Leher Kaku dan Tegang? Atasi dengan 7 Cara Ini

Leher kaku pasti pernah dirasakan sebagian dari kamu. Leher kaku dan tegang sering kali disebabkan oleh posisi tidur yang salah, duduk berjam-jam dengan postur yang buruk, atau aktivitas berat. Kondisi ini tentu sangat tidak nyaman dan mengganggu aktivitas sehari-hari. Namun jangan khawatir, ad acara yang mudah dilakukan untuk mengatasi leher kaku.

Leher Kaku dan Tegang? Atasi dengan 7 Cara Ini
Leher Kaku dan Tegang? Atasi dengan 7 Cara Ini
jasa backlink pbn

Leher kaku pasti pernah dirasakan sebagian dari kamu. Leher kaku dan tegang sering kali disebabkan oleh posisi tidur yang salah, duduk berjam-jam dengan postur yang buruk, atau aktivitas berat. Kondisi ini tentu sangat tidak nyaman dan mengganggu aktivitas sehari-hari. Namun jangan khawatir, ad acara yang mudah dilakukan untuk mengatasi leher kaku.

Meski bisa hilang dengan sendirinya, terkadang kamu membutuhkan cara mengatasi leher kaku untuk meringankan dan menghilangkan gejala, serta membantu kamu tetap aktif beraktivitas. Dilansir dari Sehatq.com, berikut 7 cara mengatasi leher kaku dan tegang.

1. Istirahat dan Tidur yang Cukup

Ketika leher tegang dan kaku menimbulkan rasa tidak nyaman, cobalah untuk meluangkan waktu beristirahat. Beristirahat 1-2 hari memberi kesempatan pada jaringan leher yang terluka untuk sembuh sehingga ketegangan dan kekakuan otot bisa segera mereda.

Saat istirahat, kamu juga perlu membatasi aktivitas. Aktivitas yang terlalu banyak dan berat bisa menyebabkan melemahnya otot untuk menopang leher dan kepala dengan baik. 

Baca Juga: 6 Cara Atasi Sakit Leher

2. Gunakan Kompres Dingin atau Panas

Kompres dingin atau panas bisa menjadi cara mengatasi leher kaku yang efektif. Kompres di area leher dapat merelaksasi otot dan membantu meringankan peradangan. Ini bisa membantu meredakan gejala leher kaku.

Dikutip dari Spine Health, menggunakan kompres dingin pada 24-48 jam pertama dari munculnya nyeri leher bisa membantu mengurangi peradangan yang terjadi.  Sementara itu, kompres hangat ke leher dapat melancarkan aliran darah sehingga proses penyembuhan bisa lebih baik.

3. Minum Obat Pereda Nyeri

Cara mengatasi leher kaku selanjutnya adalah dengan menggunakan obat antiradang atau pereda nyeri yang dijual bebas di apotek. Obat anti-inflamasi non steroid (NSAID) bekerja dengan mengurangi peradangan untuk membantu mengatasi kekakuan dan nyeri leher, misalnya ibuprofen atau naproxen.

Sebelum memilih obat yang tepat, ada baiknya kamu berkonsultasi dengan apoteker atau dokter. Jangan lupa untuk minum obat sesuai aturan pakai untuk mencegah risiko efek samping.

4. Lakukan Senam Leher

Melakukan senam leher seperti gerakan peregangan (stretching) di sela-sela aktivitas bisa membantu mencegah sekaligus mengatasi leher kaku. Peregangan bisa mengembalikan leher ke rentang gerak normal sehingga meringankan ketegangan dan kekakuan. Kamu bisa melakukan senam leher dengan menggerakkan kepala ke depan-belakang, ke samping kanan-kiri, ke atas-bawah, atau putar kepala ke segala arah beberapa kali secara bergantian.

Regangkan kepala kamu ke arah bawah dan tahan selama 15-30 detik, kemudian kembali ke posisi semula. Lakukan hal yang sama dengan posisi kepala menengadah ke atas, menoleh ke kanan dan kiri, juga memiringkan kepala ke sisi kanan dan kiri. Ulangi beberapa kali setiap harinya.

5. Berjalan-jalan Sejenak

Selain melakukan peregangan, kamu juga bisa berjalan-jalan sejenak di sela aktivitas harian. Misalnya, ketika telah lama berada pada posisi duduk depan komputer, tidak ada salahnya kamu berjalan sejenak di area ruangan.

Sebab, duduk lama di depan laptop bisa membuat leher kaku dan tegang akibat posisi statis dalam waktu yang cukup lama. Berjalan termasuk latihan aerobik low-impact yang bisa membantu menghilangkan ketegangan, termasuk pada leher kaku.

Berjalan juga membuat sirkulasi darah dan oksigen lebih lancar, ini bisa membantu penyembuhan pada peradangan atau ketegangan otot. 

Baca Juga: Jalan Pagi di Depan Rumah Setiap Hari, dan Rasakan 7 Manfaat Ini untuk Kesehatan

6. Menerapkan Postur Tubuh yang Baik

Postur tubuh yang baik tidak hanya dapat mengatasi leher kaku, tapi juga mencegah ketegangan dan kekakuan di area leher, bahu, hingga tulang belakang. Postur tubuh yang baik perlu diterapkan saat bekerja, misalnya pemilihan alat kerja yang ergonomis, saat tidur, dan saat beraktivitas seperti mengangkat beban.

7. Lakukan Gerakan Yoga

Usahakan untuk rutin berolahraga demi membantu meningkatkan kesehatan fisik dan mental kamu. Berolahraga seperti yoga juga bisa melancarkan peredaran darah sehingga mempercepat penyembuhan pada kondisi otot tegang atau leher kaku.

Beberapa gerakan yoga, seperti cobra pose, child pose, triangle pose, warrior II, dan standing forward bend diketahui memiliki manfaat untuk mengurangi ketegangan otot, kekakuan leher, dan meredakan nyeri.