Sumbangan Mata Uang Kripto Untuk Tentara Ukraina Mencapai  Rp.503 Miliar

Sekarang Fedorov meminta beberapa negara yang ingin melakukan sumbangan bagi pasukan militernya bisa menggunakan kripto.

Sumbangan Mata Uang Kripto Untuk Tentara Ukraina Mencapai  Rp.503 Miliar
jasa backlink pbn

 Ukraina melalui pemerintahannya telah menerima sumbangan kripto untuk para pasukan militer sejak masa invasi Rusia.

Hal tersebut telah diumumkan oleh, Wakil Perdana Menteri Ukraina Mykhailo Fedorov melalui Twitter, sejak Rabu (2/03) yang membuka sumbangan untuk negara dengan kripto DogeCoin.

Fedorov memang telah terlihat sibuk membuat cuitan dari Twitter, dengan berbagai keluhan yang dialami Ukraina dari serangan Rusia.

 

Baca Juga :Aktifkan Starlink di Ukraina , Upaya Elon Musk Atasi Gangguan Internet

 

Seperti telah meminta Elon Musk, untuk meminta bantuan Starlink akibat gangguan internet, Ada lagi meminta perusahaan teknologi untuk memblokir Rusia seperti Google hingga Meta (Facebook).

Terakhir telah meminta Apple untuk hentikan penjualan iPhone, iPad, dan iMac. Ia juga meminta Apple untuk memutuskan layanan seperti Apple Pay.

Sekarang Fedorov meminta beberapa negara yang ingin melakukan sumbangan bagi pasukan militernya bisa menggunakan kripto.

Uniknya memulai membuka sumbangan dengan mata uang DogeCoin, yang terkenal oleh Elon Musk sebagai lelucon namun mendapatkan kenaikan nilai.

“Sekarang dengan meme dapat mendukung tentara kita dan menyelamatkan nyawa dari penjajah Rusia,” Ungkap Fedorov dalam cuitan Twitter.

Mengutip dari CNBC, setelah membuka sumbangan dengan kripto Ukraina telah mendapatkan sejumlah 35 juta dollar AS (Rp 503 Miliar).

 

Baca Juga :Tren 2022 Penggunaan 5G yang Bakal Hadir di Indonesia Menurut ZTE

 

Menurut Elliptic Hasil sumbangan itu didapatkan melalui lebih dari 35.000 sumbangan sejak dimulainya invasi Rusia.

Semenjak mendapatkan hasil hinggal Miliaran, Ukraina membuka berbagai opsi mata uang seperti bitcoin, ethereum, hingga stablecoin yang disebut tether.

Negara yang tengah konflik dengan Rusia ini juga meningkatkan jumlah mata uang kripto yang akan diterimanya.

Hal itu ditujukan karena para ahli memperkirakaran kedepannya Rusia akan meningkatkan juga keganasan serangan.

Telah memberikan hasil karena sejak menaikan jumlah mata uang, Negara tersebut telah menghasilkan menghasilkan sekitar 270 juta dollar AS (Rp 3,8 triliun).

Setelah mendapatkan keuntungan tersebut, Pemerinta Ukraina membuat cuitan yaitu “AIdrop” yang dikonfirmasi akan berlangsung hingga hari kamis (03/03).

Perlu diketahui Airdrop adalah  ketika seseorang atau entitas memberikan mata uang kripto secara gratis.