Sejarah Festival Musik Coachella

Coachella menjadi trending di Indonesia menyusul penyanyi Niki Zefanya dan Rich Brian ikut ambil bagian dan bakal sepanggung dengan nama-nama besar seperti Harry Styles hingga Billie Eilish.

Sejarah Festival Musik Coachella
jasa backlink pbn

MPOTIMES - Festival musik Coachella sudah begitu dinantikan penggemar setelah sempat tertunda akibat pandemi COVID-19. Di tahun 2022 ini, Coachella menjadi trending di Indonesia menyusul penyanyi Niki Zefanya dan Rich Brian ikut ambil bagian dan bakal sepanggung dengan nama-nama besar seperti Harry Styles hingga Billie Eilish.

Lantas, bagaimana sejarah Coachella hingga menjadi salah satu festival musik dan seni yang paling dinanti di dunia? Yuk, langsung saja simak ulasannya berikut ini. Keep scrolling!

Sejarah Festival Coachella

Melansir dari Insider, Kamis, 13 Januari 2022, Coachella pertama kali diadakan pada Oktober 1999 di Empire Polo Field di Indio, California. Festival ini diinisiasi promotor musik Paul Tollett dan Rick Van Santen dan diharapkan bisa menarik 70.000 penonton.

Coachella edisi pertama menghadirkan sejumlah artis dari berbagai genre seperti Beck, Rage Against The Machine, dan Tool. Saat itu, Coachella mempunyai tantangan besar karena diselenggarakan tidak lama setelah festival musik besar lainnya Woodstock '99.

Dan benar saja, Coachella 1999 dinilai tidak menguntungkan karena hanya mampu menjual 25.000 tiket secara total. Festival ini kemudian tidak diadakan pada tahun 2000, tetapi kembali lagi pada tahun 2001 dan sejak saat itu popularitasnya terus meningkat.

Baca Juga:Festival Musik Coachella Akan Rilis NFT

Diadakan pada hari Sabtu, 28 April 2001, puluhan ribu penonton datang bagaikan semut untuk melihat aksi panggung Jane’s Addiction, Weezer, The Roots, Paul Oakenfold, dan Fatboy Slim. Kemudian di tahun 2004 festival ini menjadi panggung reuni bagi band Jane's Addiction setelah berpisah selama beberapa tahun.

Lompat ke tahun 2012, festival Coachella kian populer dan jangka waktunya diperpanjang menjadi dua akhir pekan untuk pertama kalinya. Coachella dilaporkan meraup pendapatan kotor $47,3 juta (Rp675 miliar) tahun itu. Sedangkan rekor pendapatan kotor tertinggi diraih pada tahun 2017 di angka $114 juta (Rp1,6 triliun).

Tiket Pernah Habis dalam Hitungan Menit

Pada festival Coachella 2019, tiket dilaporkan berhasil terjual habis hanya dalam waktu kurang dari satu jam. Dalam festival edisi 20 tahun tersebut, menampilkan sederet artis seperti Childish Gambino, Ariana Grande, dan Tame Impala.

Meski di awal mula penyelenggarannya masih mengalami berbagai kekurangan, namun kini Coachella semakin lebih baik terutama berkat bantuan teknologi. Festival ini, seperti banyak festival lainnya, telah memasukkan aktivasi dan instalasi interaktif untuk kesempatan berfoto bagi penggemar masing-masing artis.

Tak hanya soal musik, festival ini juga menjadi ajang pameran seni, makanan, hingga disediakannya tenda yang bisa disewa penonton. Coachella dulu menjadi tempat bagi audiens khusus untuk bergabung bersama sedangkan sekarang bisa dinikmati secara streaming oleh jutaan penggemar di seluruh dunia.

Di tahun 2022 ini, festival Coachella benar-benar menjadi surga bagi berbagai brand dan selebriti dari bermacam-macam genre musik. Nah, berikut ini adalah daftar pengisi Coachella 2022 di mana Rich Brian dan Niki Zefanya akan satu panggung dengan artis top dunia lainnya.