Sinopsis Film Seperti Dendam, Rindu Harus Dibayar Tuntas (2021)

Di balik kesan nyelenehnya, Seperti Dendam, Rindu Harus Dibayar Tuntas (2021) bukanlah film yang ecek-ecek. Jika kamu melihatnya lebih dalam lagi, ternyata ada banyak kritik sosial dari film yang diangkat dari novel karya Eka Kurniawan ini.

Sinopsis Film Seperti Dendam, Rindu Harus Dibayar Tuntas (2021)
jasa backlink pbn

Seperti Dendam, Rindu Harus Dibayar Tuntas (2021) menjadi salah satu film Penutup akhir tahun. Dengan Genre Romance, Comedy, Action, Drama , Produksi Palari Films, Phoenix Films, E&W Films, Match Factory Productions, Bombero International, Kaninga Pictures.

Membawa nuansa tahun 80-an, Film yang disutradarai oleh Edwin ini akan membawamu pada kisah cinta romantis komedi hingga melodrama ala film jadul.

Sensasi ini menjadi salah satu daya jual untuk filmnya, namun ceritanya juga cukup unik dan fresh. Eka Kurniawan  sebagai penulis novelnya ikut berpartisipasi sebagai penulis skenario, sehingga ceritanya tidak melenceng.

Dibintangi Marthino Lio, Ladya Cheryl, Sal Priadi,Reza Rahardian, Ratu Felisha, Film ini cukup detail dalam tata busana, rias hingga artistiknya, belum lagi sinematografer asal Jepang juga dihadirkan di sini. Bahkan IMDb memberikan rating 7.2/10, nilai yang cukup tinggi dan pastinya bikin orang penasaran filmnya.

 

Baca Juga :Sinopsis Film In the Heights, Semangat Seorang Imigran Mewujudkan Mimpinya

 

Sinopsis Seperti Dendam, Rindu Harus Dibayar Tuntas

 

Bojongsoang tahun 1989, seorang pria tengah bersiap untuk melakukan balap ditengah sorak suara para pendukungnya. Ialah Ajo Kawir (Marthino Lio), si juara bertahan balapan yang dikenal sebagai preman tanpa rasa takut dan tidak kenal ampun.

Berbeda dengan kebanyakan preman bayaran, Ajo Kawir tidak pernah memikirkan soal uang. Pria ini hanya ingin mendapatkan alasan untuk berkelahi dengan orang lain, makanya ia mudah sekali tersulut emosinya.

Apalagi jika sudah disinggung soal burungnya, Ajo Kawir akan langsung bereaksi keras dengan menghajar orang tersebut. Ajo Kawir ini bisa dikatakan sosok idaman para wanita, tinggi, tampan dan karismatik.

Sayangnya ia memiliki satu kelemahan, yaitu alat kelaminnya yang tidak bisa melakukan ereksi. Hal ini dilatari dari kejadian di masa kecilnya, saat ia dilecehkan oleh dua orang pria tidak dikenal. Hidup Ajo Kawir memang seberantakan itu, hingga suatu hari tiba-tiba saja ia menolak tawaran membunuh orang.

Bukan karena uang atau tidak ingin berkelahi, rupanya Ajo Kawir tengah dihinggapi yang namanya cinta. Pertemuannya dengan seorang perempuan bernama Iteung (Ladya Cheryl), membuatnya mengenal yang namanya cinta.

Padahal Ajo Kawir hampir saja mati ditangan perempuan itu, tapi mengingat kondisinya pria ini memilih untuk mundur. Di saat itulah Iteung maju untuk mendapatkan balasan dari Ajo, hingga mereka akhirnya memilih untuk menikah.

 

Baca Juga :Sinopsis Film The Little Things,Misteri Pembunuhan Yang Tak Terpecahkan

 

Menikah ternyata tidak mudah, pasalnya Ajo Kawir malah dikejutkan dengan berita kehamilan Iteung. Bagaimanapun Iteung tidak bisa menahan hasratnya untuk menikmati sensasi bercinta dengan seorang pria.

Perempuan itu malah bercinta dengan Budi Baik (Reza Rahadian), teman seperguruannya yang memang mencintai dan selalu menggodanya. Sejak saat itu emosi Ajo Kawir tidak terkendali, pria ini mudah tersulut emosinya dan menghajar orang sampai mati.

Alhasil Ajo Kawir harus mendekam di penjara selama beberapa tahun, Iteung merasa sangat bersalah dan berusaha meminta maaf. Namun semuanya sia-sia, hingga setelah kelahiran anaknya Iteung membalaskan dendamnya pada Budi Baik.

Hal ini membuat Iteung ikut mendekam di penjara, tapi tidak lama ia bisa bebas dan mulai mencari dua orang misterius. Ternyata orang-orang itulah yang sudah memberikan trauma dan membuat Ajo Kawir tidak bisa ereksi.

Di sisi lain Ajo Kawir dipertemukan dengan seorang wanita misterius bernama Jelita. Apakah Ajo Kawir dan Iteung bisa kembali bahagia bersama seperti sebelumnya?

Tonton Filmnya,Karena di balik kesan nyelenehnya, Seperti Dendam, Rindu Harus Dibayar Tuntas (2021) bukanlah film yang ecek-ecek. Jika kamu melihatnya lebih dalam lagi, ternyata ada banyak kritik sosial dari film yang diangkat dari novel karya Eka Kurniawan ini.