Atasi Dermatitis Kontak dengan 6 Cara Ini

Dermatitis kontak adalah penyakit kulit yang menyebabkan peradangan pada kulit, ditandai dengan ruam bengkak kemerahan hingga membuat kulit terasa gatal. Dermatitis kontak tidak membahayakan kesehatan, tetapi kondisi ini dapat mengganggu. Penyakit ini biasanya terjadi karena paparan kulit terhadap penyebab iritasi seperti bahan kimia pada kosmetik, atau tanaman beracun.

Atasi Dermatitis Kontak dengan 6 Cara Ini
Atasi Dermatitis Kontak dengan 6 Cara Ini
jasa backlink pbn

Dermatitis kontak adalah penyakit kulit yang menyebabkan peradangan pada kulit, ditandai dengan ruam bengkak kemerahan hingga membuat kulit terasa gatal. Dermatitis kontak tidak membahayakan kesehatan, tetapi kondisi ini dapat mengganggu. Penyakit ini biasanya terjadi karena paparan kulit terhadap penyebab iritasi seperti bahan kimia pada kosmetik, atau tanaman beracun.

Mereka yang mengalami penyakit kulit ini mengalami gangguan seperti kulit melepuh, bernanah, berkerak atau mengelupas. Penyakit ini untungnya tidak menular, dan dengan melakukan kombinasi dari langkah perawatan dan pengobatan sendiri dapat membantu mengatasinya.

Dilansir dari Halodoc.com, berikut 6 cara mengatasi dermatitis kontak.

1. Membersihkan Kulit dengan Air Hangat

Langkah mudah pertama yang bisa kamu lakukan adalah membersihkan area yang terkena dermatitis menggunakan air hangat. Hal ini dilakukan untuk menghilangkan zat penyebab iritasi yang tersisa. Kamu juga disarankan untuk menggunakan sedikit sabun lembut yang tidak mengandung wewangian untuk menghindari iritasi tambahan. Selain itu, pastikan untuk tidak menggosok atau memijat terlalu keras, karena hal ini dapat menyebabkan kulit rusak atau mengalami infeksi.

2. Hindari Kontak dengan Penyebab Dermatitis

Setelah rutin membersihkan tangan, kamu juga wajib menghindari terlebih dahulu kontak dengan benda-benda yang dicurigai menjadi penyebab dermatitis kontak. Beberapa benda tersebut antara lain kosmetik, parfum, produk untuk rambut, perhiasan logam, detergen, sabun, dan cairan pembersih rumah lainnya. Jika kamu tidak tahu persis penyebab dermatitis tersebut, maka hindari terlebih dahulu produk kimia dan perhiasan logam. Kamu bisa beralih ke produk perawatan kulit yang lebih lembut dan tanpa pewangi.

Baca Juga: Obati Eksim Secara Alami dengan 7 Cara Ini

3. Gunakan Pelindung

Cara melindungi diri dari penyebab iritasi adalah usahakan menggunakan pelindung saat melakukan pekerjaan tertentu. Pelindung atau penghalang ini mencegah iritasi menyentuh kulit secara fisik. Beberapa pelindung tersebut seperti sarung tangan atau pakaian pelindung, krim penghalang, dan lapisan cat kuku bening khusus untuk perhiasan logam.

4. Minum Obat

Obat umum yang disarankan saat terkena dermatitis kontak adalah antihistamin. Jika rasa gatal semakin parah, antihistamin tanpa resep seperti Benadryl dapat membantumu tidur dan juga meredakan rasa gatal sehingga kamu tidak mencoba menggaruk area yang terluka saat tidur.

Baca Juga: 12 Manfaat Pelembab Wajah untuk Kesehatan

5. Pakai Pelembap Secara Teratur

Dengan menggunakan pelembap ke area yang terkena dermatitis, hal ini menjaga kelembapan kulit sehingga proses pemulihan akan menjadi lebih cepat. Pastikan untuk menggunakan pelembap bebas pewangi, bebas alkohol, dan bersifat hipoalergenik sehingga tidak mengiritasi kulit lebih jauh.

6. Pada Kasus yang Parah, Oleskan Krim Kortikosteroid

Jika beberapa cara di atas belum membantu, coba gunakan salep kortikosteroid untuk meringankan peradangan. Kamu dapat membeli salep hidrokortison ini tanpa resep atau menemui dokter untuk meminta resep alternatif yang lebih kuat dalam mengatasi dermatitis kontak. Oleskan salep sekali sehari, dan jangan lanjutkan sampai lebih dari dua minggu tanpa persetujuan dokter.