11 Tips Wawancara Kerja Agar Sukses Menghadapi HRD

Tips wawancara kerja sukses agar dapat menghadapi HRD perusahaan dengan lancar

11 Tips Wawancara Kerja Agar Sukses Menghadapi HRD
Sumber: Jooble
jasa backlink pbn

Setelah menyelesaikan resume dan Anda mendaftarkan diri untuk melamar pekerjaan di berbagai perusahaan, dan berhasil terpilih untuk menjalani proses wawancara, mungkin pada titik ini Anda perlu mempersiapkan diri agar tampil maksimal di hadapan HRD.

Sekarang, Anda punya waktu beberapa hari untuk mempersiapkan wawancara. Melansir Jooble, berikut deretan tips wawancara kerja sederhana yang dapat membantu Anda memperoleh pekerjaan. 

Lakukan Riset Anda

Memiliki sedikit atau tidak memiliki pengetahuan tentang perusahaan adalah kesalahan paling umum yang dilakukan pencari kerja selama wawancara. Wawancara akan sulit jika Anda tidak tahu apa yang dilakukan perusahaan.

Untuk itu, meneliti perusahaan secara menyeluruh sebelum wawancara adalah tips wawancara terpenting untuk sukses. Lihat situs web perusahaan, artikel berita online terbaru, saluran media sosial, dan apa pun yang dapat Anda temukan. Tujuannya adalah untuk mendapatkan pengetahuan tentang layanan, nilai, dan budaya perusahaan, serta lanskap persaingan. Dengan begitu, Anda akan berada dalam posisi yang lebih baik untuk menjual diri Anda sendiri. Anda memiliki kesempatan untuk memikirkan kualitas atau pengalaman mana yang dapat membantu mereka mencapai tujuan mereka jika Anda dipekerjakan.

Jika Anda mengetahui nama orang yang akan Anda temui, selangkah lebih maju dan cari di LinkedIn. Ini akan memberi Anda pemahaman tentang latar belakang mereka dan bidang minat umum antara Anda dan pewawancara. 

Persiapkan Diri

Bawalah portofolio dengan salinan tambahan resume Anda, serta selembar kertas dan alat tulis untuk membuat catatan selama wawancara. Sebelum wawancara, pastikan Anda memiliki lokasi wawancara yang benar dan mencari petunjuk arah ke lokasi. Ini akan membantu menghindari stres pada hari wawancara.

Perhatikan Pakaian Anda

Saatnya untuk mengeluarkan pakaian wawancara terbaik Anda! Dalam kebanyakan kasus, sangat direkomendasikan untuk mengenakan jas. Bahkan jika perusahaan memiliki lingkungan yang santai, tentu Anda tidak ingin memberikan kesan bahwa Anda datang ke wawancara dengan santai, jadi berpakaianlah untuk mengesankan dan terlihat percaya diri. 

Datang Lebih Cepat

Sekalipun jangan pernah datang terlambat untuk wawancara. Selalu tiba di lokasi wawancara setidaknya 10 sampai 15 menit sebelum wawancara. 

Pancarkan Kepercayaan Diri

Pengusaha selalu mencari jabat tangan dan kontak mata yang kuat untuk mengukur kepercayaan diri. Selama wawancara, berbicaralah dengan percaya diri (walaupun Anda mungkin gugup di dalam). Tersenyum, mengangguk ketika pewawancara berbicara, dan memiliki postur tubuh yang solid semuanya mengirimkan sinyal positif kepada pewawancara.

Lakukan yang terbaik untuk menghindari bermain dengan benda, gelisah, melihat sekeliling ruangan, dan mengunyah permen karet. Jenis bahasa tubuh ini dapat memberi kesan kepada pewawancara bahwa Anda tidak terlibat.

