Jangan Disepelekan! Ini 10 Efek Begadang Bagi Kesehatan

Efek begadang yang kerap dirasakan salah satunya adalah kurang tidur. Bahaya begadang bagi kesehatan cukup banyak hingga kerap berdampak pada kemampuan kognitif, tampilan wajah, kehidupan seksual, berat badan, hingga lainnya.

Jangan Disepelekan! Ini 10 Efek Begadang Bagi Kesehatan
Jangan Disepelekan! Ini 10 Efek Begadang Bagi Kesehatan
jasa backlink pbn

Efek begadang yang kerap dirasakan salah satunya adalah kurang tidur. Bahaya begadang bagi kesehatan cukup banyak hingga kerap berdampak pada kemampuan kognitif, tampilan wajah, kehidupan seksual, berat badan, hingga lainnya.

Dilansir dari Sehatq.com, berikut 10 efek begadang bagi kesehatan.

1. Meningkatkan Risiko Obesitas

Kurang tidur akibat sering begadang ternyata dapat meningkatkan risiko obesitas. Efek begadang satu ini sama seperti bahaya makan terlalu banyak dan jarang olahraga. Hal tersebut dibuktikan dalam sebuah hasil penelitian yang menunjukkan, orang yang tidurnya kurang dari 6 jam per hari cenderung mengalami obesitas dibandingkan orang yang tidur 7-9 jam tiap malam.

Efek begadang juga menyebabkan kamu merasa terlalu lelah untuk berolahraga. Seiring waktu, kurangnya olahraga dapat membuat kamu bertambah gemuk karena tidak adanya kalori tubuh yang dibakar. Selain itu, bahaya begadang menyebabkan tubuh kamu melepaskan lebih sedikit hormon insulin setelah makan. Padahal, insulin berfungsi membantu mengurangi kadar gula darah (glukosa) dalam tubuh.

Jika dilakukan terlalu sering, kondisi ini dapat mengurangi toleransi tubuh terhadap glukosa dan berkaitan dengan resistensi insulin. Akibatnya, risiko obesitas dan diabetes melitus dapat meningkat.

2. Sulit Berkonsentrasi

Waktu tidur yang cukup berperan penting dalam proses belajar dan berpikir. Jika kamu kurang tidur akibat sering begadang maka dapat merusak kemampuan kognitif. Hal ini termasuk tingkat kewaspadaan, konsentrasi, nalar, serta kemampuan memecahkan masalah.

Tak hanya itu, efek sering begadang dapat menurunkan daya ingat kamu. Sebuah studi yang dilakukan oleh para peneliti dari Amerika Serikat dan Perancis membuktikan, kurang tidur akibat begadang dapat menyebabkan pikun atau sering lupa.

Baca Juga: 6 Bahaya Tidur Terlalu Lama

3. Menurunkan Gairah Seksual

Para ahli percaya, efek begadang dapat menurunkan libido sekaligus mengurangi ketertarikan untuk berhubungan seksual. Hal tersebut mungkin dapat terjadi akibat rasa kantuk dan energi yang terkuras akibat kurang tidur di malam hari. Tak hanya pada pria, efek samping begadang ini juga bisa dialami wanita.

Bagi pria, lemahnya testosteron akibat begadang bisa menyebabkan munculnya lemak, berkurangnya kekuatan dan massa otot, tulang yang rapuh, sampai merasa mudah letih.

4. Depresi

Seiring berjalanya waktu, begadang bisa menjadi tanda depresi. Sebagian besar orang yang didiagnosis mengalami depresi dan kecemasan adalah mereka yang tidur kurang dari 6 jam di malam hari.

Gangguan tidur pun dapat mengarah kepada insomnia yang sangat berkaitan dengan kondisi depresi.

Dalam sebuah studi terhadap 10.000 orang yang dipublikasikan oleh Harvard Medical School, partisipan yang menderita insomnia 5 kali lebih mungkin mengalami depresi dibandingkan mereka yang tidak menderita insomnia. Hal itu karena insomnia sering kali menjadi salah satu gejala awal dari depresi.

