Profil Wahyu Iman Santosa, Hakim Ketua yang Memimpin Sidang Ferdy Sambo

Wahyu Iman Santosa, Wakil Ketua Pengadilan Negeri Jakarta Selatan (PN Jaksel) bakal pimpin sidang perkara pembunuhan berencana Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat dengan terdakwa Irjen Ferdy Sambo dan kawan-kawan.

Profil Wahyu Iman Santosa, Hakim Ketua yang Memimpin Sidang Ferdy Sambo
Profil Wahyu Iman Santosa, Hakim Ketua yang Memimpin Sidang Ferdy Sambo
jasa backlink pbn

Wahyu Iman Santosa, Wakil Ketua Pengadilan Negeri Jakarta Selatan (PN Jaksel) bakal pimpin sidang perkara pembunuhan berencana Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat dengan terdakwa Irjen Ferdy Sambo dan kawan-kawan.

Berdasarkan berbagai sumber yang dikutip Selasa (11/10/2022), Wahyu Iman Santosa sudah lama malang melintang di dunia hakim Indonesia. Wahyu tercatat memimpin pengadilan negeri (PN) di beberapa kota/kabupaten.

Baca Juga: Banding Ditolak, Ferdy Sambo Resmi Dipecat Tanpa Upacara PTDH

Wahyu Iman Santoso pernah menjabat sebagai ketua PN Batulicin. Kemudian, dirotasi menjabat ketua PN Karanganyar. Awal Desember 2017 lalu, Wahyu Iman Santoso, dipromosikan sebagai ketua PN Tarakan Kelas IB. Pria lulusan Magister Hukum ini juga pernah menjabat sebagai ketua PN Denpasar. Belum genap setahun, pada Desember 2021 dirotasi menjabat ketua PN Kota Batam.

Saat menjabat sebagai ketua PN Kota Batam, Wahyu Iman, mengungkap fakta menarik soal tren gugatan angka perceraian di Kota Batam. Dia mengungkap tren gugatan angka perceraian di Kota Batam setiap tahun terus meningkat, setidaknya sejak 2 tahun terakhir.

Baca Juga: Mabes Polri Berikan Penjelasan Terkait Tiga Kapolda yang Diduga Terlibat Kasus Ferdy Sambo

Terbaru, Ketua PN Jakarta Selatan (Jaksel) Saut M Pasaribu melantik dan mengambil sumpah jabatan Wahyu Iman Santosa sebagai wakil ketua PN Jaksel pada 9 Maret 2022 lalu.

Saat menjadi ketua majelis hakim perkara pembunuhan Ferdy Sambo dkk, publik akan mengarahkan perhatiannya kepada Wahyu Iman Santoso. Masyarakat berharap, majelis hakim dapat memutuskan perkara pembunuhan berencana terhadap Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat oleh Ferdy Sambo maupun perkara obstruction of justice dengan seadil-adilnya.