Waspada! Duduk Terlalu Lama dapat Menyebabkan 7 Gangguan Kesehatan Ini

Ruang gerak semakin terbatas akibat kemajuan teknologi saat ini. Banyak orang bekerja hanya di duduk di depan komputer dalam waktu yang lama. Bahkan waktu untuk menuju ke kantor yang juga dihabiskan dengan duduk di kendaraan pribadi maupun kendaraan umum. Tentu saja hal ini menyebabkan risiko gangguan kesehatan yang bisa timbul.

Waspada! Duduk Terlalu Lama dapat Menyebabkan 7 Gangguan Kesehatan Ini
Waspada! Duduk Terlalu Lama dapat Menyebabkan 7 Gangguan Kesehatan Ini
jasa backlink pbn

Ruang gerak semakin terbatas akibat kemajuan teknologi saat ini. Banyak orang bekerja hanya di duduk di depan komputer dalam waktu yang lama. Bahkan waktu untuk menuju ke kantor yang juga dihabiskan dengan duduk di kendaraan pribadi maupun kendaraan umum. Tentu saja hal ini menyebabkan risiko gangguan kesehatan yang bisa timbul.

Pekerjaan yang dilakukan dengan duduk, ditambah pola makan yang salah dan kebiasaan malas gerak, dapat menimbulkan berbagai penyakit. Dilansir dari Hellosehat.com, berikut 7 gangguan kesehatan karena duduk terlalu lama.

1. Meningkatnya Risiko Penyakit Jantung

Di dalam tubuh, terdapat enzim lipoprotein lipase yang berperan dalam pengeluaran lemak dari darah. Lemak yang telah terurai kemudian akan digunakan sebagai energi untuk beraktivitas. Akan tetapi, saat kamu duduk terlalu lama, lemak tidak akan diubah jadi energi. Lemak akan tersimpan dalam darah dan lama-kelamaan menumpuk dalam tubuh. Hal ini akan membuat aliran darah menjadi terhambat dan akhirnya meningkatkan risiko timbulnya penyakit jantung.

Baca Juga: Jaga Kesehatan Jantung dengan 5 Gaya Hidup Sehat yang Mudah Dilakukan Ini

2. Meningkatnya Risiko Diabetes Melitus Tipe 2

Sebuah studi dari jurnal Diabetologia menyebutkan bahwa orang yang duduk terlalu lama setiap hari berisiko lebih tinggi terkena diabetes tipe 2. Hal ini karena adanya perubahan metabolisme tubuh salah satunya yaitu terjadinya resistensi insulin.

Kebiasaan duduk terlalu lama membuat tubuh bekerja lebih keras untuk menyerap gula darah dan menghasilkan insulin. Kedua mekanisme tersebut berperan penting dalam proses pembuatan energi tubuh. Hal ini pun menimbulkan resistensi insulin, suatu kondisi yang meningkatkan risiko penyakit diabetes melitus tipe 2.

3. Meningkatnya Risiko Overweight atau Obesitas

Terlalu banyak duduk juga dapat meningkatkan risiko overweight atau obesitas. Pasalnya, kebiasaan ini dapat membuat kamu makan lebih dan lebih lagi sehingga secara tidak sadar berat badan akan naik. Terlebih lagi jika kebiasaan makan berlebihan tidak diimbangi dengan olahraga teratur. Lemak akan menumpuk dalam tubuh dan menyebabkan kegemukan.

4. Melemahnya Otot

Selama duduk, otot tidak digunakan. Apalagi jika kamu lebih banyak menghabiskan waktu dengan duduk seharian daripada berdiri, berjalan, atau melakukan aktivitas lainnya. Ketika kamu berdiri, otot perut kamu menegang sehingga otot bekerja. Namun, ketika kamu duduk, otot perut tidak digunakan sehingga otot ini dapat melemah.

5. Melemahnya Kekuatan Otak

Saat duduk, kamu memang dapat bekerja di depan komputer dan menggunakan otak untuk berpikir. Namun, tahukah kamu bahwa duduk dalam jangka waktu yang lama juga dapat melemahkan otak? Jika kamu bergerak, jantung akan memompa darah kaya oksigen ke otak. Hal ini dapat memicu pelepasan zat kimia dalam otak dan dengan kata lain, melatih fungsi otak. Namun, jika kamu duduk terlalu lama, fungsi otak akan menjadi lebih lambat. Ini karena aliran darah dan oksigen ke otak berjalan lebih lambat.

Baca Juga: Tingkatkan Fungsi Otak dengan 6 Cara Mudah Ini

6. Sakit pada Leher

Kebiasaan duduk yang terlalu lama juga dapat menyebabkan sakit leher. Hal ini karena duduk dalam waktu lama, apalagi dengan posisi yang tidak nyaman, dapat membuat tulang leher menjadi tegang. Selain itu, duduk terlalu lama dapat menambah tekanan pada tulang belakang dan cakram yang menyusun tulang belakang sehingga dapat menyebabkan sakit leher.

7. Nyeri Punggung

Nyeri punggung merupakan gangguang kesehatan yang disebabkan karena masalah pada postur tubuh. Namun, pada umumnya kondisi ini terjadi karena postur tubuh yang buruk, misalnya duduk lama dengan keadaan statis (diam).

Saat kamu mengalami nyeri punggung, terjadi kontraksi otot secara berkelanjutan dan pembuluh darah pun menyempit. Pada akhirnya, aliran darah jadi terhambat sehingga timbullah beberapa penyakit, seperti iskemia (kekurangan oksigen dan nutrisi pada jaringan).