Penembakan Mal Copenhagen - Tersangka Memiliki Masalah Kesehatan Mental

Penembakan Mal Copenhagen - Tersangka Memiliki Masalah Kesehatan Mental. Sebuah penembakan brutal kembali terjadi pekan ini.

Penembakan Mal Copenhagen - Tersangka Memiliki Masalah Kesehatan Mental
Penembakan Mal Copenhagen - Tersangka Memiliki Masalah Kesehatan Mental (mediaindonesia.com)
jasa backlink pbn

MPOTIMES - Penembakan Mal Copenhagen - Tersangka Memiliki Masalah Kesehatan Mental. Sebuah penembakan brutal kembali terjadi pekan ini. Kali ini terjadi di kota terbesar Denmark.

Kasus ini mengejutkan banyak pihak, karena Denmark dinilai sebagai negara yang nyaris tidak pernah terjadi pembunuhan brutal semacam ini. Berbeda dengan kejadiaan di Amerika Serikat yang seringkali terjadi.

Polisi mengatakan tersangka yang ditangkap setelah membunuh sedikitnya tiga orang di sebuah mal menderita masalah kesehatan mental.

Menurut polisi Denmark, tersangka dalam insiden penembakan di sebuah pusat perbelanjaan di Kopenhagen pada akhir pekan yang menewaskan tiga orang diketahui oleh layanan kesehatan mental.

"Tersangka kami juga dikenal di layanan psikiatri, saya tidak ingin berkomentar lebih jauh," kata kepala polisi Kopenhagen Soren Thomassen pada konferensi pers, Senin.

Thomassen menambahkan bahwa korban tampaknya telah ditargetkan secara acak dan tidak ada yang menunjukkan bahwa itu adalah tindakan kekerasan.

Baca Juga Foto Menyentuh Ridwan Kamil Dan Heinrich Beredar

"Dugaan kami adalah bahwa korbannya acak, tidak dimotivasi oleh jenis kelamin atau apa pun," kata Thomassen.

Kepala polisi belum dapat menyebutkan motifnya, tetapi mengatakan persiapan sedang dilakukan untuk serangan itu dan tersangka berusia 22 tahun itu tidak dibantu oleh orang lain.

“Seperti yang terjadi, sepertinya dia bertindak sendiri,” katanya.

Ketiga korban tewas telah diidentifikasi sebagai remaja perempuan dan laki-laki Denmark, keduanya berusia 17 tahun, dan warga negara Rusia berusia 47 tahun yang tinggal di Denmark.

Empat lainnya terluka dalam penembakan itu: dua wanita Denmark berusia 19 dan 40 tahun, dan dua orang Swedia, seorang pria berusia 50 tahun dan seorang wanita berusia 16 tahun.

Polisi mengkonfirmasi bahwa tersangka hadir di mal pada saat penembakan dan diketahui polisi "tetapi hanya di sela-sela".

Mereka menambahkan bahwa mereka yakin video tersangka yang tersebar di media sosial sejak Minggu malam itu asli.

Beberapa rekaman menunjukkan pemuda itu berpose dengan senjata, meniru gerakan bunuh diri, dan berbicara tentang obat psikiatri yang "tidak efektif".

Akun YouTube dan Instagram yang diyakini milik tersangka ditutup semalam, kata kantor berita AFP.

Penembakan itu terjadi pada Minggu sore di pusat perbelanjaan Fields yang sibuk, yang terletak di antara pusat kota dan bandara Kopenhagen.

"Pelaku Adalah Psikopat"

Menurut polisi, para penyerang dipersenjatai dengan senapan, pistol, dan pisau, dan meskipun senjata itu tidak ilegal, para tersangka tidak memiliki izin untuk itu.

Saksi mata yang dikutip oleh media Denmark menggambarkan bagaimana tersangka mencoba membingungkan publik dengan mengatakan senjatanya palsu untuk mendekatkan mereka.

“Dia cukup psikopat untuk mulai berburu orang, tetapi dia tidak melarikan diri,” kata seorang saksi kepada penyiar publik DR.

Saksi lain mengatakan kepada media Denmark bahwa mereka telah melihat lebih dari 100 orang berlari ke pintu keluar mal ketika tembakan pertama dilepaskan.

Perdana Menteri Mette Frederiksen mengutuk "serangan brutal" itu dalam sebuah pernyataan pada Minggu sore.

“Ibukota kita yang indah dan biasanya begitu aman berubah dalam sekejap mata,” katanya.