Sinopsis Film The Main Event (2020), Seorang Bocah Yang Bercita –cita Menjadi Bintang WWE

Gaung olahraga gulat WWE memang tidak akan pernah pudar dengan semakin banyaknya bintang-bintang baru bermunculan, juga dengan eksistensi mereka di dunia film yang membuat para pegulat ini keluar dari ring dan beraksi di layar lebar. Film ini menawarkan hiburan terbaru dari para pegulat profesional WWE bagi seluruh anggota keluarga dengan tema dan cerita yang absurd.

Sinopsis Film The Main Event (2020), Seorang Bocah Yang Bercita –cita Menjadi Bintang WWE
jasa backlink pbn

Mengusung genre Action, Comedy, Family, Fantasy, Sport, Film The Main Event asal Amerika karya sutradara Jay Karas telah resmi rilis pada 10 April 2020, oleh Netflix.

Film The Main Event dari skenario Larry Postel ini berdurasi 1 jam 41 menit. Diproduksi oleh  WWE Studios dan diperankan oleh Seth Carr, Tichina Arnold, dan Keith Lee.

The Main Event adalah original film Netflix yang mengangkat tema olahraga gulat dengan orientasi keluarga. Film yang menampilkan beberapa pegulat profesional WWE sebagai cameo

Mengisahkan tentang seorang bocah berusia 11 tahun, Setelah menemukan topeng ajaib dia memiliki cita-cita menjadi pegulat profesional mengikuti sebuah kompetisi untuk menjadi bintang WWE berikutnya. 

 

Baca Juga :Sinopsis Film Words on Bathroom Walls (2020), Adam Divonis Mengidap Skizofrenia

 

Sinopsis The Main Event

Leo, usia 11 tahun, memiliki cita-cita untuk menjadi pegulat profesional WWE yang juga didukung oleh neneknya yang merupakan fans setia olahraga ini. Sedangkan ayahnya tidak begitu tertarik dengan olahraga tersebut dan sibuk mencari uang dengan dua pekerjaan dan hobinya mengotak-atik mobil. Leo memiliki dua sahabat di sekolah dimana mereka sering sekali dikerjai oleh murid lainnya.

Suatu hari sepulang sekolah, Leo dikejar oleh tiga murid yang biasa mengerjainya hingga Leo bersembunyi di sebuah gudang dari rumah yang sedang mengadakan open house. Leo menemukan sebuah topeng gulat yang sangat bau. Pemilik rumah mengizinkan Leo memiliki topeng itu. Leo kemudian mendaftarkan diri untuk mengikuti kompetisi gulat dengan hadiah $50 ribu untuk membantu pelunasan hutang ayahnya.

Saat memakai topeng itu, Leo memiliki kekuatan super. Selain itu suaranya menjadi besar dan kepribadiannya berubah menjadi seperti para pegulat WWE. Mencari informasi di Google, Leo menemukan bahwa topeng legendaris itu pernah dipakai oleh pegulat di masa lalu yang bisa menambah kekuatan pemakainya.

Leo nekat mencoba kekuatan itu saat menghadapi tiga murid bengal di sekolah, dan aksinya ini membuat Erica terkesan yang akhirnya menjadikan mereka berteman. Leo menghadiri audisi gulat dan berteman dengan Smooth Operator. Setelah melalui berbagai macam tes, Leo termasuk dari 16 pegulat yang masuk babak final dengan julukan Kid Chaos.

Pertandingan pertama dilewati dengan mudah dan Kid Chaos mulai dikenal serta disukai publik. Saat bersama teman-temannya di café, Leo menggunakan topeng Kid Chaos dan menggagalkan sebuah aksi perampokan. Popularitas Kid Chaos semakin meningkat dan menjadikannya sosok superhero lokal. Pertandingan berikutnya pun dengan mudah dilalui untuk menuju semifinal.

Leo membantu Erica mempersiapkan penampilannya di pentas seni sekolah dengan menjadi pasangan dance-nya. Saat ini, ketiga teman Leo dan neneknya sudah mengetahui identitas Kid Chaos sebenarnya. Di pertandingan semifinal, Kid Chaos harus berhadapan dengan Smooth Operator yang berhasil dia kalahkan dan siap bertemu Samson di partai final.

 

Baca Juga :Sinopsis Film The Curse of La Llorona (2019) Terjebak Dalam Alam Supranatural

 

Leo menghadapi dilema saat dia harus melakukan koferensi pers, pemotretan dan jumpa fans padahal dia sudah harus menemani Erica di atas panggung. Walhasil, Caleb mendadak naik ke panggung dan secara mengejutkan menjadi pasangan dance yang serasi bagi Erica. Leo datang terlambat dan mengecewakan teman-temannya dengan sikap egois yang menyebalkan.

Leo dengan segera meminta maaf kepada teman-temannya. Saat menjelang pertandingan final, Samson dan manajernya menemui Leo di ruang ganti dan berhasil menukar topeng Kid Chaos. Pertandingan dimulai dan Leo menyadari jika dia tidak memiliki kekuatan super lagi ketika Samson membuang topeng aslinya yang tersangkut di atas jaring kawat.

Saat hendak mengambilnya, yang kemudian coba disusul Samson, ayah Leo menghampiri ring dan memberi tahu Leo bahwa Samson takut ketinggian. Tidak berapa lama Samson pingsan dan Leo berhasil memenangi pertandingan itu. Leo berhak mendapatkan hadiah tapi dia tidak bisa dijadikan superstar WWE karena usia yang masih sangat muda. Akhirnya Leo memilih penggantinya, yaitu Smooth Operator.