Profil Tora Sudiro - Aktor Indonesia Cucu Pahlawan Nasional

Profil Tora Sudiro - Aktor Indonesia Cucu Pahlawan Nasional. Namanya melambung di dunia perfilman Indonesia

Profil Tora Sudiro - Aktor Indonesia Cucu Pahlawan Nasional
Profil Tora Sudiro - Aktor Indonesia Cucu Pahlawan Nasional (klimg.com)
jasa backlink pbn

MPOTIMES - Profil Tora Sudiro - Aktor Indonesia Cucu Pahlawan Nasional. Namanya melambung di dunia perfilman Indonesia setelah penampilannya di film “Arisan”.

Pada awal dekade 2000-an saya sering melihat satu orang yang membintangi sejumlah iklan di tv swasta. Saat itu ia tidak terkenal dan saya pun juga tidak tahu nama si bintang iklan tersebut. 

Namun penampilannya di iklan-iklan tersebut menarik perhatian saya, karena ia mempunyai ekspresi yang unik dan kuat. Saya memiliki keyakinan bahwa suatu saat si bintang iklan ini akan menjadi aktor besar yang laris manis di Indonesia.

Bintang Iklan tersebut adalah Tora Sudiro, aktor legendaris Indonesia. Dekade 2000-an merupakan milik Tora.

Sang aktor benar-benar laris manis dengan membintangi berbagai film yang rata-rata bergenre komedi, meski sesekali ia juga terlibat proyek non komedi.

Tora Sudiro Mendapat Penghargaan

Profil Tora Sudiro - Aktor Indonesia Cucu Pahlawan Nasional (Otosia.com)

Nama Tora Sudiro sendiri menjadi perbincangan di kalangan film ketika berperan sebagai Sakti di film “Arisan” (2002). Karakter “Sakti” merupakan seorang gay, dan ada satu adegan di mana ia ciuman dengan karakter “Nino” yang diperankan oleh Surya Saputra.

Dari penampilannya di film tersebut, terlihat bahwa ia memiliki potensi besar di dunia film. Dan ia terus membuktikan hal itu.

Itu bukan penghargaan terakhir yang ia terima, karena pada tahun 2007 ia mendapat penghargaan Most Favorite Actor 2007 di MTV Indonesia Movie Awards, atas perannya sebagai Bonaga di Nagabonar Jadi 2, di mana ia mampu beradu akting dengan aktor legendaris Indonesia, Deddy Mizwar.

Atas peran yang sama, Tora juga mendapat penghargaan sebagai Pemeran Utama Pria Terpuji Film Bioskop di Festival Film Bandung.

Peran tersebut membuatnya diganjar Piala Citra untuk aktor pemeran utama terbaik. Sejak saat itu, karirnya di dunia film tidak terbendung lagi. Popularitasnya semakin besar tatkala ia terlibat proyek Variety Show “Extravaganza” yang membentang dari 2004 hingga 2009.

Sebagian besar karakter yang dimainkan oleh Tora kurang lebih sama, konyol dan overconfidence. Namun itulah ciri khas yang membuat dirinya dipercaya membintangi puluhan film.

Pada saat nama-nama baru bermunculan di dunia perfilman NKRI, Tora tetap banjir tawaran dan tidak pernah absen membintangi film layar lebar setiap tahunnya.

Selain film layar lebar, Tora juga dipercaya untuk meramaikan sejumlah sinetron terkenal, seperti Para Pencari Tuhan (2008), Tendangan Si Madun 2 (2012), Tukang Bubur Naik Haji The Series (2014), dan Tukang Ojek Pengkolan (2016).

Bagi kamu yang ingin tahu keyakinan sang aktor, kami informasikan bahwa agama Tora Sudiro adalah Islam.

Tora tak pernah menyangka bahwa dirinya bakal menjadi bintang film terkenal, sebab dulunya ia merupakan pekerja asuransi dan periklanan.

Tora Sudiro lahir tanggal 10 Mei 1973, dari pasangan Tanto Sudiro dan Pinky Mardikusno. Dari garis sang ayah, ia merupakan cucu dari Soediro, mantan Gubernur Jakarta.

Istri Tora Sudiro adalah Mieke Amalia. Ia menikah dengan Mieke Amalia dan dikaruniai seorang anak bernama Jenaka Mahila Sudiro. Sebelumnya Tora pernah menikah dengan Anggraini Kadiman, namun mereka memutuskan untuk cerai pada tanggal 7 januari 2008.

Tora Sudiro memiliki 2 saudara tiri yang memiliki prestasi di dunia balap mobil, yaitu Ananda Mikola dan Moreno Soeprapto. Saya pribadi tengah menantikan penampilan Tora di film-film selanjutnya.

Film Tora Sudiro Terbaik

Arisan! (2002)
Banyu Biru (2003)
Nagabonar Jadi 2 (2006)
D’Bijis (2006)
Otomatis Romantis (2007)
Arisan 2 (2011)
Kita versus Korupsi (Segmen: Selamat Siang, Risa!) (2011)
Princess, Bajak Laut dan Alien (Segmen: Babeh Oh Babeh) (2013)
Ada Cinta di SMA (2015)
Pretty Boys (2018)