5. Kulit Tampak Lebih Kusam dan Menua

Bahaya begadang terlalu sering dapat menyentuh sisi penampilan kulit. Efek begadang bagi wajah dapat menyebabkan kulit kendur serta muncul garis-garis halus di kulit dan lingkaran hitam di bawah mata pada banyak orang.

Hal ini dapat terjadi karena kurang tidur membuat tubuh memproduksi hormon kortisol dalam jumlah berlebih dan menyebabkan tubuh memecah kolagen pada kulit. Akibatnya, fungsi kolagen untuk membuat kulit halus dan elastis jadi berkurang.

Dampak begadang juga membuat tubuh melepas hormon pertumbuhan terlalu sedikit. Padahal, hormon pertumbuhan dapat membantu meningkatkan massa otot, menebalkan kulit, hingga memperkuat tulang.

6. Melemahkan Sistem Imun

Melemahkan sistem imun juga menjadi bahaya begadang terlalu berlebihan. Hal ini karena saat kamu tertidur, sistem imun akan memproduksi sitokin, yakni suatu senyawa kimia yang dapat membantu melawan bakteri dan virus dalam tubuh.

Bahkan, beberapa jenis sitokin tertentu ada yang mampu meningkatkan sistem imun tubuh agar lebih efektif dalam melawan penyakit. Jika kamu kurang tidur, sistem kekebalan tubuh tidak dapat bekerja secara maksimal. Alhasil, kamu akan lebih mudah terserang penyakit.

Bila dibiarkan terus menerus, efek kurang tidur akibat sering begadang bisa meningkatkan risiko berbagai penyakit kronis, seperti diabetes melitus dan penyakit jantung.

Baca Juga: 3 Bahaya Jika Terlalu Sering Tidur dengan Kipas Angin untuk Kesehatan

7. Meningkatkan Risiko Penyakit Jantung

Efek begadang juga memiliki dampak buruk pada organ jantung. Pasalnya, kurang tidur dapat menyebabkan peningkatan risiko penyakit kardiovaskular. Sebuah studi yang dimuat dalam jurnal European Journal of Preventive Cardiology mengemukakan, orang yang mengidap insomnia berisiko menderita serangan jantung hingga stroke.

Maka dari itu, kamu perlu istirahat yang cukup karena manfaat tidur penting dalam menjaga kesehatan jantung dan pembuluh darah. Hal ini baik pula dalam menjaga tekanan darah, kadar gula, dan masalah peradangan.

8. Memicu Timbulnya Penyakit Serius

Dampak begadang lainnya yang perlu diwaspadai adalah risiko munculnya penyakit serius. Beberapa penyakit kronis yang mungkin muncul, antara lain:

  • Penyakit jantung
  • Serangan jantung
  • Gagal jantung
  • Detak jantung yang tidak teratur
  • Tekanan darah tinggi
  • Stroke
  • Diabetes

Agar terbebas dari penyakit mengerikan di atas, sebaiknya perbaiki pola tidur kamu dan kurangi begadang sebisa mungkin.

9. Rentan Mengalami Kecelakaan

Efek kurang tidur bisa meningkatkan rasa kantuk. Akibatnya, risiko kecelakaan di jalanan bisa saja terjadi, termasuk mengantuk saat berkendara. Melansir Web MD, kurangnya jam dan kualitas tidur akibat begadang bisa menyebabkan kecelakaan dan cedera saat bekerja.

10. Meningkatkan Risiko Kematian

Sebuah riset yang dilakukan di Inggris menemukan, bahaya begadang atau kurang tidur hanya berdurasi 5 jam dapat meningkatkan risiko kematian. Peningkatan risiko ini berlaku, terutama kematian yang disebabkan oleh penyakit jantung dan pembuluh darah.