Tunda Menopause dengan 3 Makanan Ini

Setiap wanita pasti akan mengalami fase menopause, meski waktunya bisa berbeda pada tiap wanita. Rentang usia menopause biasanya pada usia 40 – 50 tahun. Namun, tidak ada salahnya bagi kamu untuk menjaga kesehatan tubuh guna mencegah menopause dini dan memperlambat terjadinya menopause. Salah satu caranya adalah dengan mengonsumsi makanan yang tepat.

Tunda Menopause dengan 3 Makanan Ini
Tunda Menopause dengan 3 Makanan Ini
jasa backlink pbn

Setiap wanita pasti akan mengalami fase menopause, meski waktunya bisa berbeda pada tiap wanita. Rentang usia menopause biasanya pada usia 40 – 50 tahun. Namun, tidak ada salahnya bagi kamu untuk menjaga kesehatan tubuh guna mencegah menopause dini dan memperlambat terjadinya menopause. Salah satu caranya adalah dengan mengonsumsi makanan yang tepat.

Meski menopause menjadi suatu hal yang pasti, tidak ada salahnya bagi kamu untuk menjaga kesehatan tubuh untuk memperlambat terjadinya menopause atau bahkan menopause dini. Dilansir dari Hellosehat.com, berikut 3 makanan penunda atau penghambat menopause.

Baca Juga: 5 Manfaat Omega 3 untuk Kesehatan

1. Minyak Ikan Omega 3

Pada dasarnya, asam lemak omega-3 mempunyai banyak manfaat untuk kesehatan secara keseluruhan. Para peneliti menyimpulkan bahwa hal ini mungkin terjadi karena kandungan asam lemak omega-3 yang terkandung di dalam makanan ini.

Nutrisi ini berperan sebagai antioksidan sehingga dapat menunda proses penuaan tubuh, termasuk menghambat menopause. Asam lemak omega-3 merupakan sumber nutrisi yang tidak dapat diproduksi dengan sendirinya oleh tubuh dan perlu didaparkan dari makanan.

Asam lemak omega-3 sebagai makanan penunda menopause dapat ditemukan dalam jenis makanan seperti biji-bijian, ikan, hingga suplemen minyak ikan. Namun, ikan adalah sumber terbaik dari untuk mendapatkan asupan asam lemak omega-3 yang merupakan makanan penghambat menopause.

Berikut adalah jenis ikan yang mempunyai kandungan minyak omega-3 sebagai makanan penunda menopause, yaitu:

  • salmon,
  • sarden,
  • mackarel (ikan kembung), dan
  • tuna.

Kandungan EPA dan DHA yang terdapat di dalam kelompok ikan tersebut sangat penting untuk menjaga fungsi jantung dan pembuluh darah. American Heart Association (AHA) menyarankan untuk mengonsumsi ikan yang mempunyai kandungan minyak omega-3 sebanyak dua kali atau sekitar 350 gram dalam seminggu.

2. Kacang-kacangan

Selain minyak ikan omega-3, ada pula legumes (kacang-kacangan) yang dapat dijadikan sebagai makanan penunda menopause. Dalam Journal of Epidemiology & Community Health, para peneliti menemukan bahwa mengonsumsi minyak ikan dan kacang-kacangan segar dapat menunda waktu menopause pada sebagian wanita.

Hal ini karena kacang-kacangan juga mengandung senyawa antioksidan yang dapat membantu mencegah kerusakan sel serta melawan penuaan dini. Legumes atau kacang-kacangan adalah sumber protein yang mempunyai kandungan lemak baik dan tinggi akan serat.

Serat yang dimiliki legumes ini memberikan efek mengenyangkan sehingga juga bisa membantu mengendalikan serta menjaga berat tetap badan ideal. Berikut adalah jenis kacang-kacangan yang dapat kamu jadikan sebagai makanan penunda atau penghambat menopause, seperti:

  • kacang merah,
  • kacang kedelai,
  • kacang hitam,
  • kacang polong,
  • kacang hijau, dan
  • chickpea (kacang arab).

Namun, perlu diingat bahwa mengonsumsi legumes (kacang-kacangan) harus sesuai dengan anjuran dokter gizi dan diet yang seimbang.

Baca Juga: Dongkrak Daya Tahan Tubuh dengan Konsumsi 7 Jenis Kacang Ini

3. Makanan yang Mengandung Fitoestrogen

Fitoestrogen adalah senyawa nabati yang mempunyai manfaat serupa seperti hormon estrogen di dalam tubuh. Senyawa ini diklaim dapat merangsang atau menekan enzim serta hormon tertentu. Maka dari itu, ini juga menjadi salah satu sumber makanan penunda menopause.

Hal ini karena kandungannya juga dapat mencegah kondisi ketidakseimbangan estrogen seperti osteoporosis hingga menopause. Berikut adalah macam-macam makanan yang mempunyai kandungan fitoestrogen, seperti:

  • kedelai,
  • tahu atau tempe,
  • biji wijen,
  • biji bunga matahari,
  • apel,
  • buah beri,
  • brokoli, dan
  • kubis.

Hal lainnya yang perlu kamu ingat, menopause bukanlah suatu penyakit. Maka dari itu, ini bukan merupakan kondisi yang harus ditakutkan apalagi dicegah kedatangannya.