Review All Of Us Are Dead, Serial Thriller Zombie Korea

All of us are dead adalah serial drama korea bergenre zombie/horor yang telah rilis pada 28 januari 2022 di netflix. Serial ini di produksi oleh JTBC Studio & film monster

Review All Of Us Are Dead, Serial Thriller Zombie Korea
all of us are dead
jasa backlink pbn

Mpotimes - All of us are dead adalah serial drama korea bergenre zombie/horor yang telah rilis pada 28 januari 2022 di netflix. Serial ini di produksi oleh JTBC Studio & film monster yang di angkat dari webtoon berjudul Now At Our School karya Joo dong-Geun yang rilis pada 2009-2011.

Lee Jae-Kyoo adalah sutradara serial drama korea bergenre horor ini. Serial ini dibagi menjadi 12 episode, sejak episode pertama All of us are dead sudah memberi tensi tinggi yang membuat jantung menjadi berdegup kencang. Serial ini di perankan oleh Park Ji Ho sebagai Nam Onh Jo, Yoon Chan Young sebagai Cheong San, Choi Yi Hyun sebagai Choi Nam Ra, Park Solomon sebagai Lee Soo Hyuk, Yoo In Soo sebagai Yoon Gwi Nam, Lee Yoo Mi sebagai Lee Na Yeon, dan Lee Eun Saem sebagai Park Mi Jin,

All of us are dead terdiri dari 12 episode, serial ini dengan cepat mencapai puncak tangga global netflix dengan banyak pemirsa di seluruh dunia. Bahkan drama korea ini banyak yang membandingkan dengan drama squid game yang sempat mearik perhatian beberapa waktu yang lalu.

Awal mula “All of us are dead”

Kisah drama ini dimulai berlatar belakang sekolah menengah atas Hyosan, dimana ada seorang guru sains cerdas bernama Lee Byong-Chan yang mempunyai anak laki-laki sering di bully disekolah hingga sempat mencoba bunuh diri. Sang ayah membuat formula untuk anaknya agar memiliki stamina yang kuat dan bisa melawan para pembully disekolahnya.

Tetapi alih-alih menjadi kuat formula tersebut malah menjadi sebuah virus yaitu virus jonas yang menyebabkan anaknya menjadi zombie. Masalah semakin rumit saat ada seorang siswi SMA Hyosan secara tidak sengaja tergigit oleh manster percobaan Lee Byong-Chan yang mengubahnya menjadi zombie dan menciptakan rangkaian kejadian yang ada di SMA Hyosan dan sampai keluar ke seluruh penjuru kota

Alur Yang Cepat

Sejak epidose pertama All of us are dead langsung mengajak penonton langsung masuk ke konflik utama. Dengan masalah yang ada di satu sekolah menyebabkan hampir semua orang di kota menjadi zombie. Meski drama korea ini memberi ketegangan tetapi tidak seperti Home Sweet Home yang seolah tak memberi waktu penonton untuk beristirahat dari jump scare.

Serial zombie ini menghadirkan darma dan action yang seimbang, dengan CGI di beberapa scene yang cukup halus membuat serial ini cukup nyaman untuk dilihat. Terkadang suara tulang manusia yang berubah menjadi zombie membuat penonton akan merinding.

Bukan Hanya Bagaimana Cara Bertahan Hidup

all of us are dead

Selain cara bertahan hidup dan persahabatan, All of us are dead menyelipkan kisah betapa cinta orang tua terhadap anaknya hingga mereka rela mati. Selain itu sang sutradara juga meracik bumbu-bumbu percintaan remaja, kisah cinta bertepuk sebelah tangan, ketulusan memaknai kehilangan, berkorban untuk teman dan orang tersayang yang bikin penonton semakin gemas.

Scene yang paling haru adalah saat para siswa yang masih selamat mencoba bertahan di lantai paling atas gedung sekolah dan duduk melingkar dengan api uggun yang menyala. Masing-masing mengutarakan isi hatinya dan itulah yang membuat mereka semakin yakin kalau mereka akan selamat, walaupun kenyataannya tidak semua yang selamat.

Fenomena Jaman Sekarang

Dalam serial All of use are dead ini sutradara menyajikan sebuah realita kehidupan modern sebuah kota kecil dimana fenomena membuat konten masih ada di tengah kekacuan yang ada di kota tersebut. Seorang Youtuber atau Streamer nekat memasuki kota yang penuh dengan zombie agar bisa dapat konten secara live yang mengakibatkan dirinya di serang ratusan zombie.

Akting Para Pemain

Para pemain All of use are dead ini memainkan peran mereka masing-masing dengan sangat baik walaupun kebanyakan masih terbilang cukup muda. Selain itu melihat para pemeran yang semakin berkembang di tiap episodenya membuat penonton dapat terhanyut dalam serial drama korea zombie ini. Melihat bagaimana karakter ketua kelas, anak orang berada, kakak kelas yang akhirnya berempati terhadap adik kelasnya. Mereka semua pada akhirnya saling mengerti dan satu tujuan yaitu selamat dan bertahan hidup bersama tanpa ada yang di korbankan lagi.

Akhir Cerita All Of Us Are Dead

Setelah beberapa hari kota telah kacau akhirnya pemerintah setempat akan meledakkan kota tersebut, karena itu satu-satunya cara yang bisa membasmi zombie. Para siswa yang masih hidup berusaha sekuat tenaga bersama-sama untuk menyelamtakan diri dari zombie dan ledakan bom.

Setelah Beberapa bulan dari peledakan beberapa siswa yang selamat kembali lagi ke gedung sekolah, mereka meyakini masih ada teman mereka yang masih hidup. Dan benar masih ada beberapa siswa yang masih hidup dengan menjadi setengah manusia dan setengah zombie atau disebut sembi.

Beberapa karakter dalam serial ini menuai protes karena kepolosannya, banyak sekali adengan yang bikin gemas karena kurang cepat tanggap dalam menghadapi situasi yang genting. Tetapi untuk pecinta film zombie setiap episodenya akan membuat penasaran yang membuat 12 episode ini tidak akan terasa jika di tonton secara marathon.

All of us are dead sebenarnya tidak memberikan sesuatu yang baru dalam tema zombie, namun ada detail kecil yang membuat serial ini menjadi berbeda dengan yang lainnya. Visual efek yang menarik, emosional dan menegangkan sukses tersuguhkan dalam serial drama korea zombie ini. Mari kita nantikan All of us are dead 2 karena masih ada siswa yang menjadi sembi (setengah zombie).