Kurangi Kelembapan Udara di Rumah dengan 7 Cara Ini

Kelembapan ruangan di rumah bisa membahayakan kesehatan pernapasan. Oleh karena itu penting untuk menjaga kelembapan udara di rumah.

Kurangi Kelembapan Udara di Rumah dengan 7 Cara Ini
Kurangi Kelembapan Udara di Rumah dengan 7 Cara Ini
jasa backlink pbn

Kelembapan ruangan di rumah bisa membahayakan kesehatan pernapasan. Oleh karena itu penting untuk menjaga kelembapan udara di rumah.

Selain tidak baik untuk kesehatan, kelembapan udara juga bisa memicu jamur dan lumu serta rayap. Jika rumah terkena jamur dan lumut serta rayap, rumah akan mudah lapuk dan tidak kokoh lagi.

Dilansir dari berbagai sumber, berikut 7 cara mengurangi kelembapan di rumah.

1. Menambah Ventilasi

Ventilasi bisa mengurangi kelembapan di dalam ruangan. Tapi, teman-teman juga harus memastikan sirkulasi udara lancar, ventilasi harus mengarah ke luar ruangan. Sirkulasi udara yang lancar bisa mengurangi pertumbuhan jamur karena udara yang lembap.

Selain itu, udara yang lancar juga akanmengahsilkan udara yang sehat untuk dihirup. Saat menambah ventilasi, pertimbangkan juga ukuran luas ruangan, karena ventilasi yang terlalu berlebihan juga tidak bagus untuk ruangan.

Baca Juga: 8 Cara Menangani Sinusitis yang Mudah Dilakukan

2. Menambah Tanaman

Menempatkan tanaman di ruangan juga bisa menyerap udara kotor selain menyerap kelembapan. Tanaman juga bisa, kok, diletakkan di kamar atau kamar mandi. Pilih juga tanaman yang bisa menebarkan aroma yang khas sebagai pengharum ruangan alami. Agar tanaman tidak kekurangan sinar matahari, letakkanlah tanaman di dekat jendela. Contoh tanaman yang bisa teman-teman pilih adalah rosemary, chamomile, dan ivy.

3. Menggunakan Dehumidifier

Dehumidifier adalah alat yang berfungsi untuk mengontrol kelembapan. Kelembapan yang terlalu tinggi bisa dikurangi dengan dehumidifier. Alat ini cocok untuk digunakan di daerah tropis, karena kelembapan bisa jadi menimbulkan lumut dan jamur.

Bahkan bisa mengundang rayap dan merusak perabotan. Maka dari itu, gunakanlah dehumidifier untuk mengurangi kelembapan ruangan.

4. Menggunakan Silica Gel

Silica gel berfungsi untuk mengurangi kelembapan. Selain bisa ditaruh di lemari, silica gel juga bisa teman-teman letakkan di sudut-sudut ruangan agar ruangan tidak terlalu lembap. Silica gel juga cukup terjangkau harganya dan mudah ditemukan.

5. Menggunakan Cat Dinding Antilembap

Cat dinding sekarang formulanya semakin dikembangkan, salah satunya cat dinding yang mampu menyerap kelembapan. Cat dinding antilembap juga mempunyai pilihan warna yang beragam. Jadi, teman-teman bisa memilih warna cat yang diinginkan untuk membuat ruangan semakin indah dan juga bisa menyerap kelembapan di dalam ruangan.

Baca Juga: 6 Manfaat Humidifier bagi Kesehatan

6. Menggunakan Exhaust Fan

Exhaust fan bisa dipasang di dinding atau langit-langit rumah untuk melancarkan sirkulasi udara di ruangan yang tertutup. Dengan exhaust fan keseimbangan udara di ruangan lebih dapat dikontrol. Pastikan pemasangan exhaust fan mengarah ke luar ruangan. Exhaust fan cocok untuk mengurangu kelembapan udara di kamar mandi.

7. Menggunakan Hygrometer

Hygrometer berfungsi untuk mengetahui tingkat kelembapan. Jadi, teman-teman bisa mengetahui tingkat kelembapan ruangan dan bisa mengontrolnya. Seperti kapan harus menggunakan dehumidifier atau menyalakan exhaust fan.

Itulah caranya mengurangi kelembapan udara di ruangan rumah teman-teman. Bisa dengan cara alami seperti ventilasi bisa juga menggunakan dehumidifier.