Cegah Penyakit Berbahaya dengan 5 Makanan yang Kaya Tembaga

Mineral yang dibutuhkan tubuh untuk membantu menjaga kesehatan sekaligus melindungi tubuh dari paparan penyakit yang membahayakan adalah tembaga. Mineral satu ini memiliki peran besar untuk menunjang Kesehatan meski jumlah asupan yang dibutuhkan tidak banyak, karena membantu pembentukan sel darah merah, tulang, jaringan ikat, dan beberapa enzim yang penting.

Cegah Penyakit Berbahaya dengan 5 Makanan yang Kaya Tembaga
Cegah Penyakit Berbahaya dengan 5 Makanan yang Kaya Tembaga
jasa backlink pbn

Mineral yang dibutuhkan tubuh untuk membantu menjaga kesehatan sekaligus melindungi tubuh dari paparan penyakit yang membahayakan adalah tembaga. Mineral satu ini memiliki peran besar untuk menunjang Kesehatan meski jumlah asupan yang dibutuhkan tidak banyak, karena membantu pembentukan sel darah merah, tulang, jaringan ikat, dan beberapa enzim yang penting.

Tidak hanya itu, tembaga juga terlibat dalam pemrosesan kolesterol, berfungsinya sistem kekebalan tubuh, dan menunjang tumbuh kembang janin di dalam rahim. Asupan harian mineral ini hanya 900 mikrogram per hari untuk orang dewasa. Dilansir dari Halodoc.com, berikut 5 makanan yang kaya tembaga untuk mencegah penyakit berbahaya.

1. Tiram

Tidak hanya rasanya yang lezat, tiram juga ternyata rendah kalori tetapi mengandung banyak nutrisi penting yang dibutuhkan tubuh, seperti seng, selenium, dan vitamin B12. Tidak hanya itu, makanan ini pun merupakan sumber tembaga yang baik karena menyediakan 7,6 miligram per 100 gram. Namun, hindari mengonsumsinya dalam bentuk mentah karena rentan memicu terjadinya keracunan makanan.

Baca Juga: 5 Manfaat Tiram untuk Kesehatan

2.Hati

Organ bagian dalam atau kerap disebut jeroan, misalnya hati, ternyata memiliki gizi yang sangat tinggi. Organ ini menyediakan banyak nutrisi dalam jumlah cukup, seperti vitamin B12, vitamin A, riboflavin atau vitamin B2, asam folat zat besi, dan kolin. Namun, kadar vitamin A yang tinggi pada makanan ini dapat membahayakan janin, sehingga ibu hamil tidak boleh mengonsumsinya berlebihan.

3. Jamur Shitake

Jenis jamur ini aman dimakan, banyak ditemukan di wilayah Asia Timur, dan memiliki rasa umami yang begitu kuat, sehingga banyak digunakan sebagai penyedap rasa alami untuk masakan. Empat buah jamur shitake kering atau seberat 15 gram, seperti ditulis pada laman Healthline, mengandung 44 kalori, 2 gram serat dan sejumlah nutrisi, termasuk selenium, mangan, seng, asam folat, vitamin B1, B5, B6, dan vitamin D.

Baca Juga: 10 Manfaat Jamur Shitake untuk Kesehatan

4. Cokelat Hitam

Cokelat hitam mengandung jumlah padatan kakao yang sangat tinggi, lebih sedikit susu, dan gula dibandingkan dengan cokelat biasa. Makanan ini kaya antioksidan, serat, dan nutrisi lain, seperti zat besi, mangan, dan tembaga. Studi berjudul Cocoa Intake, Blood Pressure, and Cardiovascular Mortality: the Zutphen Elderly Study yang dipublikasikan oleh Archive of International Medicine membuktikan bahwa mengonsumsi cokelat hitam sebagai bagian dari diet seimbang ternyata mengurangi faktor risiko penyakit jantung.

5. Kacang dan Biji-bijian

Dua makanan ini adalah sumber nutrisi yang sangat baik untuk tubuh. Mereka kaya akan kandungan serat, protein, hingga lemak sehat. Meski setiap jenis memiliki kandungan nutrisi yang berbeda, sebagian besar kacang dan biji-bijian mengandung tembaga dalam jumlah besar.

Misalnya, 1 ons almond atau kacang mete masing-masing menawarkan tembaga sebesar 33 persen dan 67 persen dari Referensi Asupan Harian. Atau, 1 sendok makan (9 gram) biji wijen mengandung sekitar 44 persen tembaga dari Referensi Asupan Harian.