Sinopsis Film Blue Miracle (2021), Mengikuti Lomba Memancing Demi Membayar Hutang

Omar bersama beberapa anak yatim berusia remaja ikut serta. Tujuannya hanya satu, yaitu menang dan mendapatkan hadiah untuk membayar hutang.

Sinopsis Film Blue Miracle (2021), Mengikuti Lomba Memancing Demi Membayar Hutang
jasa backlink pbn

Mengusung genre Based True Story Film, Drama, Film Blue Miracle asal Amerika, Karya sutradara Julio Quintana telah resmi rilis pada 27 Mei 2021.

Film Blue Miracle dari skenario karya Quintana dan Chris Dowling ini di produksi oleh Third Coast Content, Mucho Mas Media, Endeavor, Reserve Entertainment, Provident Films dan di perankan oleh beberapa actor ternama yaitu Jimmy Gonzales, Dennis Quaid, Bruce McGill, juga Fernanda Urrejola.

Mengisahkan tentang Masa lalu yang kelam sudah dia tinggalkan, kini Omar ingin menjalani hidup dengan lurus, mengayomi, melindungi dan menjadi panutan para anak yatim di sebuah kota Pelabuhan. bersama Becca istrinya, Omar mengelola panti asuhan. Sayangnya, hutang pada bank menghantui keberlangsungan panti asuhan tersebut.

Hingga sebuah kompetisi memancing terbesar di dunia digelar. Dipasangkan bersama Kapten Wade yang nyentrik, Omar bersama beberapa anak yatim berusia remaja ikut serta. Tujuannya hanya satu, yaitu menang dan mendapatkan hadiah untuk membayar hutang.

 

Baca Juga :Sinopsis Film Old (2021), Pantai Yang Bisa Mengubah Orang Menjadi Tua Hanya Dengan Beberapa Jam Saja

 

Sinopsis Blue Miracle

Di Cabo San Lucas, Mexico tahun 2014, di sebuah hunian bersama bernama Casa Hogar, Omar (Jimmy Gonzales) dan Becca (Fernanda Urrejola) tinggal bersama banyak anak yatim. Pada malam sebelumnya salah satu anak lelaki yang dikenal dengan sebutan Tweety pergi dari rumah tersebut dan membuat Omar sibuk mencari. Tweety menunggu ibunya.

Pagi hari, Omar mengajarkan Tweety untuk berdo’a, meminta bantuan pada Tuhan dengan sungguh-sungguh ketika dirinya berada dalam kesulitan. Tak lama seorang petugas polisi bernama Berto datang ke Casa Hogar membawa seorang remaja lelaki yang kepergok mencuri arloji milik orang lain di sebuah dermaga. Berto langsung menduga bahwa anak itu pasti yatim piatu. Dia pun meminta Omar untuk bicara padanya.

Omar memberi remaja itu pilihan, mau mengembalikan jam tersebut lalu minta maaf atau ikut dengan Berto. Remaja yang diketahui bernama Moco (Miguel Angel Garcia) itu lebih memilih bersama Omar. Ketika ditawari tinggal di Casa Hogar untuk bantu merawat anak-anak jalanan yang lain, dia menolak karena tentu saja tak ingin menjadi pengasuh.

Di tempat lain, di dermaga Kapten Wade Malloy (Dennis Quaid) terlihat sedang ‘merayu’ seorang lelaki bernama Gary untuk memakai jasanya guna menangkap ikan Marlin berukuran besar. Wade menjanjikan keberhasilan kepada lelaki yang ‘kebelet’ dipuji oleh rekan-rekannya tersebut. Namun, perjanjian batal karena Wade tersinggung dengan pernyataan Gary lalu mengusirnya.

Rupanya Wade adalah pemilik arloji yang dicuri oleh Moco. Omar datang bersama Moco dan Tweety untuk mengembalikannya. Bukan hanya itu, ‘Papa’ Omar meminta Wade memaafkannya tapi lelaki tua tersebut terlihat keras kepala. Dia malah mengangkat sauh dan pergi berlayar menggunakan kapalnya. Saat kapal pergi, Omar tak melihat Moco.

