Nasi Gandul Pak Memet, Wisata Kuliner Malam di Semarang

Nasi gandul adalah makanan khas Pati. Uniknya ada warung Nasi gandul terkenal di Semarang, yaitu Nasi gandul Pak Memet. Simak ulasan nasi gandul Pak Memet yang jadi kuliner malam Semarang berikut ini.

Nasi Gandul Pak Memet, Wisata Kuliner Malam di Semarang
Nasi Gandul Pak Memet, Wisata Kuliner Malam di Semarang
jasa backlink pbn

MPOTIMES - Nasi gandul adalah makanan khas Pati. Uniknya ada warung Nasi gandul terkenal di Semarang, yaitu Nasi gandul Pak Memet. Simak ulasan nasi gandul Pak Memet yang jadi kuliner malam Semarang berikut ini.

Nasi gandul Pak Memet bisa dibilang tidak pernah sepi pengunjung. Saat weekend, musim berlibur, ataupun waktu bulan Ramadan, warung nasi gandul Pak Memet akan semakin kebanjiran konsumen.

Karena sangat sedapnya, tempat makan ini sering diserbu pencinta kulineran. Buka pukul 16.30 sampai 22.30, Anda harus rela antri bersama pengunjung lain untuk merasakan enaknya nasi gandul racikan Pak Memet.

Beberapa Anda kemungkinan ingin tahu, kenapa bisa disebut nasi gandul. Kabarnya dahulunya beberapa penjual nasi gandul di Pati menawarkan dagangan memakai dunak, bakul besar dari anyaman bambu yang dipikul.

Seorang pedagang umumnya menanggung dua dunak, semasing berisi nasi dan kuah. Saat jalan, ke-2 tempat itu akan kelihatan ‘gondal-gandul' atau menggantung dalam Bahasa Jawa. Dari situlah panggilan nasi gandul berawal.

Nasi Gandul Pak Memet, Wisata Kuliner Malam di Semarang

Nasi Gandul Pak Memet, Wisata Kuliner Malam di Semarang (foto; cdn.idntimes.com)

Perjalanan Nasi Gandul Pak Memet Semarang

Nasi Gandul sendiri sebetulnya sebagai kulineran ciri khas Pati, Jawa tengah, tetapi rupanya Nasi Gandul ini lebih banyak ada di Semarang dan yang terpopuler adalah Nasi Gandul Pak Memet.

Olahan nasi hangat yang dicicipi dengan lauk (daging sapi dan jeroan sapi) dan kuah santan ciri khas nya ini, dihidangkan dengan memakai daun pisang sebagai alasnya. Selainnya menambahkan wangi, pemakaian daun pisang jadi keunikan nasi gandul ini loh.

Baca Juga : Nasi Goreng Krengsengan Pak Sahir, Kuliner Malam Surabaya Murah dan Sedap!

Beberapa konsumen setia yang datang coba kulineran semarang ini umumnya akan menambahkan sampai dua sampai tiga porsi. Meskipun cuman berada dengan tenda simpel, tetapi konsumen setia yang kesini tidak pernah sepi . Maka, kamu haruslah sabar antri ya.

Dihidangkan dalam sebuah piring beralas daun pisang, nasi putih hangat akan disiram dengan kuah panas nasi gandul yang renyah. Sepintas, kuah nasi gandul serupa kuah gulai. Tetapi, cita-rasa dan kesan kesegarannya pasti benar-benar berlainan.

Kuah nasi gandul berikut yang akan buat lidahmu semakin bergoyang. Masalahnya kuah nasi gandul Pak Memet populer kaya rempah-rempah. Ditambahkan kecap dan sambal, pasti berasa semakin nendang!

Di warung nasi gandul Pak Memet, kamu dibolehkan pilih tipe lauk yang ada untuk lengkapi gurihnya kuah nasi gandul. Umumnya ialah daging sapi dan bermacam jeroan, seperti babat, usus, kikil, paru, limpa, lidah, ati, dan otak.

Jika kamu tidak suka jeroan, kamu dapat tentukan lauk telur atau gorengan. Dari jumlahnya opsi lauk itu, lauk daging sapi jadi bintang di nasi gandul Pak Memet.

Yang paling membahagiakan kuliner di nasi gandul Pak Memet ialah servicenya yang cepat walau barisan konsumen mengular panjang. Tiap pengunjung yang datang langsung bisa pesan ke pramusaji yang layani.

Pramusaji akan menulis pesanan dengan memberikan nama pesanan bernama pemesan. Dengan demikian, tiap pesanan tidak akan terganti dengan pesanan punya konsumen lain.

Konsumen yang terlebih dahulu datang akan terlebih dahulu terima pesanan. Dasarnya, kamu tidak perlu cemas lama menanti dech walau warung sedang ramai konsumen.

Baca Juga : Nasi Telur Ayong Pontianak, Nasi Telur Ceplok Viral Buatan Rumah Makan Anyong 999

Untuk melahap kesedapan nasi gandul Pak Memet itu, kamu tidak perlu susah-payah cari lokasi. Masalahnya warung tenda Pak Memet cuman memiliki jarak lebih kurang 1 km dari Stasiun Semarang Tawang.

Kamu dapat berdasar pada GPS bila naik kendaraan sendiri, atau menumpang ojek/taksi online supaya bisa lebih cepat sampai.

Nasi Gandul Pak Memet Semarang Selalu Diserbu Pelanggan

Nasi Gandul Pak Memet, Wisata Kuliner Malam di Semarang (foto; loveusaha.com)

Walau baru melangsungkan lapak, warung tenda warna jingga ini umumnya langsung sesak penuh. Ditambah saat akhir minggu dan liburan panjang, pengunjungnya dapat datang dari luar Semarang. Selain Jogja, ada pula yang datang dari jarak jauh, seperti Surabaya dan Jakarta.

Telat datang beberapa saat, Anda dijamin tidak akan kebagian tempat duduk dalam warung tenda. Kalian harus mengalah dengan duduk lesehan atau mungkin dengan bangku tambahan di luar tenda.

Seakan tidak ingin hilangkan keunikan nasi gandul, warung ini masih tetap memakai danuk atau pikulan sebagai tempat nasi dan kuah. Walau wujud dan berbahan sekarang lebih kekinian, kedatangan tempat ciri khas ini masih tetap jadi daya magnet tertentu pada proses penyuguhan.

Baca Juga : Nasi Bug Matira, Nasi Madura Yang Populer di Malang

Sepintas, kuah nasi gandul serupa gulai. Berwarna kecokelatan dan memiliki kandungan santan. Akan tetapi, cita-rasanya sudah pasti berlainan. Rasa rempahnya semakin kuat dan gurihnya betul-betul ciri khas.

Penyuguhan kulineran satu ini unik. Selembar daun pisang ditempatkan di atas piring. Kabarnya perannya supaya kuah tidak terlampau panas, tetapi juga tidak cepat dingin.

Piihan Menu Lauk Nasi Gandul Pak Memet Semarang

Selanjutnya penjual akan menempatkan nasi hangat, diikuti siraman dengan kuah mengunggah hasrat. Sebagai pendamping, Anda bebas pilih bermacam tipe lauk.

Dimulai dari daging sapi, kikil, paru, limpa, lidah, usus, ati, babat, sampai otak sapi, semuanya ada di sini. Dari semua lauk itu, daging sapi menjadi yang paling disukai.

Nach, bila Anda sedang menghindar konsumsi jeroan, dapat tentukan lauk telur bacem, tempe goreng, atau perkedel. Semua siap diambil di meja pengunjung.

Sementara untuk minumannya, warung ini cuman sediakan air mineral, teh botol, teh manis, dan jeruk manis.

Terkecuali hari liburan nasional dan Hari Raya Idul Fitri, Nasi Gandul Pak Memet membuka setiap hari. Yakinkan Anda cekatan cari bangku untuk duduk dan langsung cari pelayan untuk pesan.

Walau antrean panjang dari pengunjung, servisannya masih tetap cepat dan teratur sama sesuai nomor barisan. Setiap pesanan diikuti bernama yang berkaitan hingga tidak terganti.

Satu porsi nasi kuah di sini dipandang Rp7.000. Sementara lauknya dibandrol Rp10.000, terkecuali telur bacem (Rp5.000), tempe goreng (Rp2.000), dan perkedel (Rp2.000).

Karena sangat enaknya, sebagian besar pengunjung di warung Pak Memet habiskan pesanan mereka tidak bersisa.

Bila Anda tengah berkunjung saat keliling rekreasi Semarang, yakinkan mencoba Nasi Gandul Pak Memet. Lokasinya pas di pinggir jalan raya dan cuman memiliki jarak 1 km dari Stasiun Semarang Tawang. 

Nasi gandul Pak Memet dibanderol pada harga Rp17.000 per porsi. Harga ini untuk porsi nasi gandul dengan lauk daging sapi atau jeroan. Dan bila lauk yang diputuskan telur, harga cuman Rp15.000, dan Rp9.000 untuk lauk gorengan.

Baca Juga : Sego Godhog Pak Pethel Jogja, Belajar Sabar Menanti

Warung Nasi Gandul Pak Memet berada di Jalan Dr. Cipto No.12 Semarang. Buka tiap hari pukul 16.30-21.30 WIB, warung nasi gandul Pak Memet termasuk tidak pernah sepi pengunjung.

Nah itu tadi ulasan singkat tentang nasi gandul Pak Memet, wisata kuliner malam di Semarang. Simak juga artikel lain tentang nasi rawon kalkulator, sego resek, sego godhog, dan nasi jagal di halaman utama. Selamat membaca!