Polres Pamekasan Dikepung Warga, Habib Yusuf Alkaf yang Terduga Dalam Kasus Pencabulan Dibebaskan Polisi

Habib Yusuf Alkaf dibebaskan Polisi Pamekasan Madura Jawa Timur (Jatim) setelah kantor polres dikepung ratusan massa, Selasa (01/02/2022) malam. Di Mapolres Pamekasan Massa aksi berteriak meminta Habib Yusuf Alkaf dikeluarkan. Massa aksi mengatakan anggota Polres Pamekasan tidak bisa seenaknya menangkap Habib Yusuf Alkaf, karena ia bukanlah maling.

Polres Pamekasan Dikepung Warga, Habib Yusuf Alkaf yang Terduga Dalam Kasus Pencabulan Dibebaskan Polisi
Polres Pamekasan Dikepung Warga, Habib Yusuf Alkaf yang Terduga Dalam Kasus Pencabulan Dibebaskan Polisi
jasa backlink pbn

Habib Yusuf Alkaf dibebaskan Polisi Pamekasan Madura Jawa Timur (Jatim) setelah kantor polres dikepung ratusan massa, Selasa (01/02/2022) malam. Di Mapolres Pamekasan Massa aksi berteriak meminta Habib Yusuf Alkaf dikeluarkan. Massa aksi mengatakan anggota Polres Pamekasan tidak bisa seenaknya menangkap Habib Yusuf Alkaf, karena ia bukanlah maling.

Sebelumnya, Satreskrim Polres Pamekasan menangkap Habib Yusuf Alkah pada Senin 31 Januari 2022 sekitar pukul 19.30 WIB. Atas dugaan kasus pencabulan terhadap anak di bawah umur, Habib Yusuf Alkah ditangkap di Pasar Omben Sampang.

Selang beberapa lama setelah penangkapan Habib Yusuf Alkaf, kantor Polres dikepung massa. Koordinator aksi, Habib Amin, meminta polisi membuktikan kesalahan Habib Yusuf Alkaf terkait tuduhan melakukan pencabulan terhadap anak di bawah umur.

Selain itu, adik kandung Habib Yusuf Alkaf itu juga meminta polisi menghadirkan saksi untuk memberikan keterangan terhadap para jemaah Habib Yusuf Alkaf yang ada di depan Mapolres Pamekasan.

Dia menilai ada orang yang berupaya menebar kebencian terhadap keluarganya dengan menuduh Habib Yusuf Alkaf mencabuli dua anak di bawah umur.

Kasatreskrim Polres Pamekasan AKP Tomy Prambana, sebelumnya mengatakan kalau Habib Yusuf Alkah ditangkap terkait kasus pencabulan pada Senin 31 Januari 2022 sekitar pukul 19.30 WIB. Dia ditangkap di Pasar Omben Sampang.

Berdasarkan pengakuan para korban, kata dia, pencabulan yang dilakukan oleh Habib Yusuf Alkaf terhadap dua anak didiknya tidak sampai hamil. Namun, tindakan asusila itu sering dilakukan.

Dia menerangkan, sebelum menangkap tersangka, polisi telah melayangkan pemanggilan dua kali. Namun panggilan untuk dimintai keterangan perihal laporan tindakan asusila pada bulan November 2021 itu tidak dihadiri.

Hasil gelar perkara yang telah dilakukan pihak kepolisian, Habib Yusuf Alkaf dinyatakan memenuhi unsur pidana melakukan pencabulan terdahap dua anak di bawah umur.

Dia menambahkan, saat ini Habib Yusuf Alkaf tengah menjalani pemeriksaan lebih lanjut di ruang Satreskrim Polres Pamekasan. Setelah itu, nanti akan dilakukan gelar perkara kembali untuk tindakan berikutnya.