6 Alasan Kenapa Graphic Card (VGA) Jadi Lebih Mahal Belakangan Ini

Cari tahu yuk kenapa graphic card menjadi lebih mahal saat ini

6 Alasan Kenapa Graphic Card (VGA) Jadi Lebih Mahal Belakangan Ini
6 Alasan Kenapa Graphic Card (VGA) Jadi Lebih Mahal Belakangan Ini
jasa backlink pbn

MPOTIMES - Sekarang dalam kondisi seperti ini, bisa jadi adalah waktu yang tidak tepat jika kalian baru memutuskan untuk merakit PC Gamer. Graphic Card terbaru yaitu GeForce RTX 30-series milik dari Nvidia serta Radeon RX 6000-series dari AMD sedang memberikan dampak performa dengan lebih signifikan dibandingkan generasi sebelumnya. Namun, sebagian dari kalian dengan tanpa circle ataupun orang dalam pasti tidak akan kebagian sama sekali untuk mencicipinya, setidaknya dengan harga terbilang wajar.

Stok dari Graphic Card dengan edisi terbaru kini dengan cepat mulai menyusut sehingga kosong hanya dalam beberapa menit bahkan detik. Dan tak asing juga jika kamu juga menengok ke retailer daring, harga pasti spektakuler tidak berperasaan. 

Banyak sekali dari Graphic Card tersebut mulai muncul lagi ke permukaan dan kini dijual ulang seperti di Tokopedia serta Shopee dengan harga dua kali dari aslinya, bahkan lebih mahal.

Sebagai contoh mari kita lihat AMD Radeo RX 6700 XT dengan memiliki harga resmi pada kisaran 8.400.000 ini pun sudah termasuk pajak. Lalu, kamu bisa cek dengan keyword sama di Tokopedia, pasti harganya naik 2x lipat. Juga dengan menggunakan fitur harga terendah sekalipun, VGA ini masih berada pada posisi 15.000.000. Penyebabnya apa? Simak penjelasannya berikut ini!

1. Permintaan Lebih Tinggi dibandingkan Penawaran

6 Alasan Kenapa Graphic Card (VGA) Jadi Lebih Mahal Belakangan Ini

Oke, nampaknya kita harus balik lagi belajar ekonomi. Kalian pasti tahu apa yang terjadi jika sebuah permintaan barang menjadi lebih tinggi dibandingkan penawaran. Alasannya simpel saja, karena pada masa seperti sekarng ini, kebutuhan guna mengisi waktu luang dan berada di rumah, khususnya ketika gaming hardware meningkat pesat, sangat pesat. Kita juga bisa lihat dari data yang berada di luar negri khususnya AS serta China pada saat lockdown. Nintendo Switch saja sempat menjadi topik terhangat hingga menjadi sangat langka. Bahkan untuk beberapa jenis kontroler yang bisa dijual secara terpisah dan hingga beberapa game juga ikut langka.

2. Susah Mendapatkan Bahan Baku

6 Alasan Kenapa Graphic Card (VGA) Jadi Lebih Mahal Belakangan Ini


Walaupun dari kedua Nvidia serta AMD mengatakan mereka sudah mengirim sesuai atau bahkan lebih banyak produk VGA dibandingkan pada saat tanggal peluncuran, nyatanya hal itu masih juga belum cukup guna mengimbangi permintaan yang mulai berlebih, apalagi dengan berbagai alasan dalam pemakaiannya.

Di sisi dari AMD, mereka berhasil meluncurkan Radeon RX 6000-series sekitar setahun lalu, namun juga Ryzen 5000 desktop tetap menjadi yang terbaik di kelasnya serta prosesor laptop juga tidak lupa konsol next-gen, dan keduanya menggunakan chip AMD.

3. Pengiriman Internasional Terhambat

6 Alasan Kenapa Graphic Card (VGA) Jadi Lebih Mahal Belakangan Ini

Penawaran serta permintaan tidak hanya menjadi satu-satunya faktor dan mulai terkena dampak saat pandemi ini. Pengiriman Internasional jalur laut antara benua Asia dan daerah Amerika Utara menjadi sangat berantakan. Sehingga berdampak pada sulitnya mendaptkan barang dari AS.

4. Terjadinya Scalper Elit

6 Alasan Kenapa Graphic Card (VGA) Jadi Lebih Mahal Belakangan Ini

Permintaan tinggi namun suplai yang sedikit nampaknya adalah resep nan sangat sempurna bagi orang-orang yang sedang mengincar VGA serta ingin mendapatkan untung secara cepat. Sesaat setelah mereka memulainya, para kelompok wirausaha ini mengaktifkan bot agar mendapatkan harga VGA dengan wajar. setelah tujuannya tercapai mereka menjualnya secara kompak pada marketplace seperti Tokopedia, Shopee, atau Lazada.

5. Tarif Yang Merusak Suku Cadang PC

6 Alasan Kenapa Graphic Card (VGA) Jadi Lebih Mahal Belakangan Ini


Semua faktor di atas sejauh ini sudah cukup menjadi alasan kenapa harga graphic card naik. Namun, hal ini menjadi semakin parah setelah kalender berubah ke  tahun 2021. Contoh Januari lalu, tarif baru signifikan pada produk China sudah memengaruhi sebagian besar suku cadang dari PC. Peristiwa in semakin membuat harga suku cadang juga ikut mempengaruhi kenaikan harga graphic card.

6. Tambang Cryptocoin

6 Alasan Kenapa Graphic Card (VGA) Jadi Lebih Mahal Belakangan Ini

Kapanpun dan bagaimanapun harga dari crypto meledak, ketersediaan VGA pasti langsung menjadi langka, seperti kita ketahui sebelumnya pada 2013 dan 2017. Kalian tak bisa menggunakan VGA bagi konsumen untuk sekedar menambang Bitcoin. Cryptocurrency dimana orang biasa dan orang awam pun tahu, tapi kini kamu sudah bisa menggunakan VGA standar milikmu untuk menambang crypto Ethereum. Kalian kemudian juga dapat menukarkannya pada Bitcoin atau koin crypto lainnya.

Contoh saja terakhir harga Bitcoin bisa meledak ada pada awal Oktober 2020. Lalu Januari ini, peningkatan harga dari Ethereum sudah menyusul. Sedangkan April 2020, satu Ethereum saja $140, lalu di Oktober setelah meledaknya kembali harga Bitcoin, Ethereum kini menembus harga $350/koin. Angka itu kemudian meningkat mencapai tiga kali hingga $1000 pada Januari 2021, dan tembus hingga $1.958 pertengahan Februari lalu, serta saat ini mengambang di angka $1.700.