Tak lama terdengar sebuah berita bahwa badai Odile yang akan menuju Pasifik diprediksi berubah arah dan menuju ke arah pemukiman penduduk di Cabo San Lucas. Badai tersebut diperkirakan akan mencapai daratan pada malam hari dengan kecepatan angin 160 Km/jam. Ia disinyalir sebagai badai terbesar dalam sepuluh tahun terakhir.

 

Baca Juga :Sinopsis Film Cruella (2021), Emma Stone Jadi Perancang Busana Kawanan Pencuri

 

Casa Hogar yang letaknya tak jauh dari bibir pantai harus bersiap. Omar mengomandoi anak-anak di sana untuk bantu menumpuk 500 karung pasir di sekitar rumah guna melindunginya dari banjir. Malam hari datang, Omar dan Becca berkumpul bersama anak-anak di satu ruangan ditemani beberapa cahaya dari lilin yang menyala.

Di depan pintu Casa Hogar terdapat karung-karung pasir yang sudah ditumpuk untuk melindungi agar tak ada air masuk. Usaha Omar dan anak-anak tampaknya percuma karena air setinggi mata kaki berhasil masuk ke dalam Casa Hogar.

Saat bangun mereka mendapati rumah sudah dalam keadaan berantakan: air menggenang, barang-barang berjatuhan. Omar berencana pergi dan mengajak beberapa anak yang sudah remaja. Saat bersiap pergi, Omar mendapat telepon dari pihak bank. Raut wajahnya seketika berubah.

Omar dan Geco, serta beberapa anak remaja lain kemudian terlihat sampai di sebuah tempat. Ia tampak sebagai tempat pendaftaran untuk turnamen memancing terbesar di dunia bernama Bisbee’s Black & Blue. Para tim terbaik bersaing memperebutkan hadiah uang dalam jumlah banyak.

Wayne Bisbee (Bruce McGill) dan Tricia Bisbee (Dana Wheeler-Nicholson) terlihat sibuk saluran telepon dan berulang kali menjelaskan bahwa turnamen tidak akan dibatalkan sekalipun terjadi badai besar. Para peserta yang sudah terlanjur mendaftar khawatir akan hal tersebut sehingga Wayne dan Tricia kerepotan memberi konfirmasi pasca badai tadi malam.

Omar datang rupanya untuk meminjam pompa lambung kapal guna mengeluarkan air yang menggenangi kediaman mereka. Namun, Omar punya permintaan lain pada kedatangan kali ini. Dia meminta bantuan Wayne dan Tricia untuk bicara dengan pihak bank. Ternyata Omar kesulitan membayar hutang pada bank yang jumlahnya mencapai $ 117.000 dolar.

Omar melanjutkan penjelasannya pada Wayne dan Tricia bahwa mereka diberi waktu 30 hari, sayangnya Omar juga harus kehilangan pendonor. Wayne mengatakan akan coba mencari cara untuk membantunya. Cerita berlanjut saat Wade rupanya juga ada di sana untuk mendaftar dalam turnamen sebagai kapten. Sayang Wayne menilai dia tak memenuhi syarat untuk mendaftar.

Wade tak terima karena dia merasa memenuhi syarat. Apalagi tidak ada di antara peserta yang mendaftar pernah memenangkan turnamen tersebut sebanyak dua kali seperti dirinya. Wade terus memaksa. Dia bahkan memberi Wayne ide untuk memasukkannya ke dalam tim bersama nelayan lokal atau siapa pun. Tak perlu seorang nelayan atau pandai memancing, karena Wade akan mengatasinya.

Secara mengejutkan Wayna menyetujui dan langsung menuliskan nama Casa Hogar sebagai salah satu peserta. Wade terkejut karena tim yang diberikan Wayne adalah sekelompok remaja. Dia menolak, tapi tak lama kemudian sang kapten menemui Omar yang baru sampai di Casa Hogar.

Dia meminta Omar menyiapkan diri dan tiga anak remaja untuk bergabung dalam timnya. Akankah tim Wade dan Omar memenangkan turnamen tersebut?