Ingin Tetap Berolahraga saat Musim Hujan Berikut 7 Tips Aman Ini

Jika kamu sudah biasa rutin berolahraga, jangan jadikan musim hujan sebagai alasan untuk berhenti aktif. Namun ada beberapa hal yang mesti diperhatikan sebab olahraga saat musim hujan cukup berisiko.

Ingin Tetap Berolahraga saat Musim Hujan Berikut 7 Tips Aman Ini
Ingin Tetap Berolahraga saat Musim Hujan Berikut 7 Tips Aman Ini
jasa backlink pbn

Jika kamu sudah biasa rutin berolahraga, jangan jadikan musim hujan sebagai alasan untuk berhenti aktif. Namun ada beberapa hal yang mesti diperhatikan sebab olahraga saat musim hujan cukup berisiko.

Jalanan yang licin dan becek meningkatkan risiko membuat kamu jatuh terpeleset. Belum lagi risiko sakit setelah hujan-hujanan. Dilansir dari Hellosehat.com, berikut 7 tips aman untuk yang ingin berolahraga saat musim hujan.

1. Pemanasan Tetap Wajib

Pemanasan adalah ritual yang tidak boleh terlewatkan setiap kali kamu mau berolahraga, baik pada cuaca panas maupun dingin berangin. Nyatanya, berolahraga tanpa pemanasan apalagi di cuaca dingin justru meningkatkan risiko kamu untuk keseleo atau cedera.

Namun, cara pemanasan kamu juga tidak boleh sembarangan. Para ahli menyarankan kamu untuk melakukan pemanasan minimal 15 menit di dalam ruangan terlebih dulu agar suhu tubuh bisa meningkat lebih cepat. Kemudian, ikuti dengan gerakan peregangan untuk mencegah cedera.

Jika kondisi tidak memungkinkan kamu untuk pemanasan di dalam ruangan, siasati dengan pemanasan dinamis (pemanasan yang dilakukan dengan berpindah tempat; tidak diam di satu tempat) sampai tubuh memanas.

Contohnya jika kamu akan berlari, pemanasan dinamis yang diperlukan adalah berjalan cepat atau jogging. Lalu senam di tempat untuk meregangkan otot paha, bokong, punggung bawah.

2. Gunakan Baju Berlapis

Jika kamu tetap olahraga saat musim hujan, sebaiknya selalu gunakan pakaian berlapis. Mulai dari baju bahan sintetis yang paling tipis dulu sampai yang paling tebal serta bisa menahan terpaan angin kencang dan air hujan.

Hindari baju olahraga yang berbahan katun karena bisa menyerap keringat. Sebab, baju yang basah oleh keringat akan membuat suhu tubuh menurun dan meningkatkan risiko hipotermia. Hipotermia ditandai dengan masalah kemampuan berpikir dan bergerak mudah, menggigil, kelelahan, mengantuk, denyut nadi lambat dan lemah, serta kolaps atau tidak sadarkan diri.

Namun perhatikan juga berapa tebal lapisan baju kamu. Di sisi lain, berpakaian terlalu tebal bisa membuat kamu berkeringat lebih banyak sehingga membuat kamu semakin menggigil kedinginan. Jika kamu sudah mulai berkeringat deras, sebaiknya kurangi lapisan baju kamu agar tak terkena hipotermia.

Baca Juga: 10 Manfaat Olahraga Rutin untuk Kesehatan Tubuh

3. Tetap Pakai Sunblock

Meski langit selalu mendung, bukan berarti kamu boleh membolos pakai sunblock atau tabir surya tiap kali akan olahraga di luar.

Awan menyaring sinar matahari tetapi tidak radiasi UV. The Skin Cancer Foundation mengatakan bahwa awan hanya menghalangi sedikitnya 20% dari sinar UV. Paparan sinar UV berlebihan adalah faktor risiko yang menyebabkan penuaan dan kanker kulit.

Jadi kalau kamu mau olahraga saat musim hujan pun harus tetap mengoleskan pelembab kulit, lip balm dan sunscreen dengan minimal SPF 15-30.

4. Tetap Minum

Udara dingin yang nyaman membuat kita tidak merasa haus sehingga jadi lupa untuk minum. Padahal, kita tetap berkeringat ketika olahraga saat musim hujan.

Maka itu, kamu harus tetap minum air untuk menggantikan cairan tubuh yang hilang agar tidak sampai dehidrasi. Agar tidak lupa, buat alarm untuk istirahat minum setiap 15-20 menit sekali.

Jika kamu tidak yakin apakah sudah cukup minum atau belum, coba cek warna urine sebelum dan sesudah olahraga. Semakin gelap warna urine, tandanya kamu butuh lebih banyak minum.

Baca Juga: 9 Manfaat Pendinginan Setelah Olahraga

5. Gunakan Sarung Tangan dan Topi

Untuk mempertahankan diri selama cuaca dingin, tubuh akan memusatkan aliran darah lebih banyak di inti tubuh. Kondisi ini membuat ujung-ujung tubuh, seperti kepala, tangan, dan kaki jadi rentan kedinginan.

Maka itu, gunakan sarung tangan dan topi saat berolahraga di suhu yang dingin. Topi juga bisa digunakan untuk menangkal gerimis yang mungkin muncul dadakan saat berolahraga.

6. Tetap Pendinginan Setelah Olahraga

Meskipun kamu olahraga saat musim hujan, ini bukan berarti kamu harus meninggalkan tahapan cooling down atau pendinginan usai berolahraga. Selalu sisakan waktu 5-10 menit untuk pendinginan. Misalnya dengan berjalan santai setelah lari. Ini akan melancarkan aliran darah dari otot-otot ke jantung.

Pendinginan membantu menurunkan suhu otot yang tadinya panas agar bisa pulih lebih cepat dan terhindar dari nyeri. Pendinginan juga sangat dibutuhkan guna mengurangi kekakuan otot yang rentan terjadi sehabis berolahraga.