Buronan Koruptor, Surya Darmadi Dijemput Kejagung, Korupsi Hingga 78 Triliun

Tersangka kasus dugaan korupsi PT Duta Palma atas nama Surya Darmadi tengah diperiksa Kejaksaan Agung (Kejagung). Surya langsung dijemput Kejagung untuk diperiksa usai dijemput di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang.

Buronan Koruptor, Surya Darmadi Dijemput Kejagung, Korupsi Hingga 78 Triliun
Buronan Koruptor, Surya Darmadi Dijemput Kejagung, Korupsi Hingga 78 Triliun
jasa backlink pbn

Tersangka kasus dugaan korupsi PT Duta Palma atas nama Surya Darmadi tengah diperiksa Kejaksaan Agung (Kejagung). Surya langsung dijemput Kejagung untuk diperiksa usai dijemput di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang.

Ketut Sumedana, Kapuspenkum Kejagung, menjelaskan kronologi penjemputan Surya Darmadi. Ihwalnya, Kejagung mencabut cekal Surya Darmadi lalu mengirimkan surat pemanggilan kepada pengacaranya.

"Agar kliennya dapat memenuhi panggilan pemeriksaan di Kejaksaan Agung sehingga tidak kehilangan hak hukumnya," kata Kapunpenkum Kejagung, Ketut Sumedana melalui keterangannya, Senin (15/8/2022) sikutip dari Suara.com.

Baca Juga: Soal Pidana Korupsi Rp 50 Juta Tak Dihukum Kejaksaan Agung Buka Suara

Setelah itu, Surya Darmadi diperbolehkan terbang ke Bandara Soekarno-Hatta dari Taiwan. Surya Darmadi dilaporkan tiba di Tanah Air pukul 13.13 WIB.

"Selanjutnya, tim penyidik Kejaksaan Agung kemudian menuju Bandara Internasional Soekarno-Hatta untuk melakukan penjemputan terhadap tersangka SD yang didampingi oleh tim penasihat hukum," terang Ketut.

"Tersangka SD berangkat dari Taiwan pukul 09:36 (waktu Taiwan) dan tiba di Indonesia pukul 13:13 WIB dengan menggunakan maskapai penerbangan China Airlines CI761," sambungnya.

Setiba di Kejagung, Ketut menyebut Surya Darmadi menjalani pemeriksaan kesehatan dan pemeriksaan kasus korupsi yang melilitnya. Nantinya, Surya Darmadi bakal ditahan di rumah tahanan (Rutan) Salemba, Jakarta Pusat.

"Setelah dilakukan pemeriksaan, kepada Tersangka SD dilakukan penahanan berdasarkan Surat Perintah Penahanan Direktur Penyidikan pada Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus Nomor: Prin-36/F.2/Fd.2/08/2022 tanggal 15 Agustus 2022 di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Salemba Cabang Kejaksaan Agung selama 20 hari, terhitung sejak 15 Agustus sampai dengan 3 September 2022," jelas Ketut.

Baca Juga: KPK Akan Tegas Menindaklanjuti Dugaan Korupsi Gibran-Kaesang

Gandeng KPK

Kejaksaan Agung (Kejagung) melakukan menahan tersangka korupsi penguasaan lahan sawit dan pencucian uang dengan kerugian negara Rp78 triliun, Surya Darmadi. Surya Darmadi kini sedang diperiksa lebih lanjut oleh penyidik Kejagung terkait kasus tersebut.

"Hari ini kami sedang melakukan pemeriksaan terhadap tersangka SD," ucap Jaksa Agung ST Burhanuddin dalam konferensi pers, Senin (15/8/2022).

Burhanuddin mengatakan Kejagung tetap berkoordinasi dengan KPK terkait proses pemeriksaan Surya Darmadi. Pasalnya, KPK juga tengah mengusut kasus korupsi yang juga dilakukan oleh Surya Darmadi.

"Kami akan selalu kerja sama dengan KPK, karena ada perkara juga yang ditangani oleh KPK," terang Burhanuddin.