Dengarkan Pewawancara

Salah satu keterampilan wawancara yang sering diabaikan oleh kandidat selama wawancara adalah kurangnya mendengarkan. Mendengarkan sangat penting karena memungkinkan Anda menjawab pertanyaan pewawancara secara akurat. Dengarkan pertanyaan yang diajukan kepada Anda serta tanggapi dengan tanggapan yang terperinci dan ringkas. 

Bagikan Contoh Spesifik

Sebelum wawancara, luangkan waktu untuk merenungkan jalur karier Anda. Siapkan contoh yang menyoroti keberhasilan untuk membantu Anda membuat cerita untuk perusahaan. Ingat, perilaku Anda di masa lalu adalah indikator kuat dari kinerja Anda di masa depan.

Tempatkan diri Anda pada posisi pewawancara dan tentukan pertanyaan tertentu yang menurut Anda mungkin ditanyakan kepada Anda sendiri. Kemudian, kembangkan jawaban atas pertanyaan-pertanyaan yang menyertakan metrik kinerja bila memungkinkan.

Tunjukkan Minat dengan Mengajukan Pertanyaan

Anda dapat menunjukkan minat dengan mengomentari komentar yang dibuat oleh pewawancara, atau bahkan lebih mudah dengan mengajukan pertanyaan. Anda dapat mempersiapkan pertanyaan sebelumnya, sehingga tidak perlu berpikir cepat.

Selain itu, ini adalah kerugian besar bagi atasan ketika orang yang diwawancarai tidak mengajukan pertanyaan selama atau setelah wawancara. Ini adalah kesempatan Anda untuk mengetahui informasi berharga dari atasan secara langsung.

Bersikaplah Positif 

Perusahaan ingin mempekerjakan orang dengan sikap positif. Ini bukan waktunya untuk membicarakan betapa buruknya atasan terakhir Anda, ataupun hal negatif pada riwayat pekerjaan Anda sebelumnya. Pewawancara akan mencoba mengungkap bagaimana Anda menangani kesulitan, jadi lakukan yang terbaik dan fokus pada hal positif dalam situasi negatif. 

Jadilah Diri Sendiri 

Jangan habiskan waktu Anda untuk mempersiapkan apa yang menurut Anda ingin mereka dengar. Tujuan utama wawancara adalah agar pihak perusahaan mempelajari lebih lanjut tentang Anda dan mencari tahu apakah Anda cocok untuk peran tersebut. Sebenarnya, pertanyaan yang paling mungkin ditanyakan adalah 'ceritakan tentang diri Anda.'

Resume Anda telah menunjukkan bahwa Anda memiliki latar belakang untuk sukses dalam pekerjaan itu, jadi yakinlah dengan pencapaian dan keterampilan Anda. Jika Anda memalsukan jalan Anda melalui wawancara, Anda mungkin menemukan diri Anda dalam peran di mana Anda tidak akan pernah bisa benar-benar sukses. 

Tindak Lanjuti dengan Ucapan Terima Kasih

Dalam waktu 24 jam, kirim email atau kartu ucapan terima kasih. Pesan ini adalah kesempatan lain untuk mengingatkan pewawancara tentang semua sifat positif yang Anda miliki yang dapat Anda bawa ke posisi dan perusahaan ini. Jika Anda tidak mengirim satu, kandidat lain mungkin akan melakukannya.

Catatan terima kasih hanyalah salah satu dari banyak taktik pasca wawancara untuk membedakan diri Anda dari orang yang diwawancarai lainnya.

Wawancara adalah kesempatan untuk menjual diri Anda kepada perusahaan tentang pengalaman, kepribadian, dan apa yang dapat Anda bawa pada posisi yang diinginkan. Sebagian besar waktu, kandidat yang paling memenuhi syarat bukanlah orang yang dipekerjakan. Biasanya kandidat yang melakukan pekerjaan terbaik menjual diri mereka kepada atasan dan menunjukkan kecocokan mereka dalam pekerjaan dan perusahaan.

Dengan mengikuti tips wawancara diatas, Anda berada di jalur yang benar untuk mendapatkan pekerjaan impian Anda.