Kurangi Konsumsi Daging dan Rasakan 5 Manfaat Ini Bagi Kesehatan

Berbagai manfaat dapat datang setelah kita mengurangi jumlah daging yang dikonsumsi. Diantaranya adalah penurunan berat badan, kesehatan usus, hingga berdampak baik untuk kesehatan jantung. Mengurangi konsumsi daging memang dikaitkan dengan peningkatan kesehatan dan pengurangan risiko penyakit tertentu.

Kurangi Konsumsi Daging dan Rasakan 5 Manfaat Ini Bagi Kesehatan
Kurangi Konsumsi Daging dan Rasakan 5 Manfaat Ini Bagi Kesehatan
jasa backlink pbn

Berbagai manfaat dapat datang setelah kita mengurangi jumlah daging yang dikonsumsi. Diantaranya adalah penurunan berat badan, kesehatan usus, hingga berdampak baik untuk kesehatan jantung. Mengurangi konsumsi daging memang dikaitkan dengan peningkatan kesehatan dan pengurangan risiko penyakit tertentu.

Namun, manfaat ini tampaknya bergantung pada makanan lain yang dimakan dan jenis daging apa yang kamu batasi. Dilansir dari Healthline, berikut 5 manfaat mengurangi konsumsi daging bagi kesehatan.

1. Untuk Lingkungan yang Lebih Baik

Selain memberikan manfaat kesehatan, makan lebih banyak tanaman dan lebih sedikit daging mungkin baik untuk lingkungan. Produksi daging biasanya membutuhkan lebih banyak sumber daya, menghasilkan lebih banyak emisi gas rumah kaca, dan berkontribusi terhadap polusi ke tingkat yang lebih besar daripada memproduksi buah-buahan, sayuran, dan makanan nabati lainnya.

Berdasarkan pemaparan di atas, mengganti makanan nabati untuk beberapa atau semua asupan daging, kemungkinan memiliki efek menguntungkan pada lingkungan.

Baca Juga: Jangan Kalap Kebanyakan Makan Daging Saat Idul Adha, Waspadai 7 Bahayanya untuk Tubuh

2. Membantu Menjaga Berat Badan yang Ideal

Banyak pola makan yang tidak menyertakan atau bahkan membatasi jumlah konsumsi daging. Kebanyakan dari pola makan tersebut telah dikaitkan dengan berbagai manfaat kesehatan. Diet vegetarian, yang mengecualikan daging, dan diet vegan, yang mengecualikan semua produk hewani, telah dihubungkan dengan penurunan risiko penyakit jantung dan risiko terkena kanker.

Selain itu, penelitian menunjukkan bahwa mereka dengan pola makan vegan memiliki risiko lebih rendah terkena diabetes tipe 2, dibandingkan dengan mereka yang mengonsumsi makanan hewani. Membatasi jumlah konsumsi daging juga dapat membantu untuk menurunkan berat badan dan menjaganya agar tetap ideal.

Namun, diet lain yang tidak mengecualikan daging, seperti diet rendah karbohidrat, juga terbukti efektif untuk menurunkan berat badan. Diet yang membatasi atau mengecualikan daging dalam pola makan hariannya juga dikaitkan dengan penurunan risiko penyakit jantung, kanker, dan diabetes.

Namun, pengurangan risiko ini tergantung pada kualitas diet secara keseluruhan. Selain itu, mereka dengan pola makan nabati dapat kekurangan nutrisi penting apabila tidak merencanakannya dengan baik.

3. Baik untuk Kesehatan Usus

Diet yang mengecualikan daging pada umumnya kaya akan buah-buahan, sayuran, biji-bijian, kacang-kacangan, dan makanan nabati lainnya, yang cenderung memiliki serat yang tinggi. Serat dan senyawa tertentu pada sumber makanan nabati adalah dua komponen penting yang dapat menyehatkan bakteri baik pada usus. Pola makan nabati yang membatasi daging cenderung memberikan banyak nutrisi ini.

Serat memberi makan bakteri baik yang ada di usus yang menghasilkan senyawa dengan peran anti-inflamasi dan mendukung kekebalan dalam tubuh. akteri usus juga berperan dalam mencegah pertumbuhan sel kanker tertentu, memperbaiki komposisi tubuh, dan melindungi tubuh dari diabetes tipe 2.

Baca Juga: 5 Cara Menjaga Kesehatan Usus

4. Mengurangi Risiko Penyakit Jantung

Salah satu aspek diet nabati yang paling banyak diteliti adalah pengaruhnya terhadap kesehatan jantung. Penelitian kontroversial telah menemukan hubungan antara asupan lemak jenuh, terutama yang ditemukan dalam daging dan produk hewani, dengan peningkatan risiko penyakit jantung.

Agar mengurangi risiko terkena penyakit jantung, maka dapat mengganti sumber lemak jenuh dengan sumber lemak tak jenuh, seperti yang terdapat pada ikan. Makan lebih banyak makanan nabati sambil mengurangi daging yang tinggi lemak jenuh dapat bermanfaat bagi kesehatan jantung.

Mengonsumsi daging olahan dengan kandungan natrium yang sangat tinggi, juga berdampak buruk menyebabkan tekanan darah tinggi. Pola makan nabati yang membatasi daging, terutama potongan daging merah berlemak dan daging olahan, akan membantu menurunkan risiko penyakit jantung.

5. Melindungi Tubuh dari Risiko Terkena Kanker Tertentu

Membatasi konsumsi beberapa jenis daging juga dapat membantu mengurangi risiko terkena kanker tertentu. Makan banyak daging merah dan daging olahan, seperti bacon, hot dog, dan daging asap atau daging lainnya, telah dikaitkan dengan risiko terkena kanker kolorektal yang lebih tinggi.

Sementara itu, daging unggas dan ikan belum dikaitkan dengan peningkatan risiko kanker kolorektal ini. Asupan daging merah dan olahan juga dikaitkan dengan peningkatan risiko kanker lain, termasuk kanker payudara.

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa lemak jenuh dan senyawa karsinogenik yang dihasilkan selama pemrosesan daging dan suhu yang tinggi berperan dalam meningkatkan risiko ini.