Tanpa Efek Samping, Ini 7 Cara Efektif Menghilangkan Ngorok

Tidur nyenyak orang lain pasti terganggu dengan suara ngorok. Tidak hanya mengganggu, suara ngorok juga mengurangi kualitas tidur seseorang. Untungnya, kebiasaan mengorok adalah salah satu kebiasaan tidur yang bisa kamu hindari. Ini berarti kamu yang memiliki kebiasaan ngorok saat tidur bisa menghilangkannya.

Tanpa Efek Samping, Ini 7 Cara Efektif Menghilangkan Ngorok
Tanpa Efek Samping, Ini 7 Cara Efektif Menghilangkan Ngorok
jasa backlink pbn

Tidur nyenyak orang lain pasti terganggu dengan suara ngorok. Tidak hanya mengganggu, suara ngorok juga mengurangi kualitas tidur seseorang. Untungnya, kebiasaan mengorok adalah salah satu kebiasaan tidur yang bisa kamu hindari. Ini berarti kamu yang memiliki kebiasaan ngorok saat tidur bisa menghilangkannya.

Dilansir dari Hellosehat.com, berikut 7 cara efektif menghilangkan ngorok.

1. Mengubah Posisi Tidur

Posisi tidur bisa menjadi salah satu alasan untuk kamu memiliki kebiasaan mendengkur. Oleh sebab itu, cara menghilangkan ngorok yang perlu kamu coba adalah mengubah posisi tidur. Biasanya, saat tidur terlentang, risiko mengorok saat tidur akan meningkat.

Pada saat terlentang, lidah kamu akan cenderung tertarik ke belakang atau mendekati tenggorokan. Hal ini membuat jalan udara menyempit, bahkan mungkin menghalangi sebagian aliran udara. Dari kondisi tersebut, muncul suara ngorok yang cukup keras.

Oleh karena itu, sebagai bentuk pencegahan, usahakan untuk tidur dalam posisi menyamping. Kamu bisa membeli bantal berukuran besar untuk menyangga tubuh. Benda ini bisa membantu kamu mempertahankan posisi menyamping selama tidur di malam hari. Dengan begitu, risiko mengorok saat tidur pun akan menurun.

Baca Juga: Tidur yang Cukup! Rasakan 6 Manfaat Bagi Kesehatan Tubuh

2. Membersihkan Saluran Pernapasan

Salah satu penyebab kamu mendengkur saat tidur pada malam hari adalah adanya masalah pada saluran pernapasan, khususnya hidung. Oleh sebab itu, cara menghilangkan ngorok pada malam hari adalah mengatasi berbagai masalah pernapasan yang mengganggu.

Beberapa contohnya adalah alergi, sinusitis, atau hidung yang terasa mampet. Jika mengalami salah satu dari kondisi tersebut, jalan napas kamu melalui hidung bisa terganggu. Hal tersebut akan memaksa kamu untuk bernapas melalui mulut dan meningkatkan potensi mendengkur.

Oleh sebab itu, cobalah untuk berkonsultasi ke dokter bagaimana cara mengatasi kondisi tersebut. Biasanya, dokter akan meresepkan obat, seperti obat semprot steroid demi meredakan sinus. Tidak hanya itu, kamu juga bisa menggunakan alat bantu napas yang membuat bernapas lewat hidung menjadi lebih mudah.

Bahkan, kamu juga bisa melakukan beberapa hal berikut untuk menghilangkan dengkur dengan cara mengatasi gangguan pernapasan, seperti:

  • Mandi dengan air hangat sebelum tidur.
  • Gunakan strip hidung (nasal strips) untuk membuka jalan napas pada hidung.
  • Bersihkan jalan napas menggunakan obat semprot dari apotek atau dengan humidifier ruangan.

3. Menurunkan Berat Badan

Rupanya yang menjadi penyebab kamu sering mengorok saat tidur pada malam hari adalah berat badan berlebih atau obesitas. Bagaimana bisa? Orang yang memiliki berat badan lebih dari batas normal ternyata juga memiliki jaringan lemak berlebih pada tenggorokan dan bisa meningkatkan risiko mengorok.

Lemak berlebih yang terdapat pada sekitar leher ini bisa membuat leher seperti tertekan dari berbagai sisi. Tak heran jika jalan napas kamu menjadi semakin sempit dan menimbulkan suara mengorok saat tidur. Oleh karena itu, cara untuk menghilangkan ngorok juga bisa kamu lakukan dengan menurunkan berat badan.

Ya, dalam hal ini, menurunkan berat badan dapat membantu kamu  mengurangi kebiasaan ngorok. Bahkan, dengan menurunkan berat badan, kamu juga menghilangkan kebiasaan tersebut sepenuhnya.

4. Menghentikan Kebiasaan Merokok

Merokok memang sebuah kebiasaan yang tak sehat. Bahkan, kebiasaan ini memiliki banyak sekali dampak negatif untuk kesehatan tubuh secara menyeluruh. Salah satunya, kebiasaan merokok dapat meningkatkan risiko kamu mengorok saat tidur pada malam hari.

