mereka.

Sejak itu, kasus COVID-19 di Belanda meroket, mencapai level tertinggi sejak Desember tahun lalu. Akibat kritik keras, Perdana Menteri Belanda Mark Rutte akhirnya meminta maaf dan kembali menerapkan kebijakan pembatasan.

masker (Galamedia - Pikiran Rakyat)

3. Korea Selatan

Korea Selatan (South Korea) merupakan salah satu negara pertama di Asia yang dinilai berhasil mengendalikan pandemi. Pada bulan Juni, Korea Selatan mengumumkan bahwa orang-orang yang telah divaksinasi tidak lagi harus memakai masker dan dapat bertemu.

Korea Selatan sekarang menghadapi peningkatan kasus COVID-19 terburuk dalam sejarah. Korsel mencatat rekor harian tertinggi kasus baru selama seluruh pandemi, yakni 1.615 pada Kamis (14/7/2021).

Akhirnya, pemerintah memberlakukan kembali pembatasan. Di ibu kota Seoul, orang dilarang melakukan kontak tatap muka dengan lebih dari satu orang setelah pukul 6 sore. seterusnya.

4. Swedia

Swedia sejak awal pandemi lebih mengandalkan sukarela warganya untuk menerapkan langkah-langkah pencegahan. Pemerintah hanya mengatur jam buka tempat-tempat tertentu dan jumlah orang di dalam ruangan, seperti restoran.

Pembatasan di Swedia dilaporkan sudah mulai dilonggarkan pada 1 Juli. Restoran tidak lagi mengatur jam buka dan lebih dari 3.000 penonton dapat menonton pertandingan di stadion.

Saat ini, kasus COVID-19 di Swedia masih stabil, bahkan cenderung menurun. Hanya saja pemerintah menetapkan tes wajib bagi semua imigran yang masuk dari luar negeri karena ada kekhawatiran tentang varian Delta.

5. Australia

Untuk sebagian besar pandemi, Australia belum menerapkan kebijakan pembatasan dan wajib masker yang komprehensif. Disebutkan karena reaksi cepat pemerintah yang langsung melakukan lockdown singkat jika ada tanda-tanda peningkatan kasus di suatu daerah.

Hanya saja sejak kemunculan varian Delta yang kini menjadi salah satu kota terbesar di Australia, Sydney harus menjalani lockdown yang ketat.

6. Amerika Serikat

Amerika Serikat (AS) adalah negara yang terkena dampak parah dari pandemi COVID-19. Kasus harian COVID-19 di AS menjadi yang terbesar di dunia hingga program vaksinasi akhirnya diluncurkan dan kasus perlahan menurun.

Beberapa negara bagian dengan kasus COVID-19 yang rendah dan tingkat cakupan vaksinasi yang tinggi telah melonggarkan pembatasan, termasuk masker wajib. Hal ini juga berdasarkan rekomendasi dari Centers for Disease Control and Prevention (CDC) Amerika Serikat yang telah mendukung kebijakan penghapusan masker dari orang yang divaksinasi.

Secara nasional, kasus COVID-19 di AS masih tergolong rendah dibandingkan sebelumnya. Hanya saja beberapa negara bagian melihat peningkatan kasus hingga akhirnya menerapkan kembali kebijakan penggunaan masker.

masker (Galamedia - Pikiran Rakyat)

7. Spanyol

Mulai 26 Juni 2021, warga Spanyol bisa keluar rumah tanpa masker, namun tetap harus menjaga jarak fisik.

Namun, warga Spanyol tetap diwajibkan memakai masker saat keluar rumah jika berada dalam situasi di mana physical distancing tidak memungkinkan.

8. Italia

Terkena wabah Covid-19 sejak Februari 2020, Italia kini telah merilis aturan pakai masker per 28 Juni 2021. Menteri Kesehatan Italia Roberto Speranza mengatakan ini merupakan pencapaian yang menggembirakan, namun pihaknya akan tetap berhati-hati. dan waspada, mengingat beberapa negara masih kewalahan dengan varian baru virus corona.

9. Yunani

Yunani telah mengakhiri aturan penggunaan masker wajah di luar ruangan sejak 24 Juni 2021. Melihat penurunan jumlah kasus Covid-19, pemerintah setempat mengizinkan warganya untuk tidak memakai masker di luar.

Itulah tadi penjelasan tentang beberapa negara yang telah menerapkan pengecualian masker. Semoga pandemi di negara kita segera berakhir dan tetap jaga kesehatan ya kawan.