Tak Boleh Disepelekan, Ini 6 Bahaya Malnutrisi pada Anak

Bagi kamu yang sudah memiliki anak pastikan anak kamu sudah mendapatkan nutrisi yang cukup. Karena masih banyak anak yang tidak mendapatkan nutrisi sebagaimana mestinya atau disebut malnutrisi. Bila dibiarkan, malnutrisi bisa memberikan dampak buruk pada kesehatan serta tumbuh kembang anak.

Tak Boleh Disepelekan, Ini 6 Bahaya Malnutrisi pada Anak
Tak Boleh Disepelekan, Ini 6 Bahaya Malnutrisi pada Anak
jasa backlink pbn

Bagi kamu yang sudah memiliki anak pastikan anak kamu sudah mendapatkan nutrisi yang cukup. Karena masih banyak anak yang tidak mendapatkan nutrisi sebagaimana mestinya atau disebut malnutrisi. Bila dibiarkan, malnutrisi bisa memberikan dampak buruk pada kesehatan serta tumbuh kembang anak.

Malnutrisi adalah kondisi ketika tubuh mengalami ketidakseimbangan nutrisi, baik itu kekurangan maupun kelebihan zat gizi. Kondisi ini bisa terjadi pada siapapun, tetapi anak-anak lebih sering mengalaminya. Malnutrisi bisa terjadi karena anak tidak mengonsumsi makanan dengan kandungan nutrisi yang seimbang.

Malnutrisi lebih sering dipahami sebagai kekurangan gizi. Kekurangan gizi terjadi karena anak tidak mendapatkan gizi yang cukup dari makanan mereka. Adapun kekurangan gizi pada anak sering ditandai dengan penurunan berat badan yang drastis atau anak yang underweight hingga gejala malnutrisi lainnya. Gejala malnutrisi lainnya seperti terus menerus kelelahan, merasa lemah, atau tidak nafsu makan.

Dilansir dari Hellosehat.com, berikut 6 bahaya malnutrisi pada anak.

1. Daya Tahan Tubuh yang Menurun

Anak yang mengalami kekurangan gizi umumnya mempunyai sistem kekebalan tubuh yang lemah. Akibatnya, anak menjadi lebih mudah tertular penyakit infeksi serta cenderung lebih lambat pulih jika terserang penyakit.

Anak yang kekurangan gizi juga lebih mungkin mengalami infeksi saluran pencernaan. Hal ini membuat kondisi anak menjadi lebih buruk karena anak lebih sulit lagi untuk mendapatkan cukup nutrisi.

Baca Juga: 5 Cara Ampuh yang Bisa Dilakukan untuk Meningkatkan Daya Tahan Tubuh

2. Keterlambatan Tumbuh Kembang

Anak yang kekurangan gizi umumnya akan mengalami keterlambatan pertumbuhan dan perkembangan dibandingkan teman-teman seusianya. Ini termasuk keterlambatan perkembangan motorik pada anak.

Penelitian pada 2019 menyebutkan, anak dengan kekurangan gizi kronis umumnya memiliki nilai evaluasi motorik yang lebih rendah. Ini membuktikan bahwa kekurangan gizi dapat memengaruhi pertumbuhan dan perkembangan anak.

3. Pertumbuhan Fisik Anak Terganggu

Malnutrisi, terutama kekurangan vitamin dan mineral penting, dalam jangka panjang juga memberi dampak pada pertumbuhan fisik anak. Salah satunya adalah menyebabkan pertumbuhan tulang anak yang buruk.

Akibatnya, anak-anak dengan kekurangan gizi dalam jangka panjang cenderung mempunyai postur tubuh yang pendek ketimbang teman-teman seusianya. Anak dengan kondisi ini pun cenderung tidak dapat bertumbuh secara optimal seperti anak-anak pada umumnya.

Baca Juga: Tingkatkan Fungsi Otak dengan 6 Cara Mudah Ini

4. Perkembangan Otak Terganggu

Selain pertumbuhan secara fisik, perkembangan otak anak juga bisa terganggu karena malnutrisi. Otak anak tidak dapat berkembang dengan optimal seperti anak-anak pada umumnya. Akibatnya, anak memiliki kemampuan belajar yang tidak memadai, IQ yang rendah, masalah pada ingatan dan perhatian, hingga perkembangan bahasa anak yang buruk.

Anak juga bisa mengalami kesulitan dalam memecahkan masalah dan memiliki prestasi yang kurang baik di sekolah.

5. Masalah Emosional dan Perilaku

Malnutrisi juga bisa memberi dampak pada emosional dan perilaku anak. Melansir New Health Advisor, ketika organ tubuh terpengaruh akibat malnutrisi, hal ini juga mengganggu keseimbangan mental kamu.

Akibatnya, anak dapat mengalami masalah emosional dan perilaku. Ini termasuk anak menjadi mudah marah, cemas atau sedih yang berlebihan, stres, hingga depresi pada anak.

6. Lebih Berisiko Terhadap Penyakit Kronis

Bukan cuma penyakit infeksi pada anak, kekurangan gizi juga lebih mungkin menyebabkan berbagai masalah kesehatan kronis saat dewasa nantinya, seperti:

  • osteoporosis,
  • penyakit jantung dan pembuluh darah,
  • diabetes tipe 2, serta
  • masalah pernapasan.

Anak yang overweight akibat malnutrisi juga lebih mungkin mengalami komplikasi akibat kondisinya, seperti masalah hati (liver), batu empedu, masalah dengan tulang, pubertas dini, hingga sindrom ovarium polikistik.