Cegah Pendarahan Saat Hamil dengan 7 Buah Ini

Selama hamil, pendarahan dapat menjadi komplikasi serius. Kondisi ini dapat dialami di tiap trimester kehamilan, sehingga perlu diwaspadai bila menjadi parah. Di awal kehamilan, pendarahan adalah hal umum yang dialami ibu hamil. Sekitar 20 persen wanita mengalami pendarahan di 12 minggu pertama kehamilannya.

Cegah Pendarahan Saat Hamil dengan 7 Buah Ini
Cegah Pendarahan Saat Hamil dengan 7 Buah Ini
jasa backlink pbn

Selama hamil, pendarahan dapat menjadi komplikasi serius. Kondisi ini dapat dialami di tiap trimester kehamilan, sehingga perlu diwaspadai bila menjadi parah. Di awal kehamilan, pendarahan adalah hal umum yang dialami ibu hamil. Sekitar 20 persen wanita mengalami pendarahan di 12 minggu pertama kehamilannya.

Pendarahan selama kehamilan bisa dicegah dengan menjaga kondisi tubuh agar tetap sehat. Salah satu caranya adalah mengonsumsi buah-buahan sebagai makanan bergizi. Dilansir dari berbagai sumber, berikut 7 buah yang bisa mencegah pendarahan pada saat hamil.

1. Kiwi

Buah kiwi mengandung tinggi vitamin K. Mengutip Pregnancy Birth & Baby, vitamin K dapat mencegah pendarahan yang serius karena dapat membantu proses pembekuan darah.

Bayi yang tidak mendapatkan vitamin K dari ibu selama kehamilan atau saat menyusui, bisa mengalami masalah kesehatannya. Selain ibu mengalami pendarahan, bayi juga dapat berisiko mengalami kelainan langka karena kekurangan vitamin ini.

Baca Juga: 5 Manfaat Buah Kiwi untuk Kesehatan, dari Meningkatkan Kekebalan Tubuh hingga Bermanfaat untuk Penderita Asma

2. Kurma

Kurma mengandung gula yang dibutuhkan tubuh untuk menghasilkan energi selama hamil. Indeks glikemik di buah ini rendah, sehingga tidak akan menyebabkan kenaikan gula darah yang signifikan.

"Kurma merupakan sumber fruktosa alami yang baik, kurma dapat memberi Anda energi untuk melawan kelelahan kehamilan," kata ahli diet Natalie Butler RD, LD,, dikutip dari Healthline.

Selain itu, kurma juga mengandung zat besi dan vitamin K. Zat besi bisa mencegah anemia, sedangkan vitamin K dalam mencegah pendarahan.

3. Alpukat

Buah alpukat mengandung banyak asam lemak tak jenuh tunggal. Buah ini juga tinggi serat, vitamin B, C, E, K, dan kalium.

Kandungan lemak sehat serta folat dan kalium yang tinggi di alpukat dibutuhkan selama masa kehamilan. Lemak dalam alpukat dapat membantu membangun kulit, otak, dan jaringan pada janin. Sementara folat dapat mencegah kelainan perkembangan otak dan tulang belakang, seperti spina bifida.

Kandungan vitamin K dapat mencegah pendarahan. Sementara itu, kalium dalam buah ini berperan untuk meredakan kram kaki yang kerap dialami selama hamil.

4. Jeruk

Buah jeruk mengandung vitamin C yang bisa menjaga daya tahan tubuh bagi ibu dan buah hati dalam kandungan. Jika daya tahan tubuh kuat, maka ibu tidak akan mudah lelah dan terhindari dari pendarahan.

Selain itu, buah keruk ini bisa menurunkan risiko alergi saat hamil. Untuk janin, buah ini dapat mendukung perkembangan tulang rawan, jaringan, dan pembuluh darah pada bayi.

5. Buah Beri

Buah beri kaya akan antioksidan yang bisa menangkal radikal bebas. Selain itu, buah ini mengandung air, karbohidrat, vitamin C, dan serat.

Tidak perlu khawatir dengan rasa manis di buah ini. Nilai indeks glikemik buah beri relatif rendah, sehingga tidak menyebabkan lonjakan gula darah.

Beberapa buah beri bermanfaat untuk kesehatan janin selama kehamilan. Salah satunya dapat menguatkan janin.

Baca Juga: Dari Rendah Kalori hingga Tinggi Serat, Ini 7 Manfaat Buah Beri untuk Kesehatan

6. Pisang

Buah pisang kaya akan kalium yang bisa memberikan energi dan melawan rasa lelah selama hamil. Selain serat, buah ini juga mengandung vitamin B6 dan C.

Menurut penelitian 2014 yang dipublikasikan di PubMed, vitamin B6 yang dikonsumsi selama kehamilan bisa membantu meredakan mual dan muntah di awal kehamilan. Sementara itu, vitamin C dapat menjaga daya tahan tubuh.

Tubuh yang sehat dan tidak mudah lelah bisa menghindarkan ibu pada komplikasi yang serius selama kehamilan, salah satunya adalah pendarahan.

7. Jambu Biji

Jambu biji mengandung tinggi vitamin A, C, B2, dan E. Buah ini bahkan dipercaya mengandung lebih banyak vitamin A dan C, dibandingkan buah jeruk dan lemon.

Selain vitamin, jambu biji juga sumber asam folat dan asam askorbat yang penting untuk pertumbuhan janin. Kandungan serat dan air yang tinggi di buah ini juga dibutuhkan untuk memenuhi asupan ibu selama hamil.

Jambu biji bermanfaat untuk mengatasi masalah pencernaan, mengurangi risiko darah tinggi, mengontrol kadar gula darah, dan mencegah infeksi. Kandungan vitamin C di buah ini juga dapat menjaga daya tahan tubuh dan mengatasi mual muntah selama kehamilan.