Telkomsel Kenalkan INDICO, Untuk Dorong Akselerasi Ekosistem Digital Indonesia

INDICO ini menjadi semangat baru untuk PT Telkomsel Ekosistem Digital.

Telkomsel Kenalkan INDICO, Untuk Dorong Akselerasi Ekosistem Digital Indonesia
jasa backlink pbn

PT Telkomsel Ekosistem Digital resmi mengenalkan idenditas baru dari perusahaan yang diberi nama INDICO. Anak perusahaan Telkomsel ini akan menjadi holding company bagi bisnis vertikal di sektor digital.

INDICO juga berkomitmen untuk mengakselerasi terbukanya lebih banyak peluang serta kemudahan inovasi dalam pemanfaatan teknologi digital terkini.

Identitas baru INDICO ini menjadi semangat baru untuk PT Telkomsel Ekosistem Digital agar dapat memperkuat identitas perusahaan sebagai penggerak perubahan yang akan mendorong hadirnya lebih banyak layanan digital yang jauh lebih inovatif.

Tidak hanya itu, anak perusahaan ini juga akan mengakselerasikan lahirnya beragam potensi talenta digital berdedikasi yang akan mengedepankan kolaborasi bersama startup lintas sektor di Indonesia.

Baca Juga :40 Juta Dolar AS dari MDI Ventures, Kucuran Pendanaan Untuk Zenius

"Kami berupaya untuk dapat mengeksplorasi berbagai potensi yang mampu berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi digital nasional, serta  menjadikan Indonesia menjadi jembatan solusi digital Indonesia dan juga sampai ke skala global, di Asia Tenggara. Kami berharap, INDICO mampu menghadirkan solusi digital yang bermanfaat bagi masyarakat Indonesia sekaligus memperkuat pemberdayaan talenta lokal untuk berkontribusi secara positif di pasar regional hingga global." Ungkap Andi Kristianto selaku CEO INDICO.

Direktur Utama Telkomsel Hendri Mulya Syam mengatakan, "Telkomsel sebagai digital ecosystem enabler akan selalu siap menunjang berbagai kebutuhan synergy value yang dimaksimalkan INDICO untuk mengembangkan penetrasi bisnis vertikalnya untuk menciptakan inovasi digital yang berdampak pada perekonomian digital bangsa melalui dukungan keunggulan ekosistem aset dan bisnis Telkomsel."

Telkomsel juga berharap dapat menghadirkan identitas brand perusahaan yang baru untuk memperkuat komitmen peta jalan transformasi perusahan sebagai bagian dari BUMN terkemuka di Indonesia.

Hal ini dilakukan dengan menjadikan INDICO sebagai digital ecosystem powerhouse dalam pertumbuhan ekonomi digital nasional yang inklusif untuk mengantarkan Indonesia menuju negara ekonomi digital terbesar ke-4 pada 2030.

Nama INDICO dipilih sebagai nama komersial yang dilatarbelakangi oleh ambisi perusahaan untuk menciptakan ekosistem digital dengan mengedepankan semangat kolaborasi yang memberdayakan siapa saja.

Penggunaan ilustrasi portal pada logo INDICO melambangkan peluang yang terbuka lebar melalui kolaborasi di ekosistem digital yang memberdayakan kemajuan. Sementara penggunaan huruf yang dinamis merepresentasikan agility untuk memberdayakan bisnis dan seluruh masyarakat Indonesia. Warna merah dan putih melambangkan Indonesia dan keberanian untuk bereksplorasi, berinovasi, dan bergerak maju.

Dari sektor bisnis, INDICO berfokus pada pengembangan solusi dan layanan lintas sektor yang berorientasi pada pelanggan melalui inovasi teknologi yang dapat memudahkan masyarakat dalam mengakselerasi gaya hidup digitalnya.

Baca Juga :IT dan Digital Marketing Jadi Spesialisasi yang Paling Dicari

INDICO nantinya akan fokus dalam mengembangkan tiga sektor industri digital prioritas, yakni kesehatan (health-tech), pendidikan (edu-tech), dan gaming yang dinilai memiliki potensi besar untuk mendorong perekonomian digital nasional.

Selain ketiga sektor tersebut, INDICO juga membuka kesempatan untuk memperluas portofolio bisnis vertikal ke lebih banyak sektor industri lainnya seiring perkembangan pasar dan membuka peluang kolaborasi dalam upaya mengembangkan perekonomian digital nasional.

Sektor health-tech dan edu-tech menjadi dua sektor utama yang telah dikembangkan oleh INDICO, seiring dengan bergabungnya pengelolaan bisnis aplikasi Kuncie dan Fita.

INDICO juga baru saja melakukan pengembangan di sektor gaming melalui pendirian Majamojo, sebuah perusahaan joint venture (JV) bersama PT Aplikasi Multimedia Anak Bangsa milik GoTo Group, dengan fokus bisnis sebagai game publisher.