Obati Eksim Secara Alami dengan 7 Cara Ini

Kulit kering dan gatal yang menyertai eksim dapat ditenangkan dengan pengobatan rumahan dan perawatan alami. Orang dapat menggunakan krim, produk alami, dan perubahan pola makan serta gaya hidup untuk mengelola atau mencegah gejala eksim, terutama di musim dingin, ketika gejalanya cenderung paling buruk.

Obati Eksim Secara Alami dengan 7 Cara Ini
Obati Eksim Secara Alami dengan 7 Cara Ini
jasa backlink pbn

Kulit kering dan gatal yang menyertai eksim dapat ditenangkan dengan pengobatan rumahan dan perawatan alami. Orang dapat menggunakan krim, produk alami, dan perubahan pola makan serta gaya hidup untuk mengelola atau mencegah gejala eksim, terutama di musim dingin, ketika gejalanya cenderung paling buruk.

Zat alami, seperti gel lidah buaya dan minyak kelapa, dapat melembabkan kulit yang kering dan rusak. Mereka juga dapat melawan peradangan dan bakteri berbahaya untuk mengurangi pembengkakan dan mencegah infeksi.

Pengobatan alami tidak dapat menyembuhkan eksim, tetapi dapat membantu mengelola gejala dan mencegah flare. Artikel ini membahas solusi alami terbaik untuk eksim. Dilansir dari Medical News Today, berikut 7 cara mengobati eksim secara alami.

1. Gel Lidah Buaya

Cara mengobati eksim secara alami yang pertama yaitu dengan menggunakan gel lidah buaya. Gel lidah buaya berasal dari daun tanaman lidah buaya. Orang-orang telah menggunakan gel lidah buaya selama berabad-abad untuk mengobati berbagai macam penyakit. Salah satu penggunaan yang umum adalah untuk meredakan eksim.

Tinjauan sistematis dari tahun 2015 melihat efek lidah buaya pada kesehatan manusia. Para peneliti melaporkan bahwa gel memiliki jenis properti berikut:

  • antibakteri
  • antimikroba
  • meningkatkan sistem kekebalan
  • penyembuhan luka

Efek antibakteri dan antimikroba dapat mencegah infeksi kulit, yang lebih mungkin terjadi ketika seseorang memiliki kulit yang kering dan pecah-pecah. Sifat penyembuhan luka lidah buaya dapat menenangkan kulit yang rusak dan mempercepat penyembuhan.

Bagaimana cara menggunakannya

Orang bisa membeli gel lidah buaya di toko kesehatan atau online, atau mereka dapat membeli tanaman lidah buaya dan menggunakan gel langsung dari daunnya.

Pilih produk gel lidah buaya dengan sedikit bahan, yang lain biasanya mengandung pengawet, alkohol, pewangi, dan pewarna, yang semuanya dapat mengiritasi kulit sensitif. Alkohol dan bahan pengering lainnya bisa memperburuk eksim.

Mulailah dengan sedikit gel untuk memeriksa sensitivitas kulit. Terkadang lidah buaya bisa menyebabkan rasa terbakar atau menyengat. Namun secara umum, ini aman dan efektif untuk orang dewasa dan anak-anak.

Baca Juga: 4 Manfaat Mengonsumsi Lidah Buaya untuk Kesehatan

2. Cuka Sari Apel

Cuka sari apel adalah pengobatan rumahan yang populer untuk berbagai kondisi, termasuk sebagai cara mengobati eksim. National Eczema Association (NEA) melaporkan bahwa cuka sari apel dapat membantu mengatasi kondisi tersebut. Namun, mereka merekomendasikan untuk berhati-hati, karena asam cuka dapat merusak jaringan lunak.

Tidak ada penelitian yang memastikan bahwa cuka sari apel mengurangi gejala eksim, tetapi ada beberapa alasan mengapa cuka apel dapat membantu:

Menyeimbangkan tingkat keasaman kulit

Cuka sangat asam. Kulit secara alami bersifat asam, tetapi penderita eksim mungkin memiliki kulit yang kurang asam dibandingkan orang lain. Ini bisa melemahkan pertahanan kulit. Menerapkan cuka sari apel yang diencerkan dapat membantu menyeimbangkan tingkat keasaman kulit, tetapi cuka dapat menyebabkan luka bakar jika tidak diencerkan.

Sebaliknya, banyak sabun, deterjen, dan pembersih bersifat basa. Mereka dapat mengganggu keasaman kulit, yang dapat membuat kulit rentan terhadap kerusakan. Ini mungkin menjelaskan mengapa mencuci dengan sabun tertentu dapat menyebabkan eksim flare.

Memerangi bakteri

Penelitian telah menemukan bahwa cuka sari apel dapat melawan bakteri, termasuk Escherichia coli dan Staphylococcus aureus. Menggunakan cuka sari apel pada kulit dapat membantu mencegah kulit yang rusak agar tidak terinfeksi.

Bagaimana cara menggunakannya

Selalu encerkan cuka sari apel sebelum mengoleskannya ke kulit. Cuka yang tidak diencerkan dapat menyebabkan luka bakar kimiawi atau cedera lainnya. Orang dapat menggunakan cuka untuk membungkus atau mandi basah, dan cuka tersedia di sebagian besar supermarket dan toko kesehatan.

Untuk menggunakan cuka sari apel dalam bungkus basah:

  • Campurkan 1 cangkir air hangat dan 1 sendok makan cuka.
  • Oleskan larutan ke kapas atau kain kasa.
  • Tutupi balutan dengan kain katun bersih.
  • Biarkan di area tersebut selama 3 jam.

Untuk mencoba berendam dengan cuka sari apel:

  • Tambahkan 2 cangkir cuka sari apel ke dalam bak mandi air hangat.
  • Rendam selama 15-20 menit.
  • Bilas tubuh sampai bersih.
  • Lembapkan dalam beberapa menit setelah mandi.

3. Oatmeal Koloid

Cara mengobati eksim secara alami berikutnya yaitu dengan oatmeal koloid. Oatmeal koloid, juga dikenal sebagai Avena sativa, dibuat dari oat yang telah digiling dan direbus untuk mengekstrak khasiat penyembuhan kulitnya.

Sebuah studi tahun 2015 melaporkan bahwa lotion oatmeal koloid memiliki sifat antioksidan dan anti-inflamasi, yang menghasilkan peningkatan:

  • kekeringan kulit
  • penskalaan
  • kekasaran
  • intensitas gatal

Menurut hasil uji coba terkontrol secara acak, pelembab oatmeal koloid bekerja lebih baik daripada kontrol.

Bagaimana cara menggunakannya

Tambahkan bubuk oatmeal koloid ke dalam bak mandi air hangat dan rendam. Pilih produk oatmeal koloid yang mengandung gandum sebagai satu-satunya bahan dan hindari yang mengandung pewangi atau aditif. Orang dapat membeli oatmeal koloid murni dari toko kesehatan atau online.

Oatmeal koloid umumnya aman untuk segala usia, tetapi orang yang alergi terhadap oat harus menghindarinya. Orang yang alergi gluten harus berhati-hati, karena oat sering diolah dengan gandum.

4. Mandi

Mandi adalah bagian penting dari perawatan eksim. Ketika seseorang mengalami kondisi kulit seperti eksim, kulitnya membutuhkan kelembapan ekstra karena lapisan luarnya tidak berfungsi sebagaimana mestinya.

Bagi beberapa orang, sering mencuci dapat mengeringkan kulit dan memperburuk eksim. Ini dapat terjadi jika:

  • menggunakan air yang terlalu panas atau dingin
  • menggunakan sabun yang salah
  • tidak melembabkan sesudahnya
  • Hindari mandi terlalu sering. Kebanyakan bayi dan anak-anak perlu mandi sekali atau dua kali seminggu.
  • NEA merekomendasikan agar orang dewasa:
  • mandi atau mandi setidaknya sekali sehari
  • gunakan air hangat
  • batasi mandi hingga 10–15 menit
  • hindari menggosok kulit
  • gunakan pembersih yang lembut sebagai pengganti sabun
  • cobalah berbagai jenis rendaman obat, seperti yang mengandung soda kue, cuka, atau oatmeal

Mandi air panas yang lama dapat menghilangkan minyak alami dan kelembapan dari kulit. Mandi sebentar dan pertahankan suhu air hangat, bukan panas.

Setelah mandi, lembapkan dalam waktu 3 menit setelah keluar. Tepuk lembut kulit hingga kering dengan handuk dan oleskan pelembab berbahan dasar minyak sebelum kulit benar-benar kering. Ini dapat membantu menyegel air dari pancuran atau bak mandi sebelum menguap. Setelah mencuci dan mengeringkan tangan, oleskan pelembap untuk membantu mencegah eksim merebak.

5. Minyak Kelapa

Minyak kelapa mengandung asam lemak sehat yang dapat menambah kelembapan pada kulit, yang dapat menjadi cara mengobati eksim secara alami.

Selain itu, minyak kelapa murni dapat melindungi kulit dengan membantu memerangi peradangan dan meningkatkan kesehatan pelindung kulit.

Uji klinis acak mengamati efek penggunaan minyak kelapa murni pada kulit pada anak-anak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa menggunakan minyak selama 8 minggu memperbaiki gejala eksim lebih baik daripada minyak mineral.

Bagaimana cara menggunakannya

Oleskan minyak kelapa murni langsung ke kulit setelah mandi dan beberapa kali sehari. Gunakan sebelum tidur agar kulit tetap lembap semalaman.

Minyak kelapa extra-virgin umumnya padat pada suhu kamar, tetapi kehangatan tubuh seseorang mengubahnya menjadi cair. Orang yang alergi terhadap kelapa sebaiknya tidak menggunakan minyak kelapa.

Baca Juga: 10 Manfaat Minyak Zaitun, dari Menjaga Berat Badan hingga Mencegah Pertumbuhan Sel Kanker

6. Madu

Madu adalah agen antibakteri dan anti-inflamasi alami, dan orang telah menggunakannya untuk menyembuhkan luka selama berabad-abad. Kesimpulan dari sebuah tinjauan menegaskan bahwa madu dapat membantu menyembuhkan luka dan meningkatkan fungsi sistem kekebalan, yang berarti dapat membantu tubuh melawan infeksi.

Ulasan lain menyatakan bahwa madu bermanfaat untuk mengobati berbagai penyakit kulit, termasuk luka bakar dan luka, serta memiliki kemampuan antibakteri. Diterapkan langsung pada eksim, madu dapat membantu mencegah infeksi sekaligus melembabkan kulit dan mempercepat penyembuhan.

Bagaimana cara menggunakannya

Coba oleskan sedikit madu ke area tersebut. Produk madu manuka yang dirancang untuk perawatan luka dan aplikasi kulit.

7. Minyak Pohon Teh

Produsen memperoleh minyak pohon teh dari daun pohon Melaleuca alternifolia. Orang sering menggunakan minyak ini untuk membantu mengatasi masalah kulit, termasuk eksim. Ulasan tahun 2013 mengidentifikasi sifat anti-inflamasi, antibakteri, dan penyembuhan luka dalam minyak. Ini dapat membantu meredakan kekeringan dan gatal-gatal pada kulit serta membantu mencegah infeksi.

Bagaimana cara menggunakannya

Selalu encerkan minyak esensial sebelum digunakan pada kulit. Coba campurkan minyak pohon teh dengan minyak pembawa, seperti almond atau minyak zaitun, lalu oleskan larutannya. Beberapa produk termasuk minyak pohon teh dalam bentuk encer.