Pelapor Kasus Pelecehan Seksual di Unsri Bertambah Jadi Empat Mahasiswa

Korban pelecehan seksual Mahasiswa Universitas Sriwijaya (Unsri) bertambah menjadi empat orang. Laporan terakhir satu korban tambahan juga melaporkan dosen yang sama yang diadukan pelapor sebelumnya ke Polda Sumatera Selatan, Sabtu (4/12).

Pelapor Kasus Pelecehan Seksual di Unsri Bertambah Jadi Empat  Mahasiswa
Pelapor Kasus Pelecehan Seksual di Unsri Bertambah Jadi Empat Mahasiswa
jasa backlink pbn

Korban pelecehan seksual Mahasiswa Universitas Sriwijaya (Unsri) bertambah menjadi empat orang. Laporan terakhir satu korban tambahan juga melaporkan dosen yang sama yang diadukan pelapor sebelumnya ke Polda Sumatera Selatan, Sabtu (4/12).

Kepala Subdirektorat IV Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Sumsel Komisaris Masnoni mengatakan korban berinisial D berani melapor karena ada tiga korban lain yang sudah melapor terlebih dahulu.

D merupakan mahasiswa Fakultas Ekonomi Unsri, seperti korban F dan C yang melapor pada Rabu (1/12) lalu. Ketiganya melaporkan dosen yang sama berinisial R.

"Dia ikut melapor karena ada dua seniornya yang sudah melapor. Laporan korban sudah diterima dan pemeriksaannya bertepatan dengan dua orang saksi terkait kasus yang sama," ujar Masnoni.

Menurut pengakuan D, katanya, modus yang dilancarkan dosen R serupa seperti kedua korban sebelumnya, yakni melalui pesan WhatsApp tidak senonoh. Laporan D masuk ke dalam berkas laporan yang sama dengan korban F dan C.

Sementara untuk korban DR mahasiswa Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) dalam berkas laporan lain karena pelaku merupakan dosen yang berbeda.

Sementara itu, Ketua Satgas Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Unsri Rahmat Riady mengatakan kasus pelecehan seksual secara fisik dan verbal di kampusnya bagai fenomena gunung es.

Pihaknya banyak menerima informasi kasus pelecehan seksual, namun kebanyakan korban belum berani melaporkan. Pihaknya masih melakukan pendampingan dan mendorong korban untuk melaporkan kejadian tersebut.