Sinopsis Film The Woman in the Window (2021) Seorang Psikolog Yang Mengidap Gangguan Kecemasan

Anna menderita agorafobia dan ia terobsesi untuk mengamati semua tetangganya dari jendela lantai dua, termasuk keluarga Russell yang baru saja pindah ke seberang jalan.

Sinopsis Film The Woman in the Window (2021) Seorang Psikolog Yang Mengidap Gangguan Kecemasan
jasa backlink pbn

Mengusung genre Horror, Mystery, Thriller, Film The Woman in the Window asal Amerika karya sutradara Joe Wright telah resmi tayang pada 14 Mei 2021.

Film The Woman in the Window dari skenario yang diadaptasi oleh Tracy Letts, berdasarkan pada novel berjudul sama tahun 2018 karya penulis pseudonim A. J. Finn ini berdurasi 1 jam 40 menit. Film ini diproduksi oleh 20th Century Studios, Fox 2000 Pictures, Scott Rudin Productions dan diperankan oleh  Amy Adams, Gary Oldman, Anthony Mackie, Fred Hechinger, juga Julianne Moore.

Mengisahkan seorang psikolog anak bernama Dr. Anna Fox yang mempunyai gejala kecemasan agoraphobia. Ia kemudian mulai memata-matai tetangga barunya, keluarga Russell, dan mencurigai jika Alistair Russell telah melakukan kejahatan kepada sang istri, Jane Russell.

The Woman in the Window awalnya bakal dirilis pada tanggal 15 Maret 2020, namun jadwal tersebut diundur karena adanya pandemi COVID-19. Di bulan Agustus 2020, Netflix memperolah hak distribusi film tersebut dari 20th Century Studios, dan selanjutnya merilis film ini pada layanan streaming mereka di tanggal 14 Mei 2021.

 

Baca Juga :Sinopsis Film The Hustle (2019) , Persaingan Dua Wanita Penipu Memenangkan Taruhan 500 Ribu Dollar

 

Sinopsis The Woman in the Window

Dr. Anna Fox, yang berprofesi sebagai seorang psikolog anak, tinggal sendirian di apartemennya setelah berpisah dengan suaminya, Edward. Anna juga tinggal jauh dengan putrinya yang bernama Olivia. Anna menderita agorafobia dan ia terobsesi untuk mengamati semua tetangganya dari jendela lantai dua, termasuk keluarga Russell yang baru saja pindah ke seberang jalan.

Jane Russell mengunjungi Anna, dan mereka saling berteman. Dia juga bertemu Ethan, putra Jane, yang mengungkapkan jika ayahnya selalu bersikap kasar. Pada suatu malam, Anna menyaksikan Jane ditikam hingga tewas di ruang tamu oleh suaminya, Alistair. Dia kemudian menghubungi detektif, tetapi mereka tidak mempercayainya, dan mengatakan jika semua anggota keluarga Russell baik-baik saja.

Alistair bersama dengan Jane kemudian tiba di rumah Anna. Kedatangannya sangat mengejutkan Anna, karena Jane ia yang lihat berbeda dari yang dia temui beberapa hari sebelumnya. Para detektif lalu menganggap Anna berhalusinasi karena keseringan meminum obat, dan alkohol. Tapi, Anna masih mencurigai Alistair, dan terus memata-matai mereka.

Sementara itu, David adalah seorang pria yang menyewa ruangan basement di apartemen Anna sebagai tempat tinggalnya. David pun sempat menolong keluarga Russell, namun ia tidak pernah mendengar, atau melihat adanya kekerasan yang terjadi pada keluarga tersebut.

Sebuah email misterius kemudian masuk ke dalam emailnya Anna, dan memperlihatkan foto dirinya yang sedang tertidur. Anna menduga jika ada seseorang yang telah menyusup ke dalam apartemennya. Ia menghubungi para detektif lagi, kali ini seluruh keluarga Russell serta David pun ikut bergabung selama penyelidikan.

Singkat cerita, terungkap bahwa Edward, dan Olivia sudah tewas akibat kecelakaan mobil yang tidak sengaja disebabkan oleh Anna. Karena peristiwa itu, Anna sekarang menderita agoraphobia, dan pengobatannya menyebabkan dia mengalami halusinasi serta sering mengobrol dengan orang-orang yang sebenarnya tidak ada di sana.

 

Baca Juga :Sinopsis Film Words on Bathroom Walls (2020), Adam Divonis Mengidap Skizofrenia

 

Anna meminta maaf kepada keluarga Russell dan berhenti mencurigainya. Beberapa waktu kemudian, dia merekam video di ponselnya, dan berencana untuk bunuh diri dengan cara overdosis. Akan tetapi, Anna melihat sebuah foto di dalam ponselnya, yang memperlihatkan pantulan sosok Jane asli. Anna kemudian merasa bahwa dirinya tidak berhalusinasi, dan apa yang ia lihat ternyata adalah benar.

Ia menunjukkan kepada David foto itu, dan mengatakan jika itu adalah sosok Jane yang asli. David lalu mengungkapkan jika sosok perempuan tersebut adalah Katherine Melli, ibu kandung Ethan Russell. David menolak untuk membantu Anna dalam membeberkan fakta sebenarnya.

Ketika David akan pergi, Ethan, yang sedang bersembunyi, berhasil membunuhnya dengan sadis. Ethan mengungkapkan kepada Anna bahwa dia merupakan pembunuh berantai, dan ia juga telah membunuh ibunya. Sekarang, Ethan bakal melancarkan tindakan selanjutnya dengan menghabisi nyawa Anna.