Motif Pembunuhan Brigadir J Beda Versi: Ferdy Sambo Sebut Emosi Istri Dilukai, Bharada E Sebut Rahasia Bocor

Motif pembunuh ajudan Irjen Ferdy Sambo, Brigadir J akhirnya terungkap dari hasil pemeriksaan. Sambo mengaku marah terhadap Brigadir J atas kejadian di Magelang. Pernyataan ini berbeda dengan motif yang disampaikan Bharada E terkait rahasia yang bocor.

Motif Pembunuhan Brigadir J Beda Versi: Ferdy Sambo Sebut Emosi Istri Dilukai, Bharada E Sebut Rahasia Bocor
Motif Pembunuhan Brigadir J Beda Versi: Ferdy Sambo Sebut Emosi Istri Dilukai, Bharada E Sebut Rahasia Bocor
jasa backlink pbn

Motif pembunuh ajudan Irjen Ferdy Sambo, Brigadir J akhirnya terungkap dari hasil pemeriksaan. Sambo mengaku marah terhadap Brigadir J atas kejadian di Magelang. Pernyataan ini berbeda dengan motif yang disampaikan Bharada E terkait rahasia yang bocor. 

Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri, Brigjen Andi Rian Djajadi mengatakan, menurut keterangan Ferdy Sambo kepada Timsus, istrinya PC melaporkan kepadanya mengalami tindakan yang melukai harkat martabat keluarga saat di Magelang, Jawa Tengah. 

Keterangan FS mengatakan dirinya menjadi marah dan emosi setelah mendapatkan laporan istri yang telah mengalami tindakan yang melukai harkat dan martabat keluarga terjadi di Magelang dilakukan almarhum Brigadir Josua," kata Andi dikutip dari inews.id.

Ferdy Sambo yang emosi lantas memanggil Bharada E dan Bripka RR. Dia merencanakan untuk menghabisi nyawa Brigadir J. 

Baca Juga: Status Ferdy Sambo Menjadi Tersangka dan Benny Mamoto Didesakan Mundur

"FS memanggil RR dan RE untuk melakukan perencanaan pembunuhan," ucap dia. Polri sebelumnya telah menetapkan empat tersangka kasus penembakan Brigadir J. Mereka adalah, Irjen Ferdy Sambo, Bharada E, asisten rumah tangga sekaligus sopir KM dan Bripka RR atau Bripka Ricky Rizal. 

Polri memastikan tidak ada peristiwa tembak-menembak. Faktanya, Ferdy Sambo menyuruh Bharada E menembak Brigadir J. Berbeda dengan pengakuan Irjen Ferdy Sambo, Bharada Richard Eliezer Pudihang Lumiu atau Bharada E yang juga menjadi tersangka kasus pembunuhan Brigadir J mengungkapkan motifnya karena rahasia mantan kadiv propam itu yang bocor.

Pengacara Brigadir J, Kamaruddin Simanjuntak menduga beberapa hal motif terkait kasus penembakan Brigadir J oleh Bharada E yang disuruh Irjen Ferdy Sambo. Sambo marah karena Brigadir Yosua Hutabarat membocorkan rahasia tersebut kepada istri Sambo, Putri Candrawathi.

 "Sebenarnya Polri sudah tahu tapi memang tidak mau disampaikan saja itu," kata Kamaruddin saat dikonfirmasi, Jakarta, Kamis (11/8/2022).

Baca Juga: Irjen Pol Ferdy Sambo Dinonaktifkan dari Kadiv Propam, Karena Terseret Kasus Penembakan Brigadir J

Kamaruddin mengungkap salah satu motif yang mendorong peristiwa itu terjadi yakni adalah dugaan perzinahan.   Selain itu, kata Kamaruddin motif juga disinyalir dari adanya dugaan bisnis narkotika sabu, judi dan lain-lainnya. 

Kabareskrim Polri Komjen Agus Andrianto sebelumnya mengungkapkan tidak akan menyampaikan motif dari kasus pembunuhan Brigadir J yang melibatkan mantan Kadiv Propam Irjen Ferdy Sambo. Motif biar diketahui oleh penyidik saja, tidak diumumkan untuk menjaga perasaan sejumlah pihak. 

Saat ditanya lebih lanjut terkait motif, Agus mengimbau kepada media untuk tetap berpaku pada pernyataan Menko Polhukam Mahfud MD. Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan, Mahfud MD enggan menyebut motif kasus pembunuhan Brigadir J yang melibatkan mantan Kadiv Propam Polri, Irjen Ferdy Sambo. Mahfud mengatakan, motif tersebut sangat sensitif karena hanya boleh didengar oleh orang-orang dewasa.

"Soal motif kita tunggu, karena mungkin sensitif hanya boleh didengar oleh orang dewasa," ucap Mahfud MD dalam konferensi pers, Selasa (9/8/2022).