Pasalnya, merokok dapat melukai membran yang terdapat pada hidung dan tenggorokan, sehingga menghalangi jalan napas. Kondisi tersebut dapat menyebabkan suara mengorok saat kamu tidur. Bahkan, kebiasaan ini merupakan salah satu kebiasaan yang memiliki peranan yang cukup besar sebagai penyebab mengorok saat tidur.

Oleh sebab itu, salah satu cara untuk menghilangkan kebiasaan ngorok adalah berhenti merokok. Hal ini mungkin terdengar lebih mudah untuk dikatakan daripada dilakukan. Namun, berhenti merokok merupakan salah satu cara tercepat untuk menghilangkan kebiasaan ngorok ini.

5. Menghindari Alkohol dan Zat Sedatif

Jika kamu memiliki kebiasaan mengonsumsi alkohol, sebaiknya hindari kebiasan tersebut. Begitu pula dengan kebiasaan mengonsumsi zat sedatif, seperti obat tidur. Pasalnya, alkohol dan zat sedatif tergolong sebagai relaksan otot yang dapat membuat otot menjadi rileks.

Sayangnya, kondisi tersebut justru meningkatkan risiko kamu mengorok saat sedang tidur. Hal ini terjadi karena saat otot tenggorokan menjadi rileks, lidah pun akan ikut rileks, sehingga berpotensi menyumbat jalan napas. Jika sudah demikian, risiko kamu mengorok pada malam hari pun semakin meningkat.

Cara mencegah hingga menghilangkan ngorok ini bisa kamu mulai dengan menghindari sebisa mungkin untuk tidak mengonsumsi alkohol dan zat sedatif. Bahkan, jika dokter menyarankan untuk mengonsumsi obat tidur yang mengandung zat sedatif, beri tahu terlebih dahulu kepada dokter bahwa kamu memiliki kebiasaan mengorok.

Masalahnya, mengonsumsi obat tidur dapat menyebabkan kamu tidur lebih nyenyak. Sayangnya, semakin nyenyak tidur, semakin parah pula suara mengorok yang mungkin kamu hasilkan saat tidur.

Baca Juga: Kesehatan Jangan Sepelekan! Mengonsumsi Alkohol akan Langsung Berdampak bagi Tubuh

6. Membiasakan Diri Tidur Tepat Waktu

Salah satu penyebab kamu mengorok pada malam hari adalah kelelahan. Hal ini bisa saja terjadi karena kamu kurang tidur. Saat merasa kelelahan, kamu mungkin akan tertidur dengan pulas. Sayangnya, kondisi tersebut membuat otot tenggorokan menjadi lebih rileks hingga tenggorokan menimbulkan suara mengorok.

Oleh sebab itu, demi menghindari pola tidur yang berantakan, jam tidur yang tak tentu, dan berbagai kebiasaan yang dapat mengurangi jam tidur kamu, lebih baik buat rutinitas tidur yang baik. Ini artinya, pastikan untuk selalu tidur dan bangun di waktu yang sama setiap hari.

Tak hanya itu, kamu juga perlu tidur cukup, yaitu tujuh hingga sembilan jam setiap malam. Dengan begitu, kamu akan mendapatkan istirahat yang cukup. Cara ini bisa kamu lakukan untuk menghilangkan kebiasaan mengorok karena kelelahan.

7. Melakukan Olahraga Secara Rutin

Menurut HelpGuide, salah satu cara menghilangkan ngorok adalah membiasakan diri untuk berolahraga secara rutin. Pasalnya, olahraga, secara umum dapat mengurangi kebiasaan mengorok pada malam hari. Bahkan, sekalipun kamu tidak memiliki berat badan berlebih, kebiasaan sehat ini dapat mengurangi dengkuran saat tidur.

Saat berolahraga, otot pada tenggorokan kamu lebih terbentuk sehingga mencegah munculnya suara mendengkur saat tidur. Kamu juga bisa melakukan olahraga khusus untuk menguatkan otot pada tenggorokan, seperti berikut:

  • Beberapa kali mengulang untuk mengucapkan huruf vokal A-I-U-E-O dengan lantang selama tiga menit dan dilakukan beberapa kali dalam sehari.
  • Posisikan lidah kamu pada belakang gigi bagian atas. Lalu, dorong lidah kamu ke belakang dan diamkan selama tiga menit.
  • Tutup mulut kamu dan rapatkan bibir selama 30 detik.
  • Dengan kondisi mulut terbuka, gerakkan rahang ke arah kanan dan tahan selama 30 detik. Lakukan hal yang sama ke arah kiri.
  • Cobalah untuk bernyanyi, karena aktivitas ini dapat meningkatkan kontrol terhadap otot tenggorokan dan langit-langit mulut, sehingga dapat mengurangi kebiasaan mengorok akibat otot yang terlalu rileks.