Problematik Nomor KBLI Untuk Industri Video Game di Indonesia

Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLI) merupakan kode untuk mengklasifikasikan industri. Tiap negara punya KBLI masing-masing yang mana KBLI negara yang merupakan turunan dari International Standard Industry Classification (ISIC). KBLI juga jadi patokan untuk pemerintah dalam membuat program bantuan terhadap suatu industri ataupun regulasi di suatu industri.

Problematik Nomor KBLI Untuk Industri Video Game di Indonesia
Problematik Nomor KBLI Untuk Industri Video Game di Indonesia
jasa backlink pbn

Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLI) merupakan kode untuk mengklasifikasikan industri. Tiap negara punya KBLI masing-masing yang mana KBLI negara yang merupakan turunan dari International Standard Industry Classification (ISIC). KBLI juga jadi patokan untuk pemerintah dalam membuat program bantuan terhadap suatu industri ataupun regulasi di suatu industri.

Untuk game developer yang ingin membuat perusahaan, kode KBLI adalah 62011 menurut KBLI tahun 2017.

Baca Juga: Mau Buat Tim Esport? Sekarang Harus Berbentuk PT, Simak Persyaratannya Berikut Ini!

“Kelompok ini mencakup kegiatan pengembangan video game, seperti kegiatan desain konsep game, pengembangan piranti lunak video game, pembuatan aset grafis, pembuatan animasi yang berkaitan dengan video game, pembuatan suara dan musik, pengujian video game, dan dukungan lainnya untuk video game” KBLI 62011 revisi tahun 2017.

Kode 62011 merupakan kode dalam kategori J, artinya kategori J adalah “Information and Communication” dimana di dalamnya melingkupi produksi dan distribusi dari informasi dan produk kebudayaan yang ditransmisikan menggunakan teknologi. Di kode J ini ada juga software publishing, motion picture, sound recording, radio dan TV broadcasting, programming, aktivitas telekomunikasi, aktivitas IT, dan lain-lain.

Kode KBLI lain yang berhubungan dengan video game adalah kode KBLI 5820 yakni publikasi software (software publishing). Di Singapura dan Malaysia mereka menspesifikan 62011 sebagai kegiatan pengembangan game (game development), di Korea, Jepang, dan Amerika mereka tidak begitu. Kode pamungkas mereka buat industri game ini ada di kode 5280.

Kalau begitu kenapa tidak kode 62011 itu dipindahkan ke kode 5280? Problemnya di Indonesia mereka yang membuat video game, tidak semuanya untuk dipublikasikan. Contohnya serious games, game yang dibuat untuk client based project, ini tidak bisa masuk kategori 5280. Lalu skala industri dalam negeri juga tidak bisa compete head to head dengan 5280. Misalkan yang development dianggap sama dengan publisher, maka ketika pemerintah membuat kebijakan untuk mendorong industri game di Indonesia, semua game publisher di Indonesia kena walaupun mereka tidak ada developmentnya di Indonesia.

Baca Juga: Kenapa Tim Esport Harus Berbentuk PT? Simak Penjelasannya Berikut Ini

Pada 15 Juni 2020 Asosiasi Game Indonesia (AGI) mengadakan pembahasan revisi KBLI 2020. Beberapa usulan yang disampaikan adalah sebagai berikut:

“Kelompok ini mencakup kegiatan pengembangan video game seperti kegiatan menulis, memodifikasi, mendesain, menguji, dan dukungan lainnya untuk pengembangan piranti lunak video game,” usulan kode 62011 – Aktivitas Pengembangan Video Game

“Kelompok ini mencakup kegiatan usaha penerbitan video game untuk semua platform sistem operasi,” usulan Kode 58201/2 – Penerbitan Video Game