Juventus Meminta Maaf Atas Unggahan Yang Dianggap Rasis

Juventus Meminta Maaf Atas Unggahan Yang Dianggap Rasis. Hal itu setelah unggahan di feed twitter mereka memicu amarah netizen

Juventus Meminta Maaf Atas Unggahan Yang Dianggap Rasis
Juventus Meminta Maaf Atas Unggahan Yang Dianggap Rasis
jasa backlink pbn

MPOTIMES - Juventus Meminta Maaf Atas Unggahan Yang Dianggap Rasis. Hal itu setelah unggahan di feed twitter mereka memicu amarah netizen yang menganggap itu sebagai bentuk rasisme.

Juventus telah meminta maaf setelah tweet rasis muncul di feed Twitter resmi tim putri mereka. Akun tersebut juga menjelaskan bahwa postingan tersebut sama sekali bukan dimaksudkan untuk rasis.

Bianconeri sendiri menurut akun tersebut, selalu menjadi tim yang menentang segala bentuk diskriminasi dan rasis. 

Juventus Meminta Maaf Atas Unggahan Yang Dianggap Rasis (Goal.com)

Tweet yang menampilkan gambar para pemain tersebut membuat gerakan yang seolah-olah menghina. Hal itu kemudian mendapat ribuan komentar dalam 20 menit. Sebagian besar komentar adalah kritik dan hujatan atas tweet tersebut.

Juventus Menentang Segala Bentuk Sikap Rasis

Juventus Menentang Segala Bentuk Sikap Rasis. Beberapa saat setelah dirilis, Juventus memposting pernyataan di Twitter: “Kami dengan tulus meminta maaf bahwa tweet kami, yang tidak dimaksudkan untuk menimbulkan kontroversi atau rasisme, telah menyinggung siapa pun.

"Juventus selalu menentang rasisme dan diskriminasi. #DifferencesMakeTheDifference."

Foto yang diambil saat sesi latihan Juventus di Barcelona, ​​masih dapat dilihat satu jam kemudian sebagai bagian dari galeri di situs web klub, sebelum akhirnya dirilis.

Juventus Meminta Maaf Atas Unggahan Yang Dianggap Rasis (Okezone) (

Juventus berada di kota Catalan untuk menghadapi pemenang Liga Champions pada hari Minggu di Joan Gamper Trophy, yang akan mencakup juga pertandingan yang mempertemukan tim putri untuk pertama kalinya.

Tim asal Turin itu kemudian akan kembali ke Italia untuk memulai upaya mereka untuk gelar Serie A kelima berturut-turut. Musim lalu menjadi musim paling buruk bagi raksasa Italia tersebut selama 10 tahun terakhir, di mana mereka gagal meraih trofi Liga Italia Serie A.

Kini, dengan kembalinya Massimiliano Allegri, Si Nyonya Tua diharapkan kembali mendominasi Serie A oleh para pendukungnya.