Nikmatnya Menyantap Pepes Walahar H. Dirja Disamping Bendungan Karawang

Salah satu kuliner Karawang yang terkenal adalah pepes walahar H. Dirja. Anda bisa menikmati suasana makan pepes di pinggir bendungan sambil bersantai. Simak ulasan pepes walahar H. Dirja berikut ini.

Nikmatnya Menyantap Pepes Walahar H. Dirja Disamping Bendungan Karawang
Nikmatnya Menyantap Pepes Walahar H. Dirja Disamping Bendungan Karawang
jasa backlink pbn

MPOTIMES - Salah satu kuliner Karawang yang terkenal adalah pepes walahar H. Dirja. Anda bisa menikmati suasana makan pepes di pinggir bendungan sambil bersantai. Simak ulasan pepes walahar H. Dirja berikut ini.

Bendungan Walahar di Karawang, Jawa Barat, yang dibuat pada jaman penjajahan, selainnya simpan kekuatan rekreasi, dikenal juga sebagai gudangnya bermacam pepes yang mengambil alih perhatian pecinta kulineran.

Salah satunya yang populer ialah warung pepes Bu Haji Dirja. Pepes yang paling disukai di sini yaitu pepes ikan jambal yang rasanya membuat lidah tidak ingin stop melahapnya.

Ada delapan menu pepes yang tersaji pada tempat ini. Dari pepes ikan jambal, ikan mas, ayam daerah, jamur merang, tahu, oncom, teri, peda, sampai pepes ati-ampela.

Menu tambahan yang lain yang tidak kalah aduhai ialah ayam bakar kecap, ikan bakar, goreng ikan paray, dan sayur asam.

Nikmatnya Menyantap Pepes Walahar H. Dirja Disamping Bendungan Karawang

Nikmatnya Menyantap Pepes Walahar H. Dirja Disamping Bendungan Karawang (foto; pbs.twimg.com)

Siapa sich yang tidak tertarik dengan makanan ciri khas Jawa Barat, dengan bahan dasar ikan segar, dibungkus daun pisang, selanjutnya dibakar dengan api bersuhu dasyat, tetapi hasilkan rasa yang dapat menggoyahkan lidah dan mengunggah hasrat.

Yups, makanan itu ialah pepes. Untuk kamu yang menyukai sekali mengeksploitasi masakan nusantara sambil jalanan ke teritori rekreasi di wilayah Walahar, Karawang Jawa Barat. Kamu dapat berkunjung ke arah tempat makan legenda di situ, rumah makan itu ialah Pepes Ikan Jambal Walahar Haji Dirja.

Baca Juga : Uniknya Kuliner Khas Jawa Barat, Kurang Enak Tanpa Sambal!

Menurut Bu Haji Dirja, menu favorite adalah pepes jambal yang dibuat pada 1984. Pepes di tempatnya dijamin tidak berbau amis. Daging ikannya juga empuk. Ikan jambalnya asli diambil dari Sungai Citarum.

Ikan mas dan ikan paray juga asli produk Sungai Citarum, yang mengairi bendungan ini. Pepes yang dibungkus daun pisang itu diberi bumbu kunyit, bawang merah, cabe merah dan rawit, daun salam, daun serai, dan kemangi, selanjutnya dikukus dan dibakar di atas tungku dengan kayu bakar.

Satu hal lagi, pepes di sini cukup tahan lama, bisa tahan hingga beberapa minggu. Meniikmati pepes jambal di RM Pepes Jambal Walahar Bapak H. Dirja, Klari Karawang, Jawa Barat saat makan siang begitu nikmat.

Rumah Makan Pepes Jambal Walahar Bapak HM Dirja ini tempatnya simpel tanpa pendingin ruang dan ada tempat lesehan. Untuk tempat parkirnya lumayan luas.

Menu Pepes Walahar H. Dirja Karawang

Pasti di sini bukan hanya sediakan pepes jambal, tapi bermacam pepes ada di sini. Mulai pepes ayam, pepes oncom, pepes teri, pepes jamur, pepes ikan mas, pepes peda dan pepes tahu.

Untuk nasi di sini disedikan nasi timbel, nasi yang telah dibungkus dengan daun pisang, dihidangkan lahapan dan sambal ciri khas sunda. Oh ya di sini selainnya menu pepes ada pula menu udang goreng, ayam goreng dan ikan bakar.

Pepes jambal sebagai unggulan di sini memang nikmat, dengan bumbu kuning dan ikan tidak amis, rasanya sedap apa lagi sambel di sini pedasnya oke sekali.

Baca Juga : Penasaran Cicip Sedapnya Ikan Bakar Cianjur, Kamu Udah Pernah Coba?

Nikmatnya Menyantap Pepes Walahar H. Dirja Disamping Bendungan Karawang (foto; fastly.4sqi.net)

Perjalanan Rumah Makan Pepes Walahar H. Dirja Karawang

Rumah makan yang telah ada dari tahun 1986 ini, ada pas di dekat teritori Bendungan Walahar, salah satunya warisan Belanda yang sekarang ini jadi tempat rekreasi di Karawang.

Si pemilik rumah makan, namanya Hj. Siti Kurnia yang dikenali dengan Nyonya Dirja bercerita ke eradotid mengenai riwayat rumah makannya yang tumbuh bersama perubahan kehadiran Bendungan Walah dari periode ke periode.

Saat sebelum ia dan suaminya membuka rumah makan, wilayah ini sudah ada sebagai bendungan peninggalan Belanda yang berada di Karawang. Sesudah Indonesia merdeka beberapa orang disekitarnya hidup dengan mengambil ikan-ikan dengan menjala di bendungan dan kali Walahar.

Satu diantaranya adalah H. Dirja, tiap hari beliau membawa ikan kali dimulai dari ikan kecil seperti teri, ikan tawes sampai ikan terbesar, seperti ikan Jambal yang sekarang jadi menu khusus di dalam rumah makan walahar.

Bermula dari kebiasan keluarga melahap ikan hasil tangkapan suami, pada akhirnya mereka membuka rumah makan namanya Pepes Jambal Walahar Dirja di dekat bendungan walahar, persisnya di Dusun Walahar, Kecamatan Klari, Karawang Timur.

Baca Juga : Nasi Pedas Bu Andika, Sensasi Nasi Campur Bali Yang Pedasnya Membakar Mulut

Pepes Walahar H. Dirja, Nikmat Jadi Favorit Berbagai Kalangan

Usaha pepes jambal yang dibuat bersama, sebagai cikal akan pepes yang sangat populer. Sebagian besar pejabat negara, telah nikmati pepes olahannya yang populer dengan hidangan sahaja, tetapi kesedapannya tak pernah berbeda karena Nyonya Dirja hingga saat ini tidak mengubah style masak.

Masih tetap memakai tungku dan kayu bakar untuk memprosesnya, lalu pemakaian bumbu-bumbu berkualitas sebagai resep yang dipertahankannya hingga saat ini.

Di saat buka usaha ini, cuman saya dan suami saya saja yang meng-handle tetapi alhamdulillah makin banyak yang mengenal tempat makan ini.

Sekarang ini warung pepes walahar telah meluaskan tempat makan kurang lebih 500 mtr dengan ide lesehan. Saat ini karyawan rumah makan pepes walahar mencapai 25 orang.

Meskipun telah populer dan ada di dekat teritori rekreasi, harga dari variasi pepes di dalam rumah makan ini benar-benar dapat dijangkau.

Mulai dari harga 5ribu rupiah untuk pepes jamur, tahu, oncom dan teri sampai 20 ribu ke atas untuk variasi pepes ikan, seperti ikan jambal, gurame, ikan mas, selanjutnya gurame, Tawes, lele dan ada banyak lagi.

Selain opsi pepes, rumah makan yang cuman membuka dimulai dari jam 8 pagi sampai 6 sore hari ini, sediakan opsi sambal ciri khas jawa barat seperti sambal berasa, kacang, selanjutnya karedok sunda yang paling mengunggah hasrat.

Tidak itu saja, nikmati tiap makanan di sini makin komplet dengan minuman kelapa muda yang paling beri kesegaran.

Pepes ayam memakai bumbu kuning ini rasanya sedap menyerap sampai di dalam daging ayamnya. Rupanya makan di Rumah Makan Pepes Jambal Walahar Bapak HM Dirja memang nikmat dan Nikmat.

Harga juga dapat dijangkau, di mana harga pepes jambal Rp 6.000, pepes jamur Rp 6.000, pepes ayam Rp 11.000, pepes teri Rp 6.000, pepes oncom Rp 4.000, nasi timbel Rp 6.000, lahapan + sambel Rp 7.000.

Baca Juga : Rekomendasi Sate Lilit Halal dan Nikmat di Bali

Nah itu dia ulasan singkat tentang Nikmatnya Menyantap Pepes Walahar H. Dirja Disamping Bendungan Karawang. Simak juga artikel menarik lain tentang ikan bakar Cianjur, kuliner Banten, nasi uduk Betawi, dan nasi campur Bali di halaman utama. Selamat